Pengenalan: Mengapa Mendeley Penting untuk Systematic Review
Tutorial Menggunakan Mendeley untuk Systematic Review menjadi kebutuhan kritis bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana yang melakukan literature-based research. Banyak peneliti menghadapi masalah pengelolaan referensi, format sitasi, dan deduplikasi sumber saat menyusun Systematic Literature Review (SLR). Penelitian menunjukkan bahwa salah satu hambatan utama dalam penulisan karya ilmiah adalah kurangnya pemahaman penggunaan aplikasi sitasi otomatis seperti Mendeley, sehingga pelatihan intensif direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah (Nabila & Usiono, 2024).
Masalah Umum dalam SLR → Solusi Mendeley → Dampak ke Hasil Penelitian
Problem: Duplikasi data, metadata tidak rapi, dan kesalahan sitasi memakan waktu dan menurunkan kredibilitas SLR. Solusi: Menggunakan Mendeley secara sistematis—dari pengaturan akun, impor referensi terstruktur, deduplikasi, hingga ekspor data untuk proses screening. Benefit: Proses screening lebih cepat, daftar pustaka konsisten sesuai gaya sitasi (mis. APA, Vancouver), dan memudahkan pre-submission review.
Langkah Awal: Persiapan Sebelum Menggunakan Mendeley
- Siapkan akun Mendeley (Mendeley Reference Manager) dan instal Mendeley Cite (plugin untuk Microsoft Word).
- Siapkan daftar kata kunci, boolean operators, dan database yang akan dicari (mis. Google Scholar, SINTA, Garuda).
- Tentukan protokol SLR: tujuan riset, kriteria inklusi/eksklusi, rentang waktu publikasi, dan strategi pencarian—dokumentasikan protokol seperti PRISMA.
Contoh protokol singkat (untuk SLR)
- Pertanyaan penelitian: Apa efektivitas intervensi X pada populasi Y?
- Database: Google Scholar, Garuda, Sinta, Scopus (jika tersedia)
- Kata kunci: “intervensi X” AND “populasi Y” OR “outcome Z”
- Rentang tanggal: 2010–2026
- Kriteria inklusi: Artikel peer-reviewed, tersedia full-text, bahasa Inggris/Indonesia
Langkah 1 — Instalasi dan Sinkronisasi Akun
Instal Mendeley Reference Manager dan buat akun Mendeley (gratis). Untuk integrasi yang lebih baik di Microsoft Word, instal plugin Mendeley Cite. Setelah instalasi, lakukan sinkronisasi (Sync) untuk memastikan pustaka tersimpan di cloud Mendeley—berguna jika Anda bekerja pada beberapa perangkat atau tim kolaborasi.
Langkah 2 — Strategi Impor Referensi untuk SLR
Untuk SLR, Anda biasanya akan mengumpulkan ratusan sampai ribuan referensi. Berikut metode impor yang efektif:
- Web Importer: Gunakan Mendeley Web Importer untuk menarik metadata dan PDF langsung dari hasil pencarian Google Scholar atau database lain.
- Impor file RIS/BIB: Banyak database (mis. Garuda, SINTA) menyediakan ekspor format RIS/BIB. Unggah file tersebut ke Mendeley.
- Impor PDF langsung: Tarik PDF ke library Mendeley; gunakan fitur “Extract Metadata” untuk mengisi metadata dengan akurat.
Praktik terbaik: simpan setiap batch impor ke folder (collection) terpisah yang diberi nama sesuai database atau kombinasi kata kunci (mis. “GS_intervensiX_2015-2024”). Ini mempermudah audit sumber saat menyusun flowchart PRISMA.
Langkah 3 — Deduplikasi (Menghilangkan Duplikat)
Deduplikasi adalah langkah wajib untuk SLR. Mendeley menyediakan fitur duplicate detection, namun perlu proses manual agar tidak terjadi penghilangan referensi valid.
- Buka folder yang berisi koleksi impor gabungan.
- Pilih menu Tools → “Check for Duplicates”.
- Tinjau rekomendasi duplikat dan pilih metadata yang paling lengkap (biasanya yang memiliki DOI dan file PDF).
- Catat jumlah duplikat yang dihapus untuk laporan metode (bagian PRISMA flow diagram).
Langkah 4 — Menyusun Struktur Library & Tagging
Mendeley memungkinkan pembuatan folder (Collections), sub-folder, serta penggunaan tags. Untuk SLR, struktur yang rapi mempercepat screening dan data extraction.
- Contoh struktur:
- 0_Included
- 1_Excluded
- 2_Potential
- 3_Metadata_Extraction
- Gunakan tags untuk menandai tahap screening: “title_screened”, “abstract_screened”, “fulltext_screened”.
- Tambahkan catatan (notes) yang berisi alasan inklusi/eksklusi pada setiap referensi.
Langkah 5 — Screening (Title, Abstract, Full-text) Menggunakan Mendeley
Sekalipun Mendeley tidak dirancang khusus untuk screening seperti Covidence, Anda dapat mengelola proses screening secara sistematis:
- Stage 1 — Title screening: tandai referensi yang tidak relevan dan pindahkan ke folder “1_Excluded”.
- Stage 2 — Abstract screening: buka PDF/abstract di Mendeley, beri highlight, gunakan notes untuk mencatat alasan pengecualian atau potensi inklusi.
- Stage 3 — Full-text screening: simpan keputusan final di tag atau note. Pindahkan artikel terpilih ke folder “0_Included”.
Langkah 6 — Ekstraksi Data & Export untuk Analisis
Setelah menentukan artikel yang dikodekan, lakukan ekstraksi data. Mendeley tidak memiliki template ekstraksi bawaan, tetapi Anda bisa mengekspor metadata ke format CSV dan melengkapi data ekstraksi di spreadsheet.
- Ekspor: Pilih referensi → File → Export → pilih format CSV atau RIS untuk diproses di Excel/Google Sheets.
- Data yang umum diekstraksi: tahun, penulis, desain studi, sampel, ukuran efek, outcome, catatan kualitas metodologi.
- Contoh alur: Mendeley → CSV → Google Sheets → kolaborasi tim (revision history).
Langkah 7 — Menghasilkan Sitasi & Daftar Pustaka untuk Manuskrip
Gunakan Mendeley Cite untuk menambahkan sitasi in-text dan menghasilkan daftar pustaka secara otomatis sesuai gaya sitasi jurnal target (mis. APA 7, Vancouver). Ini mempercepat penyesuaian format saat melakukan pre-submission review.
- Di Word: buka tab Mendeley Cite → login → pilih gaya sitasi → klik “Insert Citation”.
- Untuk editorial: periksa konsistensi nama penulis, huruf kapitalisasi, dan DOI pada daftar pustaka.
Tips Praktis & Trik Lanjutan
- Perbaiki metadata secara manual untuk artikel yang metadata-nya buruk (mis. nama penulis yang terbalik, tahun hilang). Metadata akurat penting untuk pelaporan SLR dan pemeriksaan duplikat.
- Gunakan highlight dan annotation tool di PDF untuk menandai bagian penting (metode, sample size, hasil) — ini mempercepat ekstraksi data.
- Jika bekerja tim, manfaatkan fitur “Groups” di Mendeley untuk berbagi referensi; atur peran anggota (read-only atau read/write).
- Catat setiap keputusan inklusi/eksklusi dalam spreadsheet—ini memudahkan audit dan reviewer verification saat submit jurnal.
Integrasi dengan Tools Akademik Lain
Untuk meningkatkan workflow, integrasikan Mendeley dengan alat lain:
- Turnitin: cek draft manuskrip untuk potensi overlap dan kembangan plagiasi.
- Grammarly: perbaikan bahasa sebelum submit.
- Export RIS → import ke software manajemen data untuk meta-analisis (mis. RevMan, Stata) jika diperlukan.
Contoh Studi Kasus Singkat
Seorang mahasiswa pascasarjana melakukan SLR tentang intervensi pendidikan digital (2015–2025). Langkah yang diambil:
- Mengumpulkan 2.400 hasil dari Google Scholar, Garuda, dan SINTA.
- Mengimpor 1.800 referensi ke Mendeley, melakukan deduplikasi sehingga tersisa 1.320.
- Title dan abstract screening ditandai menggunakan tags; 180 artikel diseleksi untuk full-text screening.
- Ekstraksi data diekspor ke CSV untuk analisis tematik, dan sitasi dibuat dengan Mendeley Cite sebelum submit ke jurnal Sinta terindeks.
Hasil: workflow lebih terdokumentasi, memudahkan pre-submission review, dan mempercepat proses revisi berdasarkan komentar reviewer.
Kesalahan Umum Saat Menggunakan Mendeley & Cara Menghindarinya
- Tidak melakukan deduplikasi → laporan PRISMA bermasalah. Solusi: rutin gunakan “Check for Duplicates”.
- Metadata tidak dibersihkan → sitasi salah. Solusi: periksa DOI dan edit metadata manual saat perlu.
- Tidak mendokumentasikan keputusan inklusi/eksklusi → kurang transparan. Solusi: gunakan spreadsheet dan notes di Mendeley.
Praktik Dokumentasi untuk Bagian Metode SLR
Dalam metode SLR, cantumkan langkah-langkah berikut agar transparan dan replikasi mudah:
- Database yang digunakan (contoh: Google Scholar, Garuda, SINTA).
- Kata kunci dan strategi pencarian lengkap.
- Jumlah referensi di setiap tahap (import, deduplikasi, screening), termasuk catatan duplikasi—ini diperlukan pada flow diagram PRISMA.
- Versi Mendeley dan plugin yang digunakan (mis. Mendeley Reference Manager, Mendeley Cite).
Referensi dan Sumber Otoritatif
Untuk pedoman indexing dan pemeriksaan jurnal nasional Anda dapat merujuk ke SINTA yang saat ini dikelola oleh Kemdiktisaintek (2026). Berikut beberapa sumber resmi dan tools akademik yang direkomendasikan:
Checklist Praktis: Panduan SLR Menggunakan Mendeley (Ringkasan)
- Siapkan protokol SLR (PRISMA).
- Buat akun Mendeley dan sinkronkan library.
- Impor referensi dari berbagai database (gunakan Web Importer dan file RIS/BIB).
- Deduplicate dan bersihkan metadata.
- Atur struktur folder dan tags untuk screening.
- Gunakan notes dan highlights selama full-text screening.
- Ekspor metadata ke CSV untuk ekstraksi data.
- Gunakan Mendeley Cite untuk sitasi dan penyesuaian gaya jurnal.
Mengapa Pelatihan Mendeley Penting?
Studi terkait menemukan bahwa pelatihan sitasi menggunakan Mendeley meningkatkan kemampuan mahasiswa dan peneliti dalam menyusun daftar pustaka yang rapi dan konsisten (Faidah, 2023). Selain itu, penelitian SLR menunjukkan bahwa ketidaktahuan penggunaan aplikasi sitasi adalah salah satu hambatan utama penulisan ilmiah—oleh karena itu, pelatihan sistematis sangat direkomendasikan (Nabila & Usiono, 2024).
Butuh Bantuan Mempercepat Publikasi?
Jika Anda sedang menyiapkan manuskrip untuk jurnal nasional atau internasional dan membutuhkan bantuan teknis (termasuk penggunaan Mendeley untuk SLR, proofreading, atau pre-submission review), tim Mahri Publisher siap mendampingi. Pelayanan kami mencakup pendampingan publikasi, proofreading akademik, dan strategi submit yang sesuai standar jurnal terindeks. Pelajari layanan kami di Mahri Publisher – Publikasi atau langsung ajukan kebutuhan Anda melalui formulir order Order Mahri Publisher. Kami memiliki tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman klien.
Kesimpulan
Mendeley adalah tool manajemen referensi yang powerful untuk mendukung proses Systematic Review bila digunakan secara sistematis: mulai dari sinkronisasi akun, impor referensi terstruktur, deduplikasi, screening, ekstraksi data, hingga pembuatan sitasi final. Penguasaan Mendeley mempercepat workflow, meningkatkan akurasi sitasi, dan mempermudah dokumentasi metode—semua aspek yang krusial untuk meningkatkan kualitas manuskrip sebelum submit. Untuk dukungan teknis dan strategi publikasi lanjutan, tim Mahri Publisher siap membantu Anda mencapai target publikasi akademik.
References
- Nabila, N., & Usiono, U. (2024). Systematic Literature Review (SLR): Problematika Dalam Penulisan Karya Ilmiah. Journal of Creative Student Research. DOI: https://doi.org/10.55606/jcsr-politama.v2i6.4566
- Nur Muhammad Syaifuddin et al. (2023). Saran Implementasi Sistem ERP Berdasarkan Keuntungan dan Tantangan: Literature Review. Technomedia Journal. DOI: https://doi.org/10.33050/tmj.v8i3.2176
- Anang Wahyu Sejati (2017). Tutorial Sederhana Mendeley. DOI: https://doi.org/10.31227/osf.io/eqn9d
- Faidah Yusuf (2023). Pelatihan Sitasi untuk Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Menggunakan Mendeley Reference. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM). DOI: https://doi.org/10.52060/jppm.v4i1.1082






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















