Pendahuluan
Panduan Memilih Jurnal Nasional Terakreditasi Sinta yang Masih Aktif penting bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa yang ingin memastikan naskah mereka diproses pada jurnal bereputasi dan valid. Kebingungan soal status akreditasi, aktivitas jurnal, dan persyaratan submit sering menjadi hambatan utama bagi penulis akademik.
Mengapa Memilih Jurnal Sinta yang Masih Aktif Itu Krusial?
Mengirimkan artikel ke jurnal nasional terakreditasi Sinta yang tidak aktif atau bermasalah menyebabkan beberapa konsekuensi: penundaan publikasi, penolakan administratif, atau bahkan kehilangan pengakuan untuk keperluan akademik seperti kenaikan pangkat, BKD, atau persyaratan lulus. Selain itu, jurnal aktif menunjukkan konsistensi penerbitan, proses peer review yang berjalan, dan indeksasi yang terjaga—faktor penting dalam membangun jejak sitasi dan reputasi penulis.
Cara Verifikasi: Checklist Cepat Sebelum Mengirim Naskah (Step-by-step)
Gunakan checklist berikut untuk memverifikasi apakah sebuah jurnal Sinta benar-benar aktif dan layak untuk submit. Proses ini adalah bagian dari “pre-submission review” yang direkomendasikan banyak reviewer dan workshop penulisan ilmiah.
- Cek halaman Sinta resmi: Cari jurnal di sinta.kemdiktisaintek.go.id untuk melihat status akreditasi terakhir, peringkat (Sinta 1–6), dan informasi penerbit. Pada 2026 SINTA dikelola oleh Kemdiktisaintek sehingga data di portal resmi ini merupakan rujukan utama.
- Periksa indeks dan metadata di Garuda: Gunakan Garuda untuk konfirmasi metadata, ISSN, dan riwayat terbit.
- Validasi ISSN: Pastikan ISSN terdaftar via portal ISSN untuk menghindari jurnal predator atau duplikat identitas jurnal.
- Cek ketersediaan issue terbaru: Kunjungi situs jurnal dan lihat apakah ada edisi terkini (dalam 12 bulan terakhir). Jurnal yang tidak menerbitkan dalam 1–2 tahun berisiko tidak aktif.
- Tanggal penerbitan dan jadwal terbit: Pastikan jurnal mematuhi frekuensi yang dinyatakan (mis. triwulanan, semester) dan lihat apakah jadwal tersebut konsisten.
- Tim editorial dan reviewer: Telusuri profil editor dan dewan redaksi. Keberadaan akademisi dengan afiliasi jelas (institusi .edu/.ac.id/.go.id) menambah kredibilitas.
- Riwayat sitasi dan indeksasi: Periksa jurnal di Google Scholar (Google Scholar) untuk melihat kemunculan artikel terbaru dan pola sitasi.
- Transparansi biaya & kebijakan publikasi: Pastikan ada informasi jelas tentang article processing charges (APC) jika ada, hak cipta, dan kebijakan open access.
- Review kebijakan etika: Cek apakah jurnal merujuk guideline COPE atau pedoman integritas publikasi lain. Ini penting untuk menghindari masalah etika seperti self-citation berlebih atau duplikasi.
Kriteria Detil: Problem → Solusi → Benefit
Problem 1: Data Sinta Tidak Sinkron dengan Situs Jurnal
Penyebab umum adalah keterlambatan update data atau perubahan penerbit yang belum dilaporkan.
Solusi: Konfirmasi langsung dengan redaksi jurnal melalui email resmi; bandingkan informasi di Sinta dengan data di Garuda dan ISSN.
Benefit: Menghindari submit ke jurnal yang sudah berganti status sehingga menghemat waktu dan usaha penulis.
Problem 2: Jurnal Terakreditasi tapi Tidak Menerbitkan Edisi Baru
Penyebab: Krisis manajemen editorial, masalah pendanaan, atau overload pengelolaan.
Solusi: Cari tanggal issue terakhir (pastikan dalam 12 bulan terakhir). Jika lama tidak terbit, pertimbangkan jurnal alternatif dengan peringkat setara.
Benefit: Memastikan naskah Anda tidak terjebak dalam antrian lama dan tetap memenuhi target publikasi akademik.
Problem 3: Ketidaksesuaian Scope / Fokus Jurnal
Penyebab: Penulis kurang memeriksa aim & scope secara detail.
Solusi: Lakukan mapping topik penelitian Anda ke scope jurnal; gunakan kata kunci dan artikel sebelumnya sebagai acuan. Jika ragu, lakukan pre-submission inquiry ke editor.
Benefit: Meningkatkan peluang desk-reject berkurang dan proses review menjadi lebih relevan.
Indikator Jurnal Sinta yang “Sehat” dan Masih Aktif
- Frekuensi terbit konsisten: Edisi keluar sesuai jadwal dan tersedia arsip lengkap.
- Editorial board transparan: Nama dan afiliasi editor jelas; keberadaan reviewer eksternal terlihat di artikel.
- Update di Sinta & Garuda: Status akreditasi dan metadata terbarui di portal resmi Sinta dan Garuda.
- ISSN valid: Terdaftar di portal ISSN (portal.issn.org).
- Kepatuhan etika: Kebijakan plagiarism check (Turnitin), kebijakan konflik kepentingan, dan hak cipta jelas.
- Jejak sitasi: Artikel terbaru muncul di Google Scholar (Google Scholar).
Langkah Praktis: Contoh Proses Pengecekan (Simulasi)
Misalnya Anda menulis penelitian pendidikan dan menemukan Jurnal X yang terakreditasi Sinta 3. Berikut langkah pengecekan cepat:
- Buka halaman jurnal di Sinta → cek peringkat, ISSN, dan link situs resmi.
- Buka situs resmi jurnal → periksa edisi terakhir: apakah ada artikel dalam 12 bulan terakhir?
- Periksa editorial board → lihat afiliasi dan keaktifan profil (mis. profil di institusi .edu/.ac.id).
- Gunakan Turnitin untuk uji pendahuluan (pre-submission review) dan Mendeley untuk memastikan sitasi konsisten.
- Jika semua valid, siapkan naskah sesuai template jurnal; lakukan pre-submission inquiry bila perlu.
Kesalahan Umum Penulis dan Cara Menghindarinya
- Tidak memeriksa edaran terakhir jurnal: Solusi: selalu cek arsip online jurnal.
- Mengabaikan template dan format sitasi: Solusi: gunakan template publisher dan referensi manager (Mendeley) untuk konsistensi.
- Tidak melakukan pengecekan etika & plagiarisme: Solusi: lakukan pemeriksaan awal dengan Turnitin dan perbaiki sebelum submit.
- Salah menilai scope jurnal: Solusi: baca 3–5 artikel terakhir untuk memastikan kesesuaian topik.
Data Pendukung dan Observasi
Beberapa studi dan laporan workshop menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kualitas penulisan untuk jurnal terakreditasi. Misalnya, workshop penulisan artikel ilmiah untuk publikasi jurnal nasional terakreditasi Sinta di IAIN Kediri (Setiawan, 2021) menunjukkan tingkat pemahaman peserta yang tinggi setelah kegiatan, dengan indikator perbaikan naskah dan pemahaman tata tulis (lihat referensi).
Selain itu, fenomena self-citation pada beberapa jurnal Sinta perlu dicermati—penelitian yang dilakukan pada UIN Alauddin Makassar menemukan indikasi self-citation yang signifikan pada sejumlah jurnal terakreditasi (Nur Arifin et al., 2021). Hal ini menjadi salah satu indikator etika editorial yang harus diperhatikan saat memilih jurnal.
Tools yang Direkomendasikan untuk Verifikasi & Persiapan
- Turnitin — pemeriksaan plagiarisme sebelum submit.
- Mendeley — manajemen referensi dan sitasi.
- Grammarly — pengecekan bahasa (bantu proofreading bahasa Inggris jika diperlukan).
- Portal Sinta, Garuda, ISSN, dan Google Scholar — verifikasi administratif dan indeksasi.
Bagaimana Mahri Publisher Dapat Membantu (Soft-sell)
Bagi dosen dan peneliti yang membutuhkan pendampingan teknis—seperti penyesuaian template, proofreading, dan strategi submit—Mahri Publisher menyediakan layanan pendampingan publikasi jurnal nasional dan internasional. Layanan kami meliputi pre-submission review, pengecekan plagiarism Turnitin, proofreading akademik, dan bantuan proses submit ke jurnal terakreditasi Sinta. Untuk informasi layanan publikasi, kunjungi halaman layanan kami di Mahri Publisher – Publikasi. Jika siap menggunakan layanan, Anda dapat langsung mengisi form order di Form Order Mahri Publisher.
Checklist Akhir Sebelum Menekan Tombol Submit
- Situs jurnal aktif dan ada edisi terakhir dalam 12 bulan.
- Status Sinta & metadata cocok di portal resmi.
- ISSN valid di portal ISSN.
- Template dan gaya sitasi sesuai (gunakan Mendeley).
- Pemindaian plagiarisme (Turnitin) menunjukkan hasil di bawah ambang batas yang wajar.
- Pre-submission inquiry sudah dilakukan jika diperlukan.
- Dokumen pendukung (cover letter, ethical clearance) lengkap.
Kesimpulan
Memilih jurnal nasional terakreditasi Sinta yang masih aktif membutuhkan verifikasi multi-lapis: pengecekan di portal Sinta, validasi ISSN, konsistensi penerbitan, transparansi editorial, dan kepatuhan etika. Dengan mengikuti panduan step-by-step dan checklist di atas, Anda dapat meminimalkan risiko penolakan administratif dan mempercepat proses publikasi. Data dan pengalaman dari workshop serta studi literatur menegaskan bahwa persiapan yang baik meningkatkan kemungkinan keberhasilan publikasi.
Butuh percepatan publikasi atau pendampingan pre-submission review? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu merancang strategi publikasi yang sesuai kebutuhan Anda. Pelajari layanan kami di https://mahripublisher.com/publikasi/ atau langsung isi form order untuk memulai.
References
- Setiawan, Yayan Eryk. (2021). Workshop Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi Jurnal Nasional Terakreditasi Sinta di IAIN Kediri. https://doi.org/10.33394/jpu.v2i2.4109
- Safitri, Alvira Oktavia et al. (2021). Implementasi Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi Covid-19. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1926
- Darmawan, I Putu Ayub & Kiki Priskila. (2020). Penerapan Storytelling Dalam Menceritakan Kisah Alkitab Pada Anak Sekolah Minggu. https://doi.org/10.30995/kur.v6i1.129
- Nur Arifin et al. (2021). Analisis Self-Citation pada Jurnal Terakreditasi Nasional Sinta UIN Alauddin Makassar. https://doi.org/10.24252/jdi.v9i1.25528
- SINTA (2026). Portal resmi SINTA dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda Indonesia (portal): https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN International Centre: https://portal.issn.org/
- Google Scholar: https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















