Pembukaan: Mengapa Tahap Pasca-Penerimaan Penting
Setelah proses review panjang, banyak penulis berpuas diri saat melihat notifikasi bahwa artikel mereka diterima. Namun, tahap selanjutnya sering menentukan kualitas akhir dan kecepatan publikasi. Dalam artikel ini kami membahas secara rinci Langkah-Langkah setelah Artikel Diterima: Proofreading dan Galley Proof, termasuk checklist praktis, contoh koreksi, dan strategi komunikasi dengan editor untuk mempercepat publikasi tanpa mengorbankan akurasi.
Gambaran Umum: Problem → Solusi → Benefit
Problem: Penulis sering keliru menilai proofreading hanya sebagai koreksi tata bahasa; padahal kesalahan kecil di galley proof bisa menyebabkan penundaan terbit atau perubahan makna.
Solusi: Terapkan workflow terstruktur—pre-proofread internal → proofreading profesional → validasi referensi → verifikasi galley proof.
Benefit: Mengurangi revisi ulang, mempercepat proses penerbitan, dan menjaga kredibilitas artikel di jurnal terindeks SINTA atau basis internasional.
Langkah 1: Konfirmasi Penerimaan dan Baca Instruksi Editor
- Segera baca surat atau email penerimaan (Letter of Acceptance/LoA) hingga tuntas. Perhatikan deadline pengiriman file final, persyaratan format, dan instruksi terkait galley proof.
- Catat attachment atau tautan ke template jurnal, panduan gaya, serta tata cara pengiriman revisi final.
- Jika ada ketidakjelasan (mis. pembatasan perubahan di galley), tanyakan pada editor via email singkat dan profesional.
Contoh email singkat ke editor
Gunakan kalimat singkat, jelas, dan sopan. Contoh:
“Terima kasih atas konfirmasi penerimaan artikel kami (ID: XXXX). Mohon klarifikasi terkait batas perubahan pada galley proof: apakah perbaikan hanya terbatas pada typographical error atau kami dapat merevisi figur/label? Terima kasih.”
Langkah 2: Pre-Proofreading Internal (Self-Check dan Tim)
Sebelum mengirim ke layanan profesional, lakukan pemeriksaan internal. Ini menurunkan biaya dan mempercepat proses.
- Periksa kesesuaian judul, abstrak, kata kunci, dan author affiliation dengan data LoA.
- Validasi konsistensi format (heading, numbering, caption tabel/figur).
- Jalankan pemeriksaan referensi: kecocokan antara sitasi in-text dan daftar pustaka.
- Gunakan software referensi seperti Mendeley untuk memastikan style konsisten.
Langkah 3: Proofreading Profesional (Layanan yang Perlu Dicari)
Proofreading akademik berbeda dengan proofreading umum. Cari layanan yang paham nomenklatur akademik, gaya sitasi, dan terminologi teknis.
- Jenis layanan: proofread bahasa, copy-editing (structure & flow), dan substantive editing (perbaikan konten). Pilih sesuai kebutuhan.
- Tools yang biasa dipakai: Grammarly untuk grammar check, namun tetap utamakan editor manusia yang paham konteks akademik.
- Periksa juga cek plagiarisme dengan Turnitin bila jurnal meminta sertifikat Turnitin atau untuk memastikan orisinalitas.
Contoh checklist proofreading:
- Grammar dan tata bahasa
- Kohesi kalimat dan alur logika
- Kejelasan tabel/figur (label, unit, resolusi)
- Koreksi angka/hasil statistik dan signifikansi
- Kepatuhan sitasi (style APA/Harvard/IEEE sesuai jurnal)
Langkah 4: Menangani Galley Proof (Apa, Kapan, dan Cara)
Galley proof adalah versi final artikel yang akan dicetak atau dipublikasikan online. Editor biasanya mengirim file PDF atau sistem online untuk ditinjau. Poin penting:
- Deadline galley proof biasanya singkat (24–72 jam). Siapkan tim untuk respon cepat.
- Perubahan yang diizinkan pada tahap ini umumnya terbatas pada koreksi tipografis, referensi, dan kesalahan faktual kecil—bukan penambahan data baru.
- Gunakan metode mark-up yang diminta: komentar di PDF, form online, atau tabel koreksi (contoh: Page 3, Paragraph 2, “replace X with Y”).
Praktik Terbaik Saat Mereview Galley Proof
- Gunakan checklist: nama penulis, afiliasi, acknowledgement, footnote, DOI, dan nomor halaman.
- Periksa ulang caption tabel/figur, dan pastikan figur beresolusi sesuai panduan jurnal.
- Cari perubahan otomatis yang sering terjadi saat typesetting (mis. konversi simbol, pengubahan Greek letters, format matematika).
- Jangan mengusulkan revisi besar; bila perlu revisi substantif, komunikasikan dengan editor untuk opsi post-publication correction.
Langkah 5: Menyusun Daftar Perbaikan (Response to Galley)
Editor biasanya meminta daftar perbaikan yang jelas. Format yang baik memudahkan editor dan memperkecil risiko kesalahan implementasi.
Template singkat:
- Page/Line: Teks asli → Teks yang diusulkan (singkat dan spesifik).
- Catatan: alasan perubahan jika diperlukan (mis. typo, salah notasi, kesalahan penulisan nama).
Langkah 6: Verifikasi Metadata & Hak Cipta
Pastikan metadata artikel benar: title, abstract, kata kunci, nama penulis, ORCID, email, DOI (jika sudah diterbitkan), dan afiliasi lembaga. Konfirmasi tanda tangan elektronik atau form hak cipta sesuai permintaan jurnal.
Catatan: Beberapa jurnal nasional dan internasional menetapkan biaya pemrosesan artikel (APC). Diskusikan anggaran ini dalam tim dan konfirmasi apakah jurnal bersifat open access atau subscription—ini terkait dengan biaya publikasi jurnal yang perlu dipertimbangkan.
Langkah 7: Komunikasi dengan Co-Author dan Editor
Koordinasi cepat antara penulis korespondensi dan co-author penting saat menerima galley. Pastikan setiap co-author jelas tugasnya (mis. verifikasi data A, Cek figur B).
Tips komunikasi efektif:
- Gunakan checklist bersama (Google Docs atau template Excel).
- Tentukan satu orang koresponden untuk mengirim perubahan ke editor agar tidak terjadi konflik instruksi.
- Simpan semua bukti komunikasi untuk keperluan dokumentasi.
Langkah 8: Setelah Galley Disetujui — Proses Publikasi Akhir
Setelah semua koreksi diterapkan dan editor menyetujui, artikel akan dijadwalkan untuk terbit. Cek kembali:
- Tautan DOI berfungsi dan metadata sinkron dengan basis data (mis. Google Scholar).
- Artikel muncul di platform jurnal dan indeks seperti DOAJ jika open access.
- Konfirmasi indexing di portal nasional (mis. SINTA atau indeks lembaga lain) — terutama bila Anda menargetkan jurnal terindeks SINTA.
Checklist Final (Ringkas dan Praktis)
- [ ] Konfirmasi LoA dan instruksi editor
- [ ] Pre-proofread internal selesai
- [ ] Proofreading profesional (bahasa & format)
- [ ] Verifikasi semua referensi dan sitasi (cross-check dengan Mendeley)
- [ ] Review galley proof dalam timeframe yang diminta
- [ ] Kirim daftar koreksi terstruktur ke editor
- [ ] Konfirmasi hak cipta dan metadata
- [ ] Pantau indexing (SINTA, Google Scholar, DOAJ)
- [ ] Simpan semua bukti komunikasi dan versi akhir
Studi Kasus Singkat: Dampak Proofreading Terhadap Kecepatan Publikasi
Dalam pengalaman pendampingan publikasi di Mahri Publisher, tim melihat kasus di mana proofreading dan persiapan galley yang rapi mengurangi siklus koreksi sebanyak 2–3 kali dibandingkan penulis yang langsung mengirimkan galley tanpa pre-check. Dampaknya: waktu terbit dipercepat hingga 4 minggu dan biaya tambahan untuk revisi tipe-setup berkurang. Angka ini sejalan dengan praktik terbaik editorial internasional (sumber: pengalaman editor jurnal 2024–2026).
Perhatian pada Jurnal Nasional vs Internasional
Untuk jurnal nasional (termasuk yang jurnal terindeks SINTA), persyaratan kadang berbeda antar jurnal—beberapa menerima revisi substantif pasca-accept, yang lain ketat hanya perbaikan tipografi. Untuk jurnal internasional terindeks Scopus atau Index Copernicus, periksa juga kebijakan post-publication correction dan impact factor quartile jika tersedia.
Berapa Biaya yang Perlu Disiapkan?
Biaya publikasi bervariasi: beberapa jurnal SINTA tidak memungut honor, sementara jurnal internasional open access sering memungut APC. Selain APC, alokasikan anggaran untuk layanan proofreading profesional, pengecekan plagiarism (Turnitin), dan mungkin biaya ilustrasi/figures. Diskusi awal mengenai biaya publikasi jurnal dapat membantu meminimalkan hambatan di tahap galley proof.
Sumber dan Alat yang Direkomendasikan
- SINTA (Kemdiktisaintek) — untuk verifikasi indeks nasional: sinta.kemdikbud.go.id
- Portal Garuda untuk referensi jurnal nasional: garuda.kemdikbud.go.id
- Google Scholar untuk memantau sitasi: scholar.google.com
- Turnitin untuk cek orisinalitas: turnitin.com
- Mendeley untuk manajemen referensi: mendeley.com
- DOAJ sebagai referensi jurnal OA bereputasi: doaj.org
Kesimpulan: Prioritaskan Akurasi dan Komunikasi
Langkah-Langkah setelah Artikel Diterima: Proofreading dan Galley Proof bukan sekadar formalitas; ini adalah kesempatan terakhir untuk memastikan kualitas ilmiah, akurasi data, dan konsistensi penyajian. Dengan workflow yang jelas—pre-proofread internal, proofreading profesional, review galley proof terstruktur, dan komunikasi efektif dengan editor—Anda dapat mempercepat proses publikasi dan mengurangi risiko kesalahan yang merugikan. Proses yang disiplin juga memperbesar peluang artikel Anda terindeks dengan baik pada jurnal nasional atau internasional.
Butuh panduan personal atau ingin mempercepat publikasi Anda? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu dengan layanan proofreading akademik, pendampingan submit, dan strategi publikasi untuk jurnal terindeks SINTA maupun internasional. Pelajari layanan kami di Mahri Publisher – Publikasi atau kirim permintaan layanan melalui formulir: Form Order.






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















