Publikasi artikel di jurnal nasional bidang ilmu hukum memerlukan proses sistematis dan persiapan matang. Langkah-Langkah Publikasi di Jurnal Nasional Ilmu Hukum harus mencakup pengecekan scope jurnal, kepatuhan format, etika sitasi, serta strategi revisi agar peluang diterima meningkat. Artikel ini menyajikan panduan praktis, checklist, dan contoh yang dapat diikuti dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana.
Mengapa langkah-langkah terstruktur penting?
Banyak penolakan artikel jurnal nasional bukan karena kualitas penelitian, melainkan karena kelalaian teknis: format tidak sesuai, abstrak tidak jelas, metodologi tidak replikabel, atau pelanggaran etika. Dengan mengikuti prosedur terstruktur—dari pemilihan jurnal hingga submit dan revisi—Anda meminimalkan risiko penolakan dan mempercepat proses publikasi.
Ringkasan langkah utama (High-level)
- Identifikasi jurnal target (scope & indexing)
- Persiapkan naskah sesuai author guidelines
- Pre-submission review internal (proofreading & plagiarism check)
- Submit dan pantau proses peer review
- Respon revisi dengan dokumentasi lengkap
- Publikasi dan optimasi pasca-publikasi
Langkah 1: Pilih Jurnal yang Tepat (Problem: mismatch scope)
Problem: Banyak penulis memilih jurnal tanpa memeriksa cakupan (scope) atau indeksasinya, sehingga artikel dianggap tidak relevan. Solusi: lakukan screening awal sebelum menulis.
Checklist pemilihan jurnal
- Periksa scope jurnal—apakah fokus pada ilmu hukum normatif, komparatif, ekonomi hukum, atau kajian kebijakan publik?
- Periksa indeksasi (SINTA, Garuda, ISSN) dan reputasi jurnal. SINTA kini dikelola oleh Kemdiktisaintek (update 2026): https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Perhatikan masa tunggu (turnaround time), jenis peer review (single/double blind), dan biaya pemrosesan jika ada.
- Cek isu-isu khusus jurnal: apakah menerima artikel berbahasa Indonesia & Inggris, apakah memperbolehkan studi kasus peraturan perundang-undangan?
Contoh: Jika penelitian Anda bersifat normatif tentang penegakan hukum pidana di Indonesia, cari jurnal yang mencantumkan “normative legal study” atau “analisis perundang-undangan” di author guidelines.
Langkah 2: Pahami dan Patuhi Author Guidelines (Problem: format & administrasi)
Problem: Penolakan administratif sering terjadi karena format yang tidak sesuai. Solusi: baca panduan penulis secara detail dan gunakan template yang disediakan jurnal.
Hal teknis yang wajib dicek
- Format file (Word atau LaTeX), margin, font, dan ukuran huruf.
- Struktur artikel: judul, abstrak (Bahasa Indonesia & English bila diminta), kata kunci, pendahuluan, metodologi, hasil, pembahasan, kesimpulan, daftar pustaka.
- Sistem referensi (APA, Bluebook, OSCOLA, atau format lain). Untuk jurnal hukum di Indonesia umumnya menggunakan gaya APA atau gaya internal—konfirmasi terlebih dahulu.
- Kebijakan sitasi terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan dokumen pemerintah (format penulisan dan lampiran jika diperlukan).
Langkah 3: Perkuat Kualitas Isi (Problem: kontribusi ilmiah tidak jelas)
Problem: Banyak naskah gagal karena kontribusi akademik tidak tegas. Solusi: Tegaskan novelty, research question, dan implikasi kebijakan hukum yang jelas.
Strategi memperkuat naskah
- Jelaskan gap penelitian: apa yang belum diulas oleh studi terdahulu? Sertakan tinjauan pustaka terstruktur.
- Jika penelitian normatif, tampilkan analisis kualitatif terperinci dan sumber primer (undang-undang, putusan, dokumen resmi).
- Jika penelitian empiris, jelaskan desain studi, teknik sampling, alat analisis, dan batasan penelitian agar replikabilitas terjaga.
- Gunakan tabel/diagram untuk memperjelas alur argumentasi dan hasil analisis—ini meningkatkan keterbacaan reviewer dan editor.
Langkah 4: Pre-submission Review dan Tools Wajib
Lakukan pre-submission review internal untuk mengurangi kesalahan teknis dan plagiarisme. Gunakan kombinasi pemeriksaan manual dan alat bantu akademik.
Tools yang direkomendasikan
- Turnitin untuk cek orisinalitas dan menghindari self-plagiarism.
- Mendeley atau Zotero untuk manajemen referensi yang konsisten.
- Grammarly untuk pemeriksaan bahasa Inggris; proofreading oleh native/editor profesional jika diminta.
- Proofreading akademik dan paraphrasing untuk memastikan kelancaran bahasa dan kepatuhan gaya sitasi.
Praktik: Lakukan minimal satu kali pre-submission review oleh rekan sejawat (colleague review) dan satu pemeriksaan Turnitin sebelum submit.
Langkah 5: Menyusun Dokumen Pendukung untuk Submit
Selain naskah utama, siapkan dokumen pendukung yang sering diminta:
- Cover letter yang jelas: singkat, jelaskan kontribusi utama dan kenapa jurnal ini tepat.
- Daftar lampiran: formulir etika, pernyataan orisinalitas, dan izin kutipan jika menggunakan data pihak ketiga.
- Rekomendasi reviewer (jika diminta) dengan afiliasi dan email—pilih yang relevan dan netral.
Contoh cover letter singkat:
Yth. Editor, kami mengajukan manuskrip berjudul “[Judul]” untuk dipertimbangkan. Artikel ini memberikan analisis baru terhadap [isu hukum], dengan implikasi kebijakan bagi [instansi]. Manuskrip ini merupakan karya asli dan belum dipublikasikan sebelumnya.
Langkah 6: Proses Submit dan Strategi Menghadapi Peer Review (Problem: respons revisi kurang sistematis)
Setelah submit, artikel akan masuk proses editorial dan peer review. Di tahap ini, strategi komunikasi dan dokumentasi sangat menentukan.
Tips saat menunggu dan merespons review
- Catat timeline: editor biasanya memberikan estimasi. Jika tidak ada respons setelah 8–12 minggu, follow-up dengan sopan.
- Saat menerima reviewer comments, buat daftar per-point (response letter) yang sistematis—cantumkan perubahan di naskah (highlight) dan alasan jika menolak saran tertentu.
- Jangan abaikan komentar teknis kecil; perbaikan kecil sering menentukan keputusan akhir.
- Gunakan data yang mendukung ketika menolak saran reviewer—selalu profesional dan berbasis bukti.
Langkah 7: Etika Publikasi dan Plagiarisme
Kepatuhan etika adalah syarat mutlak. Pahami pedoman COPE dan kebijakan jurnal terkait konflik kepentingan, pemalsuan data, dan duplikasi publikasi.
- Pastikan semua kontributor tercantum di author list sesuai kontribusi.
- Laporkan potensi konflik kepentingan secara transparan.
- Hindari duplikasi konten; jika ada publikasi terkait, jelaskan perbedaan substansial.
Langkah 8: Publikasi dan Optimasi Pasca-Publikasi (Problem: visibilitas rendah)
Setelah artikel diterbitkan, optimasi pasca-publikasi meningkatkan visibilitas dan sitasi.
Langkah pasca-publikasi
- Upload metadata ke repository institusi dan profil penulis (Google Scholar) untuk meningkatkan discoverability: https://scholar.google.com/
- Bagikan link publikasi di jaringan akademik, konferensi, dan social media profesional.
- Pantau sitasi dan metrics; jika jurnal terindeks SINTA, periksa profil jurnal di https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/ dan update metadata jika perlu.
Tips Khusus untuk Jurnal Nasional Ilmu Hukum
- Perhatikan pengutipan peraturan: cantumkan nomor, tahun, dan sumber resmi (portal pemerintah jika tersedia).
- Jika mengutip putusan pengadilan, sertakan nomor perkara, pengadilan, dan tanggal putusan.
- Jelaskan relevansi temuan terhadap praktik hukum dan kebijakan—jurnal hukum cenderung menghargai implikasi praktis dan rekomendasi kebijakan.
- Gunakan bahasa yang lugas, hindari jargon berlebih yang tidak diperlukan untuk pembaca kebijakan.
Estimasi Waktu dan Pilihan Jurnal Berdasarkan Indeks (SINTA & Lainnya)
Waktu publikasi sangat variatif. Jurnal yang terindeks SINTA 2–4 cenderung lebih kompetitif dan membutuhkan revisi lebih mendalam; jurnal SINTA 5–6 bisa lebih cepat untuk pemula. Untuk opsi internasional seperti Index Copernicus, proses biasanya lebih cepat tetapi periksa rekam jejak jurnal tersebut.
Untuk memeriksa indeks jurnal dan reputasi, gunakan sumber resmi seperti:
- SINTA: https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda (Garba Rujukan Digital): https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal: https://portal.issn.org/
Kapan Menggunakan Jasa Pendampingan Profesional?
Banyak penulis memilih pendampingan ketika terhambat pada aspek teknis, proofreading bahasa Inggris, atau strategi submissi ke jurnal SINTA 2–4 atau SINTA 1. Mahri Publisher hadir sebagai partner yang mendampingi proses publikasi dengan standar transparan, akurat, dan cepat. Layanan kami meliputi proofreading akademik, cek Turnitin, penyesuaian template jurnal, hingga pendampingan submit—dengan tingkat keberhasilan tinggi berdasar data internal kami.
Untuk info layanan dan paket publikasi, kunjungi halaman layanan kami: Mahri Publisher – Publikasi. Jika Anda siap memulai proses publikasi, lakukan pemesanan atau konsultasi di: Form Order Mahri Publisher.
Checklist Final Sebelum Submit (Ringkas)
- Judul dan abstrak sesuai scope jurnal
- Daftar pustaka sesuai gaya sitasi jurnal
- Turnitin score sesuai ketentuan jurnal
- Cover letter & dokumen etika lengkap
- Pre-submission review selesai (bahasa & substansi)
- File yang diupload sesuai format dan metadata diisi lengkap
Contoh Timeline Ideal (Perkiraan)
- Persiapan naskah: 2–6 minggu (tergantung kompleksitas)
- Pre-submission review & revisi: 1–2 minggu
- Proses editorial & review: 8–16 minggu
- Respon revisi: 1–4 minggu
- Publikasi online: 2–8 minggu setelah accept
Catatan: Durasi sangat bervariasi antar jurnal. Selalu cek estimasi waktu di author guidelines jurnal.
Studi Kasus Singkat
Seorang dosen hukum tata negara melakukan penelitian normatif mengenai tata kelola regulasi administratif. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas—memilih jurnal dengan scope yang tepat, melakukan pre-submission review, dan menyiapkan cover letter yang menegaskan kontribusi kebijakan—artikelnya diterima dengan revisi minor pada putaran pertama. Kunci keberhasilan: ketepatan scope, kejelasan kontribusi, dan respons revisi sistematis.
Kesimpulan dan CTA
Langkah-Langkah Publikasi di Jurnal Nasional Ilmu Hukum memerlukan kedisiplinan teknis, kejelasan kontribusi ilmiah, dan kepatuhan terhadap etika publikasi. Dengan checklist dan proses pre-submission yang ketat—ditambah strategi menghadapi peer review—peluang artikel diterima akan meningkat signifikan.
Butuh percepatan publikasi atau pendampingan personal untuk jurnal nasional (SINTA 2–6) atau internasional? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu Anda menyusun strategi publikasi, proofreading, dan pendampingan submit. Pelajari layanan kami di halaman publikasi Mahri Publisher atau langsung mulai proses di form order.






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)

















