Pembukaan Singkat
[FAQ] Bagaimana Cara yang Tepat untuk Menarik (Withdraw) Submission? Bagi banyak peneliti, pertanyaan ini muncul saat keadaan berubah—misalnya ada prioritas lain, ditemukan kesalahan besar, atau peluang publikasi yang lebih sesuai. Artikel ini memberikan panduan langkah demi langkah, contoh email profesional, dan pertimbangan etika agar proses withdraw berjalan aman tanpa merusak reputasi akademik.
Mengapa Menarik Submission? (Problem)
Sebelum membahas prosedur, pahami dulu alasan umum menarik submission. Berikut sebab-sebab yang sering ditemui:
- Duplikasi pengiriman (duplicate submission) karena salah mengingat status pengiriman.
- Kesalahan metodologis atau data yang signifikan ditemukan setelah submit.
- Perubahan hak cipta atau persetujuan co-author yang belum lengkap.
- Ada tawaran jurnal dengan cakupan dan indeksasi lebih sesuai (mis. Sinta/Scopus) sehingga penulis memilih memindahkan manuscript.
- Permintaan dari institusi atau sponsor karena isu kepatuhan etika.
Menarik submission bukanlah kegagalan; melainkan langkah profesional jika dilakukan atas dasar transparansi dan komunikasi yang tepat.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Menarik Submission? (Solution)
Menentukan waktu yang tepat penting untuk meminimalkan dampak negatif. Pertimbangkan skenario berikut:
- Sebelum review dimulai: Ideal untuk menarik submission. Jurnal biasanya menerima permintaan withdraw lebih mudah karena belum ada alokasi reviewer.
- Dalam proses peer review: Masih mungkin, tetapi harus komunikatif—beberapa jurnal akan memproses withdraw setelah klarifikasi dan alasan yang jelas.
- Setelah diterima atau setelah proses produksi: Lebih rumit; dapat menimbulkan konsekuensi administratif dan reputasi. Jika ada alasan kuat (mis. pelanggaran etika), ajukan alasan yang komprehensif.
Secara umum, semakin cepat Anda menginformasikan editor, semakin efektif mitigasinya.
Langkah-langkah Praktis Menarik Submission (Step-by-Step)
Berikut prosedur praktik yang direkomendasikan—pola yang mirip dengan “pre-submission review” namun untuk tahap pembatalan:
- Periksa kebijakan jurnal — Cek panduan editorial jurnal (Submission, Withdrawal Policy). Banyak jurnal mencantumkan prosedur resmi di halaman mereka.
- Diskusikan dengan semua co-author — Pastikan semua penulis setuju menarik submission. Simpan bukti persetujuan (email/percakapan tertulis) untuk dokumentasi.
- Siapkan alasan ringkas dan profesional — Contoh: “Kami menarik submission karena ditemukan kesalahan dalam analisis statistik yang memerlukan revisi substansial.”
- Kirim email resmi ke editor atau sistem submission — Gunakan subjek jelas, cantumkan ID manuskrip, judul, nama penulis, dan pernyataan withdraw.
- Konfirmasi penerimaan permintaan — Minta konfirmasi tertulis bahwa jurnal telah menerima dan memproses permintaan withdraw.
- Dokumentasikan semua komunikasi — Simpan email dan tanggapan editor. Ini penting jika muncul klaim di masa depan.
- Update repository atau preprint — Jika Anda sudah mempublikasikan preprint, beri catatan status (withdrawn atau revisi) sesuai kebijakan preprint server.
Contoh Alur Waktu Ideal
- Hari 0: Identifikasi masalah → Konsultasi co-authors
- Hari 1: Kirim email withdraw ke editor
- Hari 3–7: Terima konfirmasi editor (bila sudah dalam antrian review, bisa lebih lama)
- Setelah konfirmasi: Dokumentasi selesai; lanjut revisi internal atau kirim ke jurnal lain bila perlu
Etika, Hak Cipta, dan Konsekuensi
Menarik submission melibatkan aspek etika dan hak cipta. Perhatikan poin-poin berikut:
- Hak cipta: Jika Anda sudah menandatangani transfer copyright atau exclusive license, menulis ulang atau mengirim ke jurnal lain memerlukan pelepasan kembali oleh jurnal pertama. Selalu cek perjanjian copyright.
- Dokumentasi persetujuan penulis: COPE (Committee on Publication Ethics) merekomendasikan bukti persetujuan semua penulis sebelum tindakan administratif signifikan.
- Reputasi akademik: Withdraw tanpa alasan yang jelas atau berulang dapat memengaruhi reputasi, terutama jika editor menilai komunikasi buruk atau perilaku tidak etis.
- Konsekuensi administratif: Beberapa jurnal mencatat withdraw dalam database internal; jika sering terjadi, bisa berdampak pada kemungkinan submit ulang ke jurnal yang sama.
Untuk panduan resmi tentang kebijakan jurnal, selalu rujuk halaman editorial jurnal dan sumber-sumber seperti ISSN.
Template Email Withdraw Submission (Contoh)
Gunakan bahasa sopan, ringkas, dan sertakan identifikasi manuskrip. Contoh berikut bisa disesuaikan:
Subjek: Permohonan Withdraw Manuscript ID [ID Manuskrip] — [Judul Manuskrip] Yth. Redaksi [Nama Jurnal], Kami, penulis manuskrip berjudul “[Judul Manuskrip]” dengan ID [ID], memohon untuk menarik (withdraw) manuskrip tersebut dari proses publikasi jurnal Anda. Alasan withdraw: [singkat dan profesional—mis. ditemukan kesalahan analisis yang memerlukan revisi besar / persetujuan co-author belum lengkap / duplikasi pengiriman]. Semua penulis telah menyetujui permohonan ini. Mohon konfirmasi penerimaan permintaan withdraw ini secara tertulis. Terima kasih atas perhatian Anda. Hormat kami, [Nama Korespondensi] [Afiliatif] [Email]
Catatan: Jangan menyertakan pernyataan emosional atau menyalahkan reviewer/jurnal. Tetap profesional.
Kasus Khusus: Setelah Diterima atau Setelah DOI
Jika manuskrip sudah diterima, atau bahkan sudah memiliki DOI, langkah penarikan menjadi lebih kompleks:
- Terima alasan kuat: Editor akan meminta bukti kuat (mis. data palsu, pelanggaran etika, masalah hak cipta).
- Retraction vs Withdraw: Jika sudah diterbitkan, tindakan yang lazim adalah retraction (pencabutan artikel) bukan withdraw. Ini mengikuti pedoman COPE.
- Biaya administrasi: Beberapa jurnal mengenakan biaya untuk proses administratif atau publikasi retract notice; cek kebijakan jurnal.
- Koordinasi institusi: Jika terkait pelanggaran etika, institusi afiliasi penulis mungkin harus dilibatkan dalam proses klarifikasi.
Checklist Pra-Withdraw (Praktis)
- Sudah memeriksa kebijakan withdraw jurnal.
- Semua co-author setuju (bukti tertulis tersimpan).
- Menyiapkan alasan ringkas dan dokumen pendukung jika diperlukan.
- Menggunakan template email formal dan mengirim ke alamat editor atau support system.
- Meminta konfirmasi tertulis dari editor.
- Mengamankan dokumentasi untuk arsip institusi.
Contoh Situasi & Rekomendasi Tindakan
Berikut beberapa skenario nyata dan saran tindakan:
- Kesalahan statistik besar ditemukan: Tarik submission, perbaiki analisis, lakukan pre-submission review internal, lalu submit ulang atau ke jurnal lain.
- Co-author menarik dukungan: Tunda tindakan sampai semua pihak sepakat; jika tidak tercapai, ajukan withdraw dengan bukti komunikasi.
- Menemukan jurnal lain lebih sesuai: Jika belum dalam review, tarik dengan sopan dan jelaskan alasan profesional. Hindari praktik duplicate submission di masa depan.
Referensi & Sumber Otoritatif
Untuk kebijakan dan informasi terkait indeksasi jurnal di Indonesia per 2026, rujuk:
Alat bantu akademik yang sering digunakan untuk memastikan kualitas sebelum submit termasuk Turnitin (cek plagiarisme), Mendeley (manajemen referensi), dan Grammarly (proofreading). Memanfaatkan pre-submission review internal atau layanan profesional dapat mengurangi kebutuhan untuk withdraw.
Bagaimana Mahri Publisher Dapat Membantu
Mahri Publisher hadir sebagai partner pendamping publikasi yang membantu penulis meminimalkan risiko perlu menarik submission. Layanan kami meliputi proofreading & paraphrasing akademik, pendampingan submit jurnal, dan strategi publikasi—dengan tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman kami. Untuk informasi paket dan layanan, kunjungi Layanan Publikasi Mahri Publisher atau buat permintaan pendampingan melalui Form Order.
FAQ Singkat
- Apakah withdraw merusak reputasi? Bila dilakukan transparan dan karena alasan valid, reputasi tidak harus rusak. Komunikasi yang baik dengan editor sangat menentukan.
- Berapa lama proses konfirmasi withdraw? Dalam praktik, 3–14 hari kerja tergantung status manuskrip dan kebijakan jurnal.
- Apakah boleh submit ulang ke jurnal lain segera? Setelah konfirmasi withdraw diterima, umumnya boleh. Pastikan tidak ada pernyataan eksklusif yang masih berlaku.
Kesimpulan dan CTA
Menarik submission adalah langkah yang sah bila dilakukan dengan alasan kuat, dokumentasi lengkap, dan komunikasi yang profesional. Ikuti checklist, gunakan template email formal, dan periksa kebijakan jurnal agar proses berjalan lancar. Untuk dukungan praktis—mulai dari pre-submission review sampai strategi submit ulang—tim Mahri Publisher siap membantu. Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher melalui halaman layanan kami atau ajukan layanan pendampingan di form order.






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















