Pertanyaan umum di kalangan dosen dan peneliti: [FAQ] Bagaimana Cara Mengajukan Appeal jika Artikel Ditolak? Dalam artikel ini, kami membahas langkah praktis, contoh surat appeal, dan strategi untuk meningkatkan peluang diterima saat mengajukan banding terhadap keputusan reject — khususnya bagi Anda yang menargetkan jurnal terindeks Sinta atau indeks internasional.
Kenapa Appeal Perlu Dibuat dengan Strategis?
Penolakan artikel jurnal sering kali mengecewakan, tetapi tidak selalu akhir jalan. Keputusan editor dan reviewer didasarkan pada kriteria kualitas, orisinalitas, metodologi, dan kepatuhan format. Mengajukan appeal tanpa strategi yang jelas justru bisa memperburuk posisi penulis. Appeal yang baik menunjukkan profesionalisme, bukti yang terukur, dan penyesuaian yang relevan — bukan emosi atau tuntutan.
Pentingnya Evidence-Based Appeal
Appeal yang efektif mendukung klaim Anda dengan bukti: data tambahan, analisis ulang, atau pembetulan fakta. Pendekatan berbasis bukti memperlihatkan bahwa Anda menghormati proses peer review dan siap memperbaiki kekurangan. Prinsip ini sejalan dengan praktik akademik yang diimbangi oleh literatur tentang komunikasi dan teknologi informasi dalam riset, yang menekankan pentingnya ketepatan informasi saat berkomunikasi ilmiah (lihat referensi Dewi Kartika Sari et al., 2015).
Langkah-Langkah Sistematis Mengajukan Appeal
Berikut panduan langkah demi langkah (Problem → Solution → Benefit) untuk menyiapkan appeal yang profesional:
- Langkah 1: Baca Surat Reject Secara Teliti
- Problem: Banyak penulis langsung emosional dan melewatkan komentar penting reviewer.
- Solution: Identifikasi poin utama penolakan — mis. metodologi, kontribusi orisinal, masalah etika, atau format.
- Benefit: Memetakan prioritas revisi dan argumen appeal yang fokus.
- Langkah 2: Periksa Kebijakan Jurnal Tentang Appeal
- Problem: Setiap jurnal memiliki prosedur yang berbeda (waktu, format, siapa yang menerima appeal).
- Solution: Cek pedoman di laman jurnal atau hubungi editorial office. Jika jurnal terindeks Sinta, pastikan kebijakan sesuai standar editorial nasional (lihat SINTA Kemdiktisaintek).
- Benefit: Appeal Anda tidak ditolak karena alasan prosedural.
- Langkah 3: Susun Dokumen Pendukung
- Problem: Appeal yang tidak didukung bukti akan dianggap lemah.
- Solution: Siapkan versi manuskrip yang diperbaiki, tabel perbandingan (point-by-point response), data tambahan atau analisis statistik baru, dan bukti plagiarisme jika relevan (cek menggunakan Turnitin).
- Benefit: Meningkatkan kredibilitas appeal Anda di mata editor dan reviewer.
- Langkah 4: Tulis Surat Appeal yang Jelas dan Sopan
- Problem: Nada defensif atau menuduh dapat membuat editor menolak appeal secara langsung.
- Solution: Gunakan bahasa profesional, singkat, dan terstruktur. Sertakan ringkasan alasan Anda mengajukan appeal, poin-poin fakta yang salah (jika ada), dan lampiran bukti yang relevan.
- Benefit: Editor lebih mungkin memberikan penilaian ulang atau mengirim ulang ke reviewer yang netral.
- Langkah 5: Kirim Appeal Sesuai Prosedur — dan Sabar
- Problem: Editor sibuk; proses appeal bisa memakan waktu.
- Solution: Kirim melalui email editorial yang ditentukan, ikuti format, dan berikan kontak yang bisa dihubungi. Catat timeline dan follow-up dengan sopan jika tidak ada respons dalam jangka waktu yang wajar.
- Benefit: Meminimalkan risiko appeal Anda tidak diproses karena alasan administratif.
Contoh Struktur Surat Appeal (Template)
Gunakan contoh berikut sebagai panduan. Sesuaikan bahasa dengan konteks jurnal dan reviewer.
Kepada Yth. Editor [Nama Jurnal], Dengan hormat, Saya, [Nama Penulis], penulis artikel berjudul “[Judul Artikel]” (ID manuskrip: [xxxx]), menerima keputusan penolakan pada tanggal [dd-mm-yyyy]. Saya menghargai komentar reviewer. Setelah evaluasi internal, saya mengajukan permohonan banding (appeal) karena: 1. Reviewer 2 menyatakan bahwa data A tidak mendukung kesimpulan X. Namun kami telah menemukan bahwa data A sebenarnya menggunakan unit yang salah pada Tabel 2; lampiran menunjukkan koreksi dan analisis ulang yang mempertahankan kesimpulan. 2. Reviewer 1 menganggap tinjauan pustaka belum lengkap. Kami menambahkan 5 referensi terkini dan menjelaskan perbedaan kontribusi penelitian kami pada baris 120–160. Lampiran: (a) versi manuskrip revisi, (b) point-by-point response, (c) data mentah dan analisis statistik tambahan. Kami mohon pertimbangan untuk penilaian ulang. Terima kasih atas waktu dan kesempatan. Hormat kami, [Nama], [Afiliansi], [Email], [ORCID]
Checklist Dokumen untuk Appeal
- Surat appeal singkat dan profesional
- Point-by-point response table (kolom: komentar reviewer → tindakan penulis → lokasi perubahan)
- Manuskrip revisi (track changes jika diminta)
- Data mentah atau analisis tambahan (jika relevan)
- Bukti ketidaktepatan fakta (mis. kesalahan referensi atau citasi)
- Dokumentasi etika atau izin penelitian (jika berkaitan)
Contoh Kasus: Apa yang Bisa Berhasil dan Gagal?
Contoh realistis:
- Berhasil: Reviewer salah membaca Tabel 3 karena satuan yang tidak jelas. Penulis memperbaiki satuan pada manuskrip dan menyertakan analisis ulang; editor setuju melakukan re-review.
- Gagal: Penulis menuduh reviewer bias tanpa bukti. Appeal ditolak karena tidak menunjukkan koreksi teknis atau bukti yang mendukung klaim ketidakadilan.
Strategi Komunikasi yang Disarankan
- Gunakan tone netral dan faktual — hindari kata-kata emosional.
- Fokus pada substansi ilmiah, bukan pada reviewer.
- Sertakan perubahan konkret; jangan hanya mengatakan “kami tidak setuju”.
- Jika berkaitan dengan etika publikasi, ikuti pedoman COPE dan lampirkan dokumen terkait.
Waktu Proses dan Hasil yang Mungkin
Proses appeal bisa memakan waktu dari beberapa minggu sampai beberapa bulan, tergantung kebijakan jurnal dan ketersediaan reviewer. Hasil yang mungkin termasuk:
- Keputusan tetap menolak
- Minta revisi mayor/minor
- Decision berubah menjadi accept
- Editor menawarkan mediasi atau desk review ulang
Tips Teknis untuk Meningkatkan Peluang Diterima
- Gunakan pre-submission review atau layanan proofreading akademik untuk memperbaiki struktur bahasa dan format. Tools seperti Grammarly dan pengecekan plagiarisme Turnitin membantu meningkatkan kualitas naskah.
- Pastikan referensi tersusun rapi (gunakan Mendeley atau Zotero) agar editor melihat kepatuhan pada standar sitasi internasional.
- Jika menargetkan jurnal nasional terindeks, periksa persyaratan jurnal sesuai SINTA 2026 (dikelola oleh Kemdiktisaintek) di sinta.kemdiktisaintek.go.id.
- Jika data baru diperlukan, tambahkan lampiran metode dan analisis statistik yang lebih rinci supaya bisa direplikasi.
Kapan Mempertimbangkan Submit ke Jurnal Lain?
Jika appeal ditolak tanpa opsi revisi, evaluasi kembali target jurnal Anda. Pilih jurnal dengan scope dan tingkat selektifitas sesuai kualitas artikel. Misalnya, untuk kebutuhan akademik nasional, pertimbangkan jurnal terindeks Sinta 2–4; untuk portofolio awal, jurnal Index Copernicus atau Sinta 5–6 bisa menjadi pilihan sementara. Bandingkan jurnal dengan mempertimbangkan impact factor quartile, kebijakan open access, dan persyaratan biaya publikasi.
Layanan Mahri Publisher yang Relevan
Mahri Publisher membantu penulis menyiapkan appeal dan revisi dengan layanan seperti proofreading & paraphrasing academic, pre-submission review, serta pendampingan submit jurnal. Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan publikasi kami, kunjungi halaman layanan: https://mahripublisher.com/publikasi/. Bila Anda siap menggunakan jasa pendampingan, isi form order di: https://mahripublisher.com/order.
Contoh Point-by-Point Response (Ringkas)
- Reviewer: “Metode sampling tidak jelas.” → Tindakan: Tambah sub-bab ‘Sampling’ dengan kriteria inklusi/eksklusi dan ukuran sampel; lokasi perubahan: Hal. 7–8.
- Reviewer: “Tinjauan pustaka kurang terkini.” → Tindakan: Tambah 5 referensi tahun 2019–2024 dan jelaskan kontribusi artikel terhadap gap penelitian; lokasi perubahan: Hal. 3–5.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Mengajukan Appeal
- Tidak menyediakan bukti atau data pendukung.
- Menggunakan nada menuduh atau emosional.
- Mengabaikan prosedur jurnal (mis. mengirim ke alamat yang salah).
- Mencampurkan beberapa isu dalam satu appeal tanpa struktur jelas.
Referensi & Sumber Otoritatif yang Direkomendasikan
Untuk verifikasi kebijakan jurnal dan standar bibliografis, kunjungi:
Kesimpulan
Mengajukan appeal setelah artikel ditolak membutuhkan strategi, bukti, dan komunikasi yang profesional. Fokus pada koreksi teknis, dukungan data, dan tata bahasa yang baik. Appeal yang terstruktur meningkatkan kemungkinan review ulang atau bahkan perubahan keputusan. Jika Anda membutuhkan pendampingan dalam menyiapkan appeal, tim Mahri Publisher siap membantu dengan layanan pre-submission review, proofreading, dan pendampingan submit. Konsultasi gratis tersedia untuk membantu mempercepat proses publikasi Anda.
Butuh percepatan publikasi atau bantuan menyusun appeal yang kuat? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher: Layanan Publikasi • Ajukan layanan langsung di Form Order.
References
- Dewi Kartika Sari et al., “Information and Communication Technology, dan Literasi Media Digital”, OpenAlex (Universitas Surakarta), 2015.
- Octavianita, “Cara Mengajukan Pinjaman”, Crossref, 2021. https://doi.org/10.31219/osf.io/tz7pe
- Melisa, “Cara Mengajukan Pinjaman”, Crossref, 2021. https://doi.org/10.31219/osf.io/gy2z5
- NURBAITI, “CARA MENGAJUKAN PINJAMAN”, Crossref, 2021. https://doi.org/10.31219/osf.io/u2mgn






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















