Publikasi Jurnal Penulisan Artikel Ilmiah Manajemen Referensi & Tools Tips Mahasiswa & Dosen Berita & Tren Akademik FAQ, Listicle & Konten Ringan Publikasi Ilmiah vs Beasiswa Publikasi Ilmiah vs Karir

Want to Partnership with me? Book A Call

Popular Posts

  • All Post
  • Berita & Tren Akademik
  • Listicle & Konten Ringan
  • Mahri Publisher
  • Manajemen Referensi & Tools
  • Penulisan Artikel Ilmiah
  • Publikasi Ilmiah vs Beasiswa
  • Publikasi Ilmiah vs Karir
  • Publikasi Jurnal
  • Tips Mahasiswa & Dosen

Dream Life in Paris

Questions explained agreeable preferred strangers too him her son. Set put shyness offices his females him distant.

Categories

Edit Template

[FAQ] Apa Itu DOI dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Pertanyaan umum di kalangan peneliti dan dosen: [FAQ] Apa Itu DOI dan Bagaimana Cara Mendapatkannya? Artikel ini menjawabnya secara praktis, fokus pada kebutuhan akademisi yang ingin memperkuat visibilitas dan sitasi karya ilmiahnya. Jika Anda sedang mempersiapkan submit jurnal atau deposit dataset, panduan ini memberikan langkah-langkah konkret dan checklist yang bisa langsung diaplikasikan.

Mengapa DOI Penting bagi Dosen, Peneliti, dan Mahasiswa Pascasarjana?

DOI (Digital Object Identifier) bukan sekadar string alfanumerik—ia adalah identitas digital permanen untuk artikel, dataset, dan materi ilmiah yang memudahkan pelacakan sitasi, pencantuman metadata, dan interoperabilitas antar platform. Dengan DOI, karya Anda lebih mudah ditemukan di layanan seperti Google Scholar, terintegrasi dalam manajemen sitasi (mis. Mendeley), dan memiliki jejak permanen meskipun URL jurnal berubah.

Dalam konteks kebijakan penelitian dan agenda nasional seperti Sustainable Development Goals (SDGs), publikasi yang memiliki DOI mempermudah pemangku kebijakan menilai bukti ilmiah yang relevan. Misalnya, kajian tentang peran perpajakan dalam mendanai SDGs di Indonesia menunjukkan pentingnya visibilitas riset untuk dialog kebijakan publik (lihat Khusnul et al., 2022). DOI membantu memastikan output riset tersebut dapat diakses dan dikaitkan ke dokumen kebijakan lebih mudah.

Apa Itu DOI? Definisi dan Komponen

DOI adalah kode unik yang dikelola oleh pendaftaran DOI (seperti Crossref dan DataCite) untuk mengidentifikasi konten digital secara permanen. Struktur umum DOI: prefix/suffix (contoh: 10.1234/abcd.2026.001). Prefix menunjukkan agen pendaftar (publisher), sedangkan suffix adalah identifikasi unik untuk item tersebut.

  • Konten yang mendapat DOI: artikel jurnal, prosiding konferensi, dataset, preprint, dan kadang buku atau bab buku.
  • Organisasi pendaftar DOI utama: Crossref (umumnya untuk artikel jurnal) dan DataCite (umumnya untuk dataset dan materi penelitian).
  • DOI berbeda dari ISSN (identitas jurnal), ISBN (identitas buku), atau URL; DOI menyediakan rujukan tetap walau lokasi (URL) berubah.

Perbedaan DOI, ISSN, dan URL

  • DOI: identitas objek digital individual (artikel/dataset).
  • ISSN: identitas serial/jurnal secara keseluruhan.
  • URL: alamat web lokasi konten saat ini (bisa berubah).

Bagaimana Cara Mendapatkan DOI? (Panduan Lengkap untuk Penulis)

Mekanismenya berbeda tergantung apakah Anda sebagai penulis mengunggah ke jurnal, repositori institusi, atau data repository. Berikut panduan praktis menurut skenario umum.

Skenario A: Mengirim Artikel ke Jurnal Terakreditasi

Jika Anda submit ke jurnal, penanggung jawab penerbit (publisher) yang menjadi anggota Crossref akan mendaftarkan DOI setelah penerbitan. Untuk memastikan karya Anda mendapat DOI:

  • Pilih jurnal yang menjadi anggota Crossref atau organisasi pendaftar DOI lain; cek di laman jurnal atau hubungi editorial.
  • Pastikan metadata artikel Anda lengkap: judul, penulis, afiliasi, abstrak, keywords, dan reference list—metadata yang akurat memudahkan pengindeksan.
  • Jurnal akan menerbitkan DOI saat artikel “online first” atau saat terbit dalam edisi; sebagai penulis, verifikasi DOI yang tertera di halaman artikel.

Skenario B: Mendaftarkan Dataset atau Preprint

Untuk dataset atau preprint, Anda dapat menggunakan repository yang terdaftar di DataCite atau layanan repositori institusi yang memberikan DOI. Langkah umumnya:

  • Upload dataset ke repository (mis. repository institusi atau publik seperti Zenodo/figshare yang terkoneksi DataCite).
  • Isi metadata lengkap (deskripsi, lisensi, DOI target untuk versi data, hubungan ke publikasi terkait).
  • Repository akan mengeluarkan DOI yang dapat dikutip di publikasi dan laporan.

Skenario C: Jika Jurnal Lokal Belum Terafiliasi Crossref

Banyak jurnal nasional di Indonesia belum menjadi anggota Crossref. Pilihan untuk penulis:

  • Pilih jurnal lain yang sudah terindeks dan mengeluarkan DOI (mis. jurnal Sinta 1 atau jurnal internasional bereputasi).
  • Atau gunakan repository institusi/portal data yang memberikan DOI untuk preprint atau dataset, kemudian sebutkan DOI itu di publikasi akhir.

Langkah Praktis: Checklist untuk Mendapatkan DOI

Gunakan checklist ini sebelum submit untuk meningkatkan peluang cepat mendapat DOI setelah publikasi:

  • 1) Verifikasi status jurnal: apakah terdaftar di Crossref atau DataCite?
  • 2) Siapkan metadata lengkap (ORCID penulis sangat disarankan).
  • 3) Pastikan manuscript sesuai template jurnal (pre-submission review disarankan).
  • 4) Revisi kesalahan etika dan plagiarisme (cek via Turnitin).
  • 5) Setelah diterima, konfirmasi kepada editor mengenai waktu pengalokasian DOI (online first vs final issue).
  • 6) Simpan bukti DOI dan perbarui profil publikasi di Google Scholar dan repositori institusi.

Contoh Kasus: Dari Submit ke DOI

Contoh ringkas: Seorang dosen mengirim artikel ke jurnal nasional yang menjadi anggota Crossref. Setelah peer-review dan revisi, artikel diterima dan diterbitkan secara online. Penerbit menambahkan metadata lengkap dan mendaftarkan article metadata ke Crossref—hasilnya DOI diterbitkan dalam 1-2 minggu setelah publikasi online. Penulis kemudian menambahkan DOI tersebut di profil Google Scholar dan Mendeley untuk meningkatkan visibility dan sitasi.

Biaya dan Waktu: Apa yang Perlu Diketahui?

Biaya penerbitan DOI biasanya ditanggung oleh publisher. Namun, ada biaya terkait publikasi yang mungkin dikenakan oleh jurnal (APC – article processing charges). Untuk dataset, beberapa repository gratis (mis. Zenodo), sedangkan repositori tertentu atau publisher mungkin mengenakan biaya.

Waktu penerbitan DOI bervariasi: dari beberapa hari (untuk jurnal yang efisien) hingga beberapa minggu. Proses pengindeksan di database besar juga membutuhkan waktu tambahan.

Integrasi dengan Indeksasi dan SINTA 2026

Penting bagi peneliti Indonesia untuk memilih jurnal yang tidak hanya menerbitkan DOI tetapi juga memiliki rekam jejak indeksasi yang jelas. Per 2026, SINTA dikelola oleh Kemdiktisaintek — cek status jurnal di SINTA Kemdiktisaintek dan catat bahwa jurnal ber-SINTA 1 biasanya memiliki akses ke layanan DOI dan pengindeksan internasional. Untuk menilai rekam jejak jurnal, Anda juga dapat menggunakan Garuda atau mengecek ISSN di ISSN Portal.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Mengirim ke jurnal tanpa memeriksa apakah penerbit adalah anggota Crossref/DataCite.
  • Tidak melengkapi metadata (afiliatif, email, ORCID) sehingga registrasi DOI tertunda.
  • Mengandalkan URL sementara; pastikan DOI tertera agar sitasi tetap stabil.
  • Mengabaikan etika dan plagiarisme: masalah ini dapat menyebabkan penolakan & pembatalan DOI.

Tools yang Direkomendasikan untuk Mendukung Proses

  • Mendeley: manajemen referensi dan sinkronisasi metadata.
  • Turnitin: cek orisinalitas sebelum submit (mengurangi risiko etika).
  • Grammarly: proofreading bahasa Inggris untuk meningkatkan kualitas naskah.
  • ORCID: identitas penulis yang membantu konsistensi metadata.

Peran Mahri Publisher dalam Proses Mendapatkan DOI

Mahri Publisher hadir sebagai partner publikasi untuk membantu dosen, peneliti, dan akademisi melalui proses pre-submission review, penyesuaian template, proofreading, dan asistensi submit, sehingga metadata dan naskah siap untuk diproses oleh penerbit yang mengeluarkan DOI. Kami menawarkan paket sesuai kebutuhan (mis. jurnal SINTA 2–6 hingga SINTA 1/Scopus) untuk meningkatkan peluang publikasi dan pengalokasian DOI. Tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman pendampingan kami; jika Anda membutuhkan pendampingan personal, tim Mahri Publisher siap membantu. Pelajari layanan kami di halaman publikasi: https://mahripublisher.com/publikasi/ atau ajukan order/permintaan konsultasi melalui Form Order Mahri Publisher.

FAQ Singkat

  • Apakah saya bisa mendapatkan DOI sendiri? Untuk artikel jurnal: biasanya penerbit yang mendaftarkan DOI. Untuk dataset/preprint: Anda bisa mendapatkan DOI melalui repository yang menjadi anggota DataCite atau penyedia serupa.
  • Berapa lama DOI aktif? DOI bersifat permanen; selama metadata dikelola dengan benar oleh penerbit/repository, DOI aktif selamanya.
  • Apakah DOI meningkatkan sitasi? Secara tidak langsung ya—DOI memudahkan penemuan dan sitasi, terutama jika terindeks di database seperti Google Scholar dan platform bibliotek digital.

Checklist Akhir Sebelum Submit (Ringkasan Praktis)

  • Cek status jurnal di SINTA dan Garuda.
  • Siapkan metadata lengkap (ORCID, afiliasi, funding statement).
  • Gunakan Turnitin untuk cek orisinalitas; proofread dengan Grammarly jika perlu.
  • Jika perlu DOI untuk dataset, unggah ke repository terdaftar DataCite.
  • Konfirmasi dengan editor penerbit mengenai alokasi DOI (online first vs final issue).

Kesimpulan

DOI adalah komponen kunci dalam ekosistem publikasi ilmiah modern—membantu stabilitas referensi, visibilitas, dan integrasi metadata ke sistem pengindeks. Untuk mendapatkannya, penulis harus memilih jurnal atau repository yang menjadi anggota pendaftar DOI (Crossref/DataCite), menyiapkan metadata yang lengkap, dan mengikuti proses editorial dengan teliti. Jika Anda membutuhkan percepatan publikasi dan pendampingan teknis (pre-submission review, penyesuaian template, cek Turnitin), tim Mahri Publisher siap membantu dengan pendekatan yang transparan dan terarah. Pelajari layanan kami di halaman publikasi Mahri Publisher atau langsung ajukan permintaan konsultasi melalui form order.

References

  • Khusnul, A. K., et al. (2022). “Potensi dan Tantangan Perpajakan sebagai Kunci Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)”. Neliti. (dibahas sebagai konteks pentingnya visibilitas riset untuk kebijakan publik).
  • SINTA Kemdiktisaintek — cek status jurnal terbarukan per 2026.
  • Garuda — portal metadata publikasi Indonesia.
  • ISSN Portal — verifikasi ISSN jurnal.
  • Google Scholar — platform pengindeks sitasi dan profil penulis.

Bagikan Artikel

Mahri Publisher

Writer & Blogger

Considered an invitation do introduced sufficient understood instrument it. Of decisively friendship in as collecting at. No affixed be husband ye females brother garrets proceed. Least child who seven happy yet balls young. Discovery sweetness principle discourse shameless bed one excellent. Sentiments of surrounded friendship dispatched connection is he. Me or produce besides hastily up as pleased. 

Follow On Instagram

Dream Life in Paris

Questions explained agreeable preferred strangers too him her son. Set put shyness offices his females him distant.

Join the family!

Sign up for a Newsletter.

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Tags

    Edit Template

    About

    Appetite no humoured returned informed. Possession so comparison inquietude he he conviction no decisively.

    Tags

      Recent Post

      • All Post
      • Berita & Tren Akademik
      • Listicle & Konten Ringan
      • Mahri Publisher
      • Manajemen Referensi & Tools
      • Penulisan Artikel Ilmiah
      • Publikasi Ilmiah vs Beasiswa
      • Publikasi Ilmiah vs Karir
      • Publikasi Jurnal
      • Tips Mahasiswa & Dosen

      © 2025 Created by Mahri Publisher