Pembukaan singkat
Checklist Final Formatting sebelum Submit ke Jurnal adalah langkah krusial yang sering diabaikan oleh banyak dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana. Kesalahan format kecil—dari gaya sitasi hingga ukuran gambar—bisa menyebabkan desk-rejection meskipun kualitas ilmiah artikel baik. Artikel ini menyajikan panduan lengkap, checklist praktis, dan contoh penerapan agar naskah Anda siap untuk proses pre-submission review dan submission resmi.
Mengapa final formatting itu penting? (Problem → Dampak)
Journal editors dan reviewer menilai lebih dari sekadar isi ilmiah: konsistensi format adalah sinyal profesionalisme. Masalah formatting dapat menyebabkan beberapa konsekuensi negatif:
- Desk rejection sebelum review penuh karena tidak sesuai template jurnal;
- Penundaan proses review jika redaksi meminta revisi format berulang;
- Potensi kebingungan pembaca terhadap tabel atau gambar yang tidak jelas;
- Kendala pengindeksan (mis. metadata tidak lengkap sehingga entri di database seperti Sinta atau Garuda menjadi tidak optimal).
Data dan standar publikasi—termasuk inisiatif seperti TIM RaDaR—menekankan bahwa struktur IMRaD, konsistensi referensi, dan kelengkapan metadata menjadi dasar screening awal oleh editor (Surijah et al., 2021). Mengikuti checklist final formatting membantu memitigasi risiko-risiko ini dan meningkatkan efisiensi proses publikasi.
Prinsip dasar checklist final formatting (Solution)
Sebelum masuk ke daftar rinci, pahami prinsip berikut:
- Ikuti template jurnal secara ketat (file .docx/.tex yang disediakan editor);
- Praktikkan reproducibility: metode cukup rinci sehingga dapat direplikasi;
- Pastikan metadata komplit: judul, abstrak bahasa Inggris & Indonesia, kata kunci, afiliasi, ORCID;
- Gunakan reference manager (mis. Mendeley) untuk konsistensi sitasi;
- Lakukan pre-submission checks: plagiarisme (Turnitin), grammar (Grammarly), dan pengecekan tampilan akhir.
Checklist Final Formatting sebelum Submit ke Jurnal — Daftar Lengkap
Berikut checklist yang dapat Anda gunakan sebagai dokumen final sebelum menekan tombol submit. Cetak atau simpan sebagai checklist digital.
1. Dokumen utama dan template
- Gunakan template jurnal (Word/LaTeX) dan pastikan Anda belum memodifikasi style global seperti Heading levels.
- Periksa margin, ukuran kertas (A4 atau Letter sesuai jurnal), dan nomor halaman jika diminta.
- Judul singkat namun informatif; lengkapi dengan subjudul jika diperlukan.
- Pastikan format abstract sesuai: panjang (kata), bahasa, dan struktur (background, methods, results, conclusion).
2. Struktur IMRaD dan heading
- Pastikan bagian Introduction jelas memuat gap penelitian dan tujuan.
- Methods harus replikabel: desain, sampel, instrumen, prosedur, teknik analisis (contoh: uji-t, ANOVA, regresi). Sertakan flowchart jika perlu.
- Hasil (Results) fokus pada temuan utama—gunakan tabel dan gambar sesuai standar jurnal.
- Diskusi (Discussion) bandingkan temuan Anda dengan literatur relevan dan sebutkan keterbatasan.
3. Referensi dan sitasi
- Gunakan gaya sitasi yang diminta (APA, Vancouver, IEEE, dsb.).
- Impor dan sinkronisasi data bibliografi dari Mendeley untuk mencegah kesalahan format.
- Periksa kelengkapan setiap entri: author, tahun, judul, jurnal, volume, halaman, DOI.
- Pastikan tidak ada referensi yang tidak dikutip atau kutipan tanpa referensi.
4. Plagiarisme dan etika
- Jalankan pemeriksaan similarity (Turnitin). Interpretasikan hasil: similarity kecil mungkin karena kutipan umum, namun hindari self-plagiarism dan duplikasi teks.
- Pastikan pernyataan etika penelitian (e.g., persetujuan komite etik, informed consent) tercantum jika relevan.
- Cantumkan pernyataan konflik kepentingan dan sumber pendanaan (funding statement).
5. Gambar, tabel, dan lampiran
- Gunakan resolusi tinggi (300 dpi untuk gambar) dan format file yang direkomendasikan (PNG, TIFF untuk gambar; EPS untuk grafik vector jika diminta).
- Nomori tabel/figur berurutan; sediakan caption yang lengkap dan ringkas.
- Pastikan setiap tabel/figur disebutkan di teks (mis. “lihat Tabel 2”).
- Jika ada supplementary material, ikuti aturan nama file dan format yang diminta editor.
6. Bahasa, tata tulis, dan proofreading
- Jika jurnal berbahasa Inggris, gunakan proofreading profesional (Grammarly, layanan proofreading akademik) untuk meningkatkan kualitas tulisan.
- Periksa konsistensi terminologi teknis dan singkatan (daftar abbreviations jika diperlukan).
- Gunakan variasi kalimat panjang-pendek untuk mengurangi jejak konten AI detectible.
7. Metadata dan informasi penulis
- Cantumkan nama lengkap penulis sesuai identitas resmi, afiliasi lengkap, alamat email, dan ORCID ID jika tersedia.
- Tentukan penulis koresponden dan sertakan alamat korespondensi yang aktif.
- Jika diperlukan, lampirkan formulir kontribusi penulis (CRediT taxonomy) dan persetujuan penulis (author agreement).
8. Cover letter dan keywords
- Tulis cover letter singkat yang menegaskan novelty dan kontribusi penelitian Anda. Sertakan saran reviewer jika jurnal memungkinkan.
- Pilih 4–6 kata kunci yang relevan dan hindari kata kunci generik.
9. File output dan submission system
- Siapkan file terpisah jika diminta: main manuscript, cover letter, tabel/figure terpisah, supplement.
- Gunakan format yang diminta (biasanya .docx atau .pdf untuk tampilan awal). Jika menggunakan LaTeX, sertakan semua package dan .bib file.
- Kenali sistem submission jurnal (OJS, ScholarOne, Editorial Manager) dan siapkan metadata untuk diisikan.
10. Final checks sebelum klik submit
- Jalankan checklist ulang: header/footer, page breaks, footnotes, page numbering sesuai instruksi.
- Periksa referensi kembali dan klik semua DOI/URL untuk memastikan aksesibilitas.
- Simulasikan tampilan cetak (.pdf) untuk memastikan layout tidak berubah.
- Simpan versi final dengan penamaan jelas: NamaPenulis_Judul_VersionFinal_Date.
Contoh kasus dan solusi praktis (Problem → Solusi → Benefit)
Contoh: Sebuah artikel ekonometrika diterima untuk review namun desk-rejected karena tabel hasil regresi tidak memuat signifikansi p-value dan model spec lengkap. Solusi praktis:
- Tambahkan kolom p-value, t-stat, dan ukuran sampel pada tabel;
- Sertakan lampiran robusteness checks di supplementary;
- Sertakan pernyataan singkat pada Methods mengenai perangkat lunak (mis. Stata/R) dan versi yang digunakan.
Benefit: Mengurangi pertanyaan reviewer yang bersifat teknis dan mempercepat proses review.
Tools yang direkomendasikan untuk final formatting
- Mendeley atau Zotero: manajemen referensi dan sinkronisasi gaya sitasi.
- Turnitin: pengecekan similarity dan pencegahan self-plagiarism.
- Grammarly / Languagetool: proofreading bahasa Inggris.
- Software statistik (SPSS, Stata, R): dokumentasikan versi dan package.
- Software pengolah gambar (Illustrator, Inkscape) untuk figure vector.
Cek singkat pre-submission (5 menit)
- Judul & abstract sesuai template? → Ya/Tidak
- Gaya sitasi konsisten? → Ya/Tidak
- ORCID & afiliasi lengkap? → Ya/Tidak
- Gambar resolusi ≥300 dpi? → Ya/Tidak
- Surat etika & conflict of interest? → Ya/Tidak
Jika semua “Ya”, lanjutkan submit. Jika ada “Tidak”, selesaikan poin tersebut sebelum submit untuk mengurangi kemungkinan desk-rejection.
Kaitkan dengan standar dan sumber otoritatif
Standar pengindeksan dan katalog jurnal (mis. SINTA yang saat ini dikelola oleh Kemdiktisaintek pada 2026) penting untuk memahami level jurnal target dan implikasinya pada formatting serta metadata. Anda dapat mengecek status jurnal di Sinta: sinta.kemdiktisaintek.go.id. Selain itu, platform agregator lokal seperti Garuda membantu memastikan referensi dan metadata terintegrasi: garuda.kemdiktisaintek.go.id. Untuk standar identifikasi serial, gunakan portal ISSN: portal.issn.org. Untuk literatur dan cross-check sitasi, selalu rujuk Google Scholar: scholar.google.com.
Catatan praktis berdasarkan studi dan praktik publikasi
Penelitian pada bidang manajemen menunjukkan bahwa kelengkapan laporan (termasuk ketepatan waktu pelaporan) meningkatkan kualitas informasi akuntansi dan kredibilitas publikasi (Lestari & Musrady, 2023). Praktik serupa berlaku pada publikasi ilmiah: ketepatan dan konsistensi format memengaruhi usability artikel dan proses indexing. Selain itu, inisiatif TIM RaDaR (Surijah et al., 2021) merekomendasikan checklist screening sederhana untuk memastikan kriteria IMRaD terpenuhi sehingga memperlancar proses editorial.
Kesalahan umum yang sering terjadi (dan cara menghindarinya)
- Kesalahan: Mengirim file PDF tanpa file sumber (.docx/.tex) ketika jurnal meminta file sumber. Solusi: Sertakan kedua file.
- Kesalahan: Menggunakan referensi manual sehingga format tidak konsisten. Solusi: Gunakan reference manager.
- Kesalahan: Gambar berkualitas rendah. Solusi: Simpan figure dalam format vector atau resolusi ≥300 dpi.
- Kesalahan: Metadata penulis tidak lengkap → mempersulit indexing di Sinta/Garuda. Solusi: Lengkapi ORCID dan afiliasi sesuai standar institusi.
Checklist final singkat untuk dicetak (One-page)
- Template jurnal terpakai & dipatuhi
- Abstract (EN & ID) terformat
- IMRaD lengkap & Methods replikabel
- Referensi konsisten & DOI terverifikasi
- Gambar/Tabel: numbering, caption, resolusi
- Etika, funding, conflicts dijelaskan
- ORCID & afiliasi lengkap
- Cover letter & keywords siap
- Similarity check (Turnitin) < 20% (interpretasi perlu hati-hati)
- File final diberi nama jelas & backup
Penutup dan rekomendasi akhir (Benefit & CTA)
Melakukan Checklist Final Formatting sebelum Submit ke Jurnal secara sistematis akan menghemat waktu, mengurangi risiko desk-rejection, dan meningkatkan peluang naskah Anda melewati screening awal. Jika Anda membutuhkan bantuan teknis—mulai dari pengecekan format, proofreading, hingga strategi submit yang sesuai target (jurnal Sinta 1–6 atau indeks internasional)—tim Mahri Publisher siap membantu dengan layanan pendampingan publikasi, proofreading, dan penyesuaian template. Kunjungi halaman layanan kami untuk informasi lebih lanjut: Mahri Publisher – Publikasi. Jika sudah siap, Anda dapat mengajukan permintaan layanan melalui formulir order: Form Order Mahri Publisher.
Kesimpulan
Final formatting bukan sekadar langkah administratif; ia merupakan bagian penting dari strategi publikasi yang profesional. Dengan mengikuti checklist ini—dari template, struktur IMRaD, sitasi, hingga metadata—Anda memperbesar peluang naskah dinilai adil oleh editor dan reviewer. Ingat, tingkat keberhasilan tinggi berdasar data diperoleh ketika penulis mengikuti standar editorial secara konsisten dan melakukan pre-submission review yang teliti.
References
- Surijah, E. A., et al. (2021). TIM RaDar as a Practical Screening Tool for IMRaD Articles: Consensual Publication Standards Among Indonesian Psychological Journal Editors. ANIMA Indonesian Psychological Journal. DOI: https://doi.org/10.24123/aipj.v36i2.4580.
- Lestari, T. U., & Musrady, R. A. F. (2023). The Impact of ERP and XBRL Implementation on the Accounting Information Quality. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi & Akuntansi (MEA). DOI: https://doi.org/10.31955/mea.v7i2.3019.
- SINTA (2026). SINTA dikelola oleh Kemdiktisaintek. https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/.
- Garuda (Kemdiktisaintek). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/.
- ISSN Portal. https://portal.issn.org/.
- Google Scholar. https://scholar.google.com/.






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















