Pendahuluan
Cara Menyitasi Tesis, Disertasi, dan Skripsi yang Tidak Dipublikasikan sering menjadi pertanyaan bagi mahasiswa dan dosen yang bekerja dengan sumber akademik lokal. Ketika karya akademik tidak tersedia di jurnal atau repository resmi, bingung menentukan format sitasi dan cara memperoleh akses sering menjadi hambatan utama dalam penulisan ilmiah.
Kenapa Sitasi Karya Tak Dipublikasikan Penting?
Menulis dengan merujuk pada tesis, disertasi, atau skripsi yang tidak dipublikasikan tetap sah secara akademik jika dicantumkan dengan benar. Sitasi yang tepat:
- Memberi kredit pada penulis asli dan menghindari plagiarisme (lihat cara pencegahan plagiarisme menurut penelitian Muhammad Abdan Shadiqi, 2019).
- Meningkatkan keandalan argumen Anda melalui sumber primer.
- Memudahkan reviewer atau pembaca melacak data dan metodologi.
Masalah Umum Saat Menyitasi Karya Tidak Dipublikasikan → Solusi → Dampak
Problem: Tidak Ada Standar Format
Banyak penulis bingung apakah menggunakan format APA, Chicago, atau gaya lokal perguruan tinggi. Ketidakjelasan ini berisiko menimbulkan penolakan atau permintaan revisi dari pembimbing atau editor.
Solusi: Pilih Gaya Sitasi yang Konsisten
Penerapan gaya sitasi yang konsisten (mis. APA 7th edition) adalah solusi paling praktis. Berikut contoh format umum untuk karya tidak dipublikasikan dalam gaya APA:
- Untuk tesis S2: NamaBelakang, Inisial. (Tahun). Judul tesis (Tesis tidak dipublikasikan, Nama Universitas, Kota).
- Untuk disertasi S3: NamaBelakang, Inisial. (Tahun). Judul disertasi (Disertasi tidak dipublikasikan, Nama Universitas, Kota).
- Untuk skripsi S1: NamaBelakang, Inisial. (Tahun). Judul skripsi (Skripsi tidak dipublikasikan, Nama Universitas, Kota).
Contoh konkrit (APA 7):
- Susanto, A. (2022). Analisis kebijakan pendidikan inklusif (Tesis tak dipublikasikan, Universitas Negeri X, Yogyakarta).
- Rahmawati, S. (2020). Perilaku konsumsi media digital mahasiswa (Disertasi tak dipublikasikan, Universitas Z, Jakarta).
Dampak: Kredibilitas & Reproducibility Meningkat
Dengan format sitasi yang jelas dan lengkap, pembaca dapat mengonfirmasi sumber, sehingga reputasi tulisan Anda dan peluang pengakuan akademik meningkat.
Langkah Praktis: Cara Menyitasi Tesis, Disertasi, dan Skripsi yang Tidak Dipublikasikan
Berikut langkah-langkah praktis yang bisa langsung diterapkan dalam penulisan Anda.
- 1. Identifikasi Jenis Karya: Tentukan apakah itu skripsi (S1), tesis (S2) atau disertasi (S3).
- 2. Kumpulkan Data Bibliografis Lengkap: Nama penulis, tahun, judul lengkap, status (tidak dipublikasikan), institusi, dan kota. Jika ada nomor identifikasi internal atau nomor propsal, catat juga.
- 3. Tentukan Gaya Sitasi: Pilih standar (APA, Chicago, MLA, atau pedoman fakultas). Konsistensi lebih penting daripada variasi.
- 4. Cantumkan Lokasi Akses: Jika Anda memperoleh naskah dari repository internal universitas atau portal seperti Garuda, sertakan link atau keterangan “tersedia di repository Universitas X” atau URL.
- 5. Jika Mengakses lewat Permintaan: Bila penulis tidak mempublikasikan karyanya secara daring dan Anda memperoleh via email atau copy fisik, cantumkan “(Salinan pribadi)” atau “(Komunikasi pribadi)” sesuai pedoman bahasa yang digunakan.
- 6. Gunakan Reference Manager: Manfaatkan Mendeley atau Zotero untuk menyimpan metadata otomatis; pelatihan penggunaan Mendeley terbukti meningkatkan efisiensi penataan referensi (lihat pelatihan Mendeley, 2023 & 2024).
- 7. Periksa Kesamaan Teks: Jalankan similarity check (contoh: Turnitin) untuk memastikan tidak terjadi kebingungan terkait self-plagiarism atau duplikasi.
Contoh Sitasi: Kasus Akses Lewat Repository Kampus
Jika skripsi tersedia di repository kampus (mis. Garuda), contoh format APA:
Fitri, N. (2021). Strategi pemberdayaan UKM berbasis digital (Skripsi tak dipublikasikan, Universitas Negeri A). Diakses dari Garuda
Contoh Sitasi: Salinan Pribadi / Komunikasi Langsung
Jika mendapat naskah langsung dari penulis dan tidak ada akses publik:
Wijaya, B. (2019). Kajian etnografi industri kecil (Tesis tidak dipublikasikan). Salinan pribadi.
Untuk komunikasi pribadi yang tidak dapat diakses pembaca, cantumkan referensi dalam teks, bukan dalam daftar pustaka (mis. B. Wijaya, komunikasi pribadi, 10 Maret 2021).
Praktik Baik Saat Menggunakan Karya Tak Dipublikasikan
- Periksa Validitas Metodologi: Pastikan metodologi dapat diverifikasi; bila kurang jelas, hubungi penulis atau pembimbing untuk klarifikasi.
- Catat Versi: Tanyakan apakah itu versi final atau draf. Versi draf harus ditandai sebagai “draf” agar pembaca paham keterbatasan.
- Gunakan Pre-submission Review: Lakukan pre-submission review dengan pembimbing atau tim editorial internal sebelum mengirim ke jurnal.
- Hati-hati dengan Self-plagiarism: Jika Anda mengutip karya Anda sendiri dari skripsi lama, pahami aturan text recycling untuk menghindari masalah etika (lihat pedoman plagiarisme, 2019).
Tool yang Direkomendasikan untuk Mengelola Sitasi
- Mendeley — untuk manajemen referensi dan pengisian metadata otomatis (pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan penulisan ilmiah).
- Turnitin — untuk pengecekan similarity dan mengidentifikasi potensi plagiarisme.
- Grammarly — untuk proofreading bahasa Inggris jika Anda mengutip karya berbahasa Inggris.
Contoh Daftar Pustaka Lengkap (APA Style)
Berikut contoh bagaimana menampilkan karya tak dipublikasikan dalam daftar pustaka:
- Susanto, A. (2022). Analisis kebijakan pendidikan inklusif (Tesis tidak dipublikasikan). Universitas Negeri X, Yogyakarta.
- Rahmawati, S. (2020). Perilaku konsumsi media digital mahasiswa (Disertasi tidak dipublikasikan). Universitas Z, Jakarta.
- Fitri, N. (2021). Strategi pemberdayaan UKM berbasis digital (Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Negeri A.
Bagaimana Jika Anda Ingin Memublikasikan Kembali Isi Tesis/Skripsi Anda?
Banyak peneliti mengubah tesis atau disertasi menjadi artikel jurnal. Langkah praktis:
- Ringkas temuan inti dan buat manuskrip yang sesuai dengan gaya jurnal target (perhatikan batas kata dan struktur).
- Lakukan pre-submission review dan proofreading professional (Mahri Publisher menyediakan layanan proofreading & pre-submission review; lihat layanan kami di Mahri Publisher – Publikasi).
- Sesuaikan sitasi dan hapus bagian yang bersifat repetitif (hindari salami-slicing).
- Periksa kebijakan hak cipta universitas — beberapa institusi mengizinkan reuse, tetapi periksa persyaratan formal.
Contoh Kasus & Saran Praktis
Kasus: Anda menemukan data berharga pada skripsi mahasiswa yang tidak tersedia di internet. Solusi ideal:
- Hubungi penulis untuk meminta izin kutipan atau salinan.
- Jika penulis bersedia, cantumkan pernyataan “dengan izin penulis” atau lampirkan bukti komunikasi jika perlu untuk reviewer.
- Jika penulis tidak merespon, sebutkan sumber sebagai “Skripsi tidak dipublikasikan, Universitas X” dan jangan menyertakan data sensitif tanpa izin.
Catatan Kebijakan & Rujukan Resmi
SINTA kini dikelola oleh Kemdiktisaintek (2026); cek peringkat jurnal atau laman resmi untuk menilai tujuan publikasi Anda: Sinta Kemdiktisaintek. Untuk menemukan metadata jurnal atau ISSN, kunjungi ISSN Portal. Portal Garuda juga dapat membantu menemukan repository institusi: Garuda. Untuk referensi luas, gunakan Google Scholar.
Checklist Singkat: Sebelum Menyertakan Karya Tidak Dipublikasikan
- Apakah jenis karya (S1/S2/S3) tercantum dengan jelas?
- Apakah data bibliografis lengkap (nama, tahun, judul, institusi, kota)?
- Apakah Anda mematuhi gaya sitasi yang dipilih (APA/Chicago)?
- Apakah Anda memiliki izin bila mengutip data atau lampiran yang tidak dapat diakses publik?
- Sudahkah Anda mengecek konten menggunakan Turnitin untuk menghindari isu plagiarisme?
- Apakah referensi dikelola menggunakan Mendeley atau alat referensi lain?
Peran Mahri Publisher dalam Proses Ini
Mahri Publisher adalah partner yang dapat membantu penulis menyiapkan manuskrip dari tesis atau disertasi untuk publikasi jurnal nasional dan internasional. Layanan kami mencakup proofreading, penyesuaian template jurnal, pengecekan plagiarisme, serta pendampingan submit. Pelayanan ini dirancang untuk meningkatkan peluang manuskrip Anda melewati tahap review (lihat layanan kami di https://mahripublisher.com/publikasi/). Untuk memulai konsultasi atau order layanan, kunjungi Form Order Mahri Publisher.
Kesimpulan
Menyitasi tesis, disertasi, dan skripsi yang tidak dipublikasikan memerlukan ketelitian — mulai dari pengumpulan data bibliografis lengkap, pemilihan gaya sitasi yang konsisten, hingga pengelolaan referensi menggunakan Mendeley dan pengecekan kesamaan teks. Langkah-langkah praktis dan contoh format yang disajikan di artikel ini membantu Anda menjamin etika akademik dan reproduktibilitas penelitian. Jika Anda membutuhkan pendampingan teknis untuk mengubah tesis atau disertasi menjadi artikel jurnal atau memastikan sitasi sesuai standar editorial, butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu — mulai dari proofreading hingga strategi submit.
References
- Pelatihan Penggunaan Mendeley Reference Manager Bagi Mahasiswa UNAS PASIM Bandung — Sri Mulyeni et al., 2023. https://doi.org/10.55606/jpmi.v2i2.1843
- Memahami dan Mencegah Perilaku Plagiarisme dalam Menulis Karya Ilmiah — Muhammad Abdan Shadiqi, 2019. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.43058
- Increase interest in scientific writing through Mendeley workshop — Faruq Alhasbi et al., 2024. https://doi.org/10.31603/ce.9795
- Outline (Sistematika Penulisan) Karya Tulis Akademik (Skripsi, Tesis, dan Disertasi) — Aan Juhana Senjaya, 2019. https://doi.org/10.31943/abdi.v1i2.11
- Penelitian Metode Syarah Hadis Pendekatan Kontemporer: Sebuah Panduan Skripsi, Tesis, dan Disertasi — Wahyudin Darmalaksana, 2020. https://doi.org/10.15575/diroyah.v5i1.9468
- Sinta Kemdiktisaintek — https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda — https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal — https://portal.issn.org/
- Google Scholar — https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















