Pendahuluan
Cara Menulis Artikel dari Hasil Pengabdian Masyarakat (PkM) untuk Publikasi sering menjadi tantangan bagi banyak dosen, peneliti, dan praktisi. Artikel ini mengurai langkah praktis dan teruji untuk mengubah laporan PkM menjadi naskah ilmiah yang memenuhi kaidah jurnal nasional maupun internasional, lengkap dengan checklist, contoh struktur, dan rujukan praktik baik.
Mengapa Hasil PkM Layak Dijadikan Artikel Ilmiah?
Pengabdian Masyarakat menghasilkan data, intervensi, dan evaluasi yang berharga — mulai dari peningkatan kapasitas komunitas hingga perubahan indikator kesejahteraan. Memublikasikannya tidak hanya meningkatkan visibilitas kegiatan, tetapi juga berkontribusi pada pengetahuan terapan dan memberi nilai tambah pada portofolio akademik (mis. BKD, kenaikan pangkat). Studi evaluatif menunjukkan bahwa pelatihan peningkatan keterampilan penulisan dapat meningkatkan kemampuan publikasi peserta PkM, seperti yang dilaporkan dalam beberapa penelitian terkait pelatihan penulisan untuk guru dan mahasiswa (lihat Referensi).
Problem — Solusi — Benefit: Gambaran Singkat
- Problem: Laporan PkM biasanya berbentuk naratif dan kurang memenuhi format ilmiah (metode, analisis, pembahasan berbasis literatur).
- Solusi: Transformasikan laporan menjadi struktur artikel ilmiah: abstrak, kata kunci, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan, dan rekomendasi.
- Benefit: Peningkatan peluang diterima jurnal terindeks (Sinta/Scopus), pengakuan akademik, dan impact terhadap pemangku kepentingan.
Langkah-Langkah Praktis Menulis Artikel dari Hasil PkM
1. Identifikasi Kontribusi Ilmiah (Problem Statement)
Mulai dengan menanyakan: apa temuan utama PkM yang baru atau berbeda dari praktik sebelumnya? Fokuskan pada satu pesan utama (mis. efektivitas pendekatan, model pemberdayaan, indikator perubahan). Tuliskan rumusan masalah yang jelas dan relevan secara ilmiah.
2. Pilih Metode Penulisan yang Tepat
Jika PkM menghasilkan data kuantitatif (survei, pengukuran indikator), gunakan pendekatan kuantitatif. Jika berupa studi kasus, narasi implementasi, atau wawancara mendalam, gunakan pendekatan kualitatif atau mixed-methods. Panduan metodologis untuk penulisan kuantitatif dan kualitatif sangat membantu (lihat referensi tentang edukasi metode).
3. Susun Outline Jurnal (Template Artikel)
- Judul: singkat dan menggambarkan intervensi/hasil
- Abstrak: maks. 200–250 kata — tujuan, metode, hasil utama, rekomendasi
- Kata kunci: 3–5 kata kunci
- Pendahuluan: latar, tinjauan singkat literatur, tujuan penelitian
- Metode: desain, populasi/sampel/partisipan, prosedur PkM, instrumen, analisis data (sebutkan software jika relevan)
- Hasil: data kuantitatif/tabel/angka, temuan kualitatif ringkas
- Pembahasan: kaitkan hasil dengan literatur, implikasi praktis
- Kesimpulan & Rekomendasi: ringkas dan aplikatif
- Ucapan Terima Kasih & Etika: izin penelitian, informed consent, pendanaan
- Referensi: sesuai gaya jurnal (APA/Harvard/IEEE)
4. Konversi Data Lapangan ke Dalam Bentuk Analitis
Ubah narasi kegiatan menjadi data terstruktur: tabel pre-post, indikator outcome, frekuensi partisipasi, kutipan terpilih dari wawancara. Gunakan grafik sederhana dan tabel yang mudah dibaca. Untuk analisis kuantitatif, sertakan uji statistik yang relevan; untuk kualitatif, jelaskan proses coding dan tema utama.
5. Perkuat dengan Literatur Terkini
Setiap klaim harus didukung literatur. Cari artikel terkait di Google Scholar dan repository nasional seperti Garuda. Pastikan Anda mengutip pedoman dan studi serupa untuk memberi konteks ilmiah pada hasil PkM.
6. Gunakan Alat Bantu Akademik
- Mendeley/Zotero untuk manajemen referensi
- Turnitin untuk cek orisinalitas (pre-submission review)
- Grammarly (atau proofreading akademik) untuk konsistensi bahasa
- Template jurnal atau OJS untuk menyesuaikan format (Open Journal System membantu sinkronisasi proses publikasi)
Checklist Pra-Submit (Quick Pre-Submission Review)
- Apakah kontribusi ilmiah jelas pada judul & abstrak?
- Apakah metode dijelaskan agar replikabel?
- Apakah hasil disajikan dengan angka/tabel/efekt size yang relevan?
- Apakah pembahasan mengaitkan hasil dengan literatur?
- Apakah etika, izin, dan informed consent tercatat?
- Apakah sitasi lengkap dan rujukan sesuai gaya jurnal?
- Apakah artikel bebas dari plagiarisme melebihi ambang batas jurnal?
- Apakah naskah sudah disesuaikan dengan template jurnal pilihan?
Memilih Jurnal yang Tepat: Strategi Submit
Pilih jurnal berdasarkan cakupan topik dan level indeksasi. Untuk artikel PkM yang bersifat lokal/nasional, pertimbangkan jurnal Sinta 3–6; untuk pengaruh lebih luas, cari jurnal Sinta 1 atau Scopus. Untuk mengecek status jurnal di Indonesia, gunakan portal Sinta (Kemdiktisaintek). Daftar & indeks jurnal nasional juga dapat dilihat melalui ISSN Portal.
Strategi pengajuan bertahap (target bertahap):
- Stage 1 — Jurnal nasional terindeks Sinta 5–6 (cepat diterbitkan, baik untuk portofolio awal)
- Stage 2 — Jurnal nasional Sinta 2–4 setelah revisi substantif (untuk BKD/serdos)
- Stage 3 — Jurnal bereputasi internasional/Sinta 1 (membutuhkan penguatan teori, metodologi, dan sitasi internasional)
Contoh Struktur Ringkas untuk Artikel PkM
Berikut contoh ringkas struktur isi yang bisa langsung Anda terapkan:
- Judul: “Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Kewirausahaan Digital: Evaluasi Program PkM di Desa X”
- Abstrak: Tujuan, metode (pre-post design, n=60), hasil utama (peningkatan pendapatan 25%), rekomendasi
- Metode: Sampling purposive, kuesioner validasi, analisis paired t-test
- Hasil: tabel perbandingan pendapatan, grafik tingkat adopsi digital
- Pembahasan: bandingkan dengan studi sejenis, implikasi kebijakan
- Kesimpulan: program efektif namun perlu pendampingan lanjutan
Kesalahan Umum Saat Menulis Artikel dari Hasil PkM & Solusinya
- Kesalahan: Menulis laporan kegiatan tanpa analisis. Solusi: Tambahkan analisis kuantitatif/kualitatif dan kaitkan dengan literatur.
- Kesalahan: Tidak menyatakan batasan dan etika. Solusi: Jelaskan keterbatasan penelitian dan lampirkan bukti izin/informed consent.
- Kesalahan: Format tidak sesuai jurnal. Solusi: Gunakan template jurnal target dan lakukan pre-submission review.
Etika Publikasi dan Pengakuan Mitra
Dalam PkM, penting mencantumkan peran mitra komunitas, dukungan pendanaan, dan menyertakan pernyataan etika. Hindari praktik ghost authorship atau duplikasi publikasi. Patuhi pedoman COPE dan aturan sitasi yang berlaku. Untuk pengecekan plagiarisme dan orisinalitas, gunakan Turnitin sebagai bagian dari quality control sebelum submit.
Peran Mahri Publisher dalam Proses Ini
Mahri Publisher hadir sebagai mitra pendamping yang memahami kebutuhan penulis akademik. Tim kami menawarkan layanan publikasi jurnal, proofreading akademik, dan pendampingan submit untuk membantu mengarahkan naskah PkM agar sesuai gaya jurnal target. Jika Anda ingin mempercepat proses submission, tim kami dapat membantu dengan pre-submission review dan penyesuaian template. Untuk memulai, kunjungi halaman layanan kami atau ajukan permintaan melalui form order.
Checklist Final Sebelum Klik Submit
- Judul dan abstrak sudah mencerminkan kontribusi ilmiah
- Metode dijelaskan agar replikabel
- Data utama ditampilkan dengan jelas (tabel/grafis)
- Diskusi mengaitkan hasil dengan literatur mutakhir
- Daftar pustaka rapi dan lengkap
- Dokumen pendukung tersedia (izin etika, informed consent)
- Sudah melakukan pre-submission review dan cek plagiarisme
Penutup dan CTA
Menulis artikel dari hasil Pengabdian Masyarakat membutuhkan transformasi narasi menjadi analisis ilmiah. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas — identifikasi kontribusi, struktur naskah, analisis data, dan pemilihan jurnal yang tepat — peluang artikel diterima meningkat secara signifikan. Jika Anda ingin pendampingan teknis (mis. proofreading akademik, penyesuaian template, pre-submission review), tim Mahri Publisher siap membantu dengan tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman pendampingan kami. Konsultasi awal dapat membantu menentukan strategi publikasi yang paling efektif untuk naskah Anda.
Pelajari lebih lanjut layanan kami di Mahri Publisher – Publikasi atau mulai proses publikasi melalui form order.
References
- Elly Astuti & Isharijadi Isharijadi (2019). Pengenalan Open Journal System (OJS) untuk Publikasi Ilmiah Mahasiswa. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. DOI: https://doi.org/10.30653/002.201944.189
- I Wayan Widana et al. (2019). Penerapan Metode Simpang Tegar untuk Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Penulisan PTK dan Artikel Ilmiah. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat). DOI: https://doi.org/10.21067/jpm.v4i1.3016
- Tuti Marjan Fuadi (2022). Konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM): Aplikasinya dalam Pendidikan Biologi. Prosiding Seminar Nasional Biotik. DOI: https://doi.org/10.22373/pbio.v9i2.11594
- Primadi Candra Susanto & Sri Yanthy Yosepha (2025). Edukasi Metode Cara Menulis Artikel Kuantitatif dan Kualitatif untuk Mahasiswa Pascasarjana. ASPIRASI. DOI: https://doi.org/10.61132/aspirasi.v3i1.1332
- Lailatul Nuraini et al. (2023). Evaluasi keterampilan guru SMA/MA dalam menulis artikel ilmiah melalui pelatihan strategi efektif publikasi artikel. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS). DOI: https://doi.org/10.33474/jipemas.v6i1.19437
- Portal Sinta (Kemdiktisaintek). https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda (Repositori Nasional). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal. https://portal.issn.org/
- Google Scholar. https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















