Pendahuluan
Cara Menghindari Kesalahan Saat Submit Artikel Jurnal menjadi pertanyaan utama bagi banyak dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana yang menghadapi risiko penolakan atau perpanjangan proses publikasi. Kesalahan teknis, format, maupun etika seringkali menyebabkan artikel berkualitas terhambat — artikel ini memberikan panduan praktis berbasis pengalaman reviewer dan praktik terbaik publikasi ilmiah.
Mengapa Kesalahan Saat Submit Artikel Sering Terjadi?
Kesalahan submit tidak selalu berasal dari kualitas riset; sering kali masalah muncul karena: ketidaksesuaian template jurnal, kesalahan metadata saat unggah OJS, plagiarisme yang tidak disadari, hingga metodologi yang kurang transparan. Studi tentang pelatihan register dan submit pada OJS menunjukkan bahwa banyak penulis (terutama mahasiswa) belum memahami langkah teknis OJS sehingga membuat pengiriman bermasalah (Gazali et al., 2023; Da Costa & Somelok, 2024).
- Format dan template tidak sesuai pedoman jurnal.
- Deskripsi metodologi tidak replikabel atau tidak cukup detail.
- Plagiarisme atau self-plagiarism tidak terdeteksi sebelum submit.
- Masalah administrasi (data penulis, ORCID, konflik kepentingan).
- Ketidaksesuaian cakupan (scope) artikel dengan jurnal tujuan.
Problem → Solusi → Manfaat: Checklist Pra-Submit (Pre-submission Review)
Sebelum klik tombol submit, lakukan pre-submission review menggunakan checklist berikut untuk meminimalkan risiko penolakan awal:
- Cek cakupan jurnal: Pastikan topik dan kontribusi sesuai scope jurnal (cek halaman jurnal dan database indeks seperti SINTA). SINTA kini dikelola oleh Kemdiktisaintek (update 2026) — gunakan sumber resmi untuk memastikan peringkat dan cakupan jurnal: SINTA.
- Gunakan template resmi: Sesuaikan font, margin, heading, dan format referensi dengan template jurnal.
- Proofreading & proofing bahasa: Koreksi tata bahasa dan konsistensi istilah (gunakan proofreading profesional atau tools pendukung).
- Turnitin & cek plagiarism: Jalankan pengecekan plagiarisme (mis. Turnitin) dan perbaiki kutipan/parafrase untuk menghindari pelanggaran etika.
- Manajemen referensi: Gunakan Mendeley/EndNote untuk memastikan konsistensi sitasi dan daftar pustaka.
- Lengkapi metadata: Title, abstract (Bahasa Indonesia & Inggris jika perlu), keyword, acknowlegement, funding, dan penulisan afiliasi yang benar.
- Dokumen pendukung: Siapkan cover letter, data availability statement, etika penelitian (IRB) jika relevan, dan izin penggunaan materi berhak cipta.
- Pre-submission inquiry: Pertimbangkan mengirim email singkat ke editor untuk menanyakan kecocokan topik sebelum submit.
Tool & Referensi Teknis yang Disarankan
- Mendeley untuk manajemen referensi
- Turnitin untuk cek orisinalitas
- Grammarly atau layanan proofreading profesional untuk peningkatan bahasa
- Database rujukan: Google Scholar, GARUDA
Kesalahan Format & Template — Penyebab dan Solusi
Problem: Banyak jurnal menolak artikel pada tahap desk review karena format tidak sesuai. Editor menilai ketidaksesuaian format sebagai ketidakseriusan penulis terhadap standar jurnal.
Solusi praktis:
- Unduh template terbaru dari laman jurnal dan ikuti secara ketat (judul, abstrak, struktur IMRAD).
- Periksa gaya sitasi: APA, Vancouver, Harvard, atau gaya khusus jurnal. Gunakan Mendeley untuk menerapkan gaya otomatis.
- Cek gambar dan tabel: pastikan resolusi minimal sesuai ketentuan, caption jelas, dan file gambar terpisah jika diminta.
Manfaat: Mengikuti template meningkatkan peluang lolos desk review dan mempercepat proses editorial.
Metodologi Tidak Replikabel — Bagaimana Mengatasinya
Problem: Deskripsi metode yang ringkas atau tidak lengkap membuat reviewer ragu terhadap validitas temuan. Sumber klasik tentang metodologi penelitian kualitatif menekankan kebutuhan deskripsi yang memadai agar studi dapat direplikasi (lihat Manab & Ag., 2014).
Solusi praktis:
- Jabarkan desain penelitian, populasi/sampel, teknik pengumpulan data, instrument, serta prosedur analisis secara rinci.
- Sertakan diagram alur penelitian (flowchart) dan lampiran instrumen jika perlu.
- Untuk penelitian kuantitatif, sertakan perhitungan ukuran sampel dan uji validitas/reliabilitas instrumen.
- Untuk penelitian teknik/rekayasa, berikan skematik alat, komponen, dan parameter uji (contoh: sistem penjadwalan bel sekolah berbasis RTC menjelaskan modul dan koneksi secara teknis—Putra et al., 2020).
Manfaat: Metodologi yang transparan memudahkan reviewer menilai kontribusi ilmiah dan mempercepat rekomendasi untuk publikasi.
Plagiarisme, Sitasi, dan Etika Publikasi
Problem: Plagiarisme, termasuk self-plagiarism, adalah penyebab umum penolakan. Kegagalan mencantumkan sumber data atau mengakui kontribusi pihak lain juga termasuk pelanggaran etika.
Solusi praktis:
- Gunakan Turnitin atau alat sejenis untuk mendeteksi overlap teks dan lakukan perbaikan paraphrase atau kutipan langsung.
- Hindari memecah satu penelitian menjadi banyak artikel (salami slicing) tanpa justifikasi ilmiah.
- Pastikan penentuan urutan penulis sesuai kontribusi nyata; siapkan pernyataan kontribusi penulis saat diperlukan.
- Simpan bukti persetujuan etika (IRB) dan izin penggunaan data/produk pihak ketiga jika relevan.
Manfaat: Kepatuhan etika meningkatkan kredibilitas dan mengurangi risiko pembatalan publikasi pasca-accept.
Kesalahan Teknis pada Sistem OJS dan Cara Menghindarinya
Problem: Proses unggah ke Open Journal Systems (OJS) sering menjadi sumber kegagalan bagi penulis baru—mulai dari file yang salah, metadata tidak lengkap hingga kegagalan pada tahap pembayaran (jika ada).
Berikut langkah teknis yang disarankan berdasarkan pengalaman pelatihan submit OJS (Gazali et al., 2023; Da Costa & Somelok, 2024):
- Baca panduan submit jurnal pada halaman OJS jurnal yang dituju (sering ada petunjuk langkah demi langkah).
- Unggah file sesuai urutan yang diminta: manuscript tanpa identitas (blind review), cover letter, formulir etika, dan file pendukung lain.
- Periksa metadata setiap penulis, afiliasi, dan e-mail; pastikan e-mail aktif dan ORCID disertakan jika diminta.
- Simpan bukti submit (screenshot & e-mail konfirmasi) untuk dokumentasi.
Manfaat: Mengurangi pengembalian file/permintaan perbaikan administratif yang memakan waktu.
Dampak Kesalahan Submit terhadap Karir Akademik dan Administratif
Sebuah penolakan atau proses revisi berkepanjangan dapat berdampak pada target karir: keterlambatan pengumpulan BKD, Serdos, hingga persyaratan kelulusan (S1/S2/S3) yang membutuhkan publikasi. Pemilihan jurnal terindeks (mis. jurnal terindeks SINTA) penting untuk tujuan administratif; cek peringkat jurnal di SINTA atau basis data lokal seperti GARUDA.
Contoh Kasus Singkat dan Solusi
Kasus: Mahasiswa pascasarjana mengirim artikel tanpa menyertakan lampiran instrumen; reviewer meminta instrumen untuk verifikasi validitas. Akibatnya, proses revisi memakan waktu 3 bulan lebih lama.
Solusi: Siapkan lampiran lengkap sejak awal dan sertakan pernyataan availability. Ikuti praktik pelatihan submit OJS untuk memastikan semua dokumen terupload (Gazali et al., 2023).
Checklist Final: 20 Langkah untuk Menghindari Kesalahan Saat Submit Artikel Jurnal
- 1. Pastikan topik cocok dengan scope jurnal.
- 2. Gunakan template resmi jurnal.
- 3. Periksa judul, abstrak, dan keyword — optimalkan untuk keterlihatan.
- 4. Jalankan proofreading profesional.
- 5. Cek plagiarisme (Turnitin).
- 6. Konsistensi sitasi menggunakan Mendeley.
- 7. Jelaskan metode secara replikabel (sertakan flowchart).
- 8. Sertakan instrumen dan lampiran pendukung.
- 9. Cantumkan pernyataan etika/IRB jika ada.
- 10. Siapkan cover letter yang ringkas dan informatif.
- 11. Sertakan data availability statement jika diperlukan.
- 12. Konfirmasi semua penulis menyetujui pengiriman.
- 13. Periksa gambar dan tabel; unggah sesuai ketentuan.
- 14. Isi metadata penulis dengan benar (ORCID disarankan).
- 15. Simpan bukti submit (screenshot/email).
- 16. Pertimbangkan pre-submission inquiry ke editor.
- 17. Periksa instruksi khusus OJS jurnal tujuan.
- 18. Siapkan daftar reviewer yang sesuai (jika diminta).
- 19. Atur versi manuskrip untuk blind review (jika diperlukan).
- 20. Rencanakan strategi revisi dan jadwal komunikasi.
Layanan Mahri Publisher: Pendampingan untuk Meminimalkan Risiko
Mahri Publisher hadir sebagai partner publikasi bagi dosen, peneliti, dan akademisi. Layanan kami meliputi proofreading akademik, cek plagiarisme, penyesuaian template, pendampingan submit jurnal, serta strategi publikasi untuk jurnal nasional dan internasional. Kami bekerja berdasarkan prinsip transparansi, akurasi, dan dukungan personal sampai tahap penerimaan. Untuk informasi paket publikasi dan proses, kunjungi halaman layanan kami: Mahri Publisher – Publikasi.
Jika Anda ingin percepatan proses submit dan pendampingan langkah demi langkah, Anda dapat mengajukan layanan melalui formulir order kami: Form Order Mahri Publisher. Kami mencatat bahwa tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman pendampingan, namun hasil akhir tetap bergantung pada kualitas naskah dan keputusan editor jurnal.
Kesimpulan dan CTA
Menghindari kesalahan saat submit artikel jurnal membutuhkan perhatian pada detail teknis, etika penelitian, dan prosedur OJS. Dengan menerapkan checklist pra-submit, memperbaiki metodologi agar replikabel, serta memanfaatkan alat pendukung (Turnitin, Mendeley, proofreading), Anda dapat mengurangi risiko penolakan dan mempercepat proses publikasi. Untuk panduan revisi personal dan pendampingan pengiriman ke jurnal terindeks (SINTA/Internasional), konsultasi gratis tim Mahri Publisher tersedia untuk membantu Anda menavigasi proses publikasi ilmiah.
Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher atau mulai proses sekarang lewat halaman layanan: https://mahripublisher.com/publikasi/ dan ajukan layanan di https://mahripublisher.com/order.
References
- Manab, H. Abdul & Ag., M. (2014). Penelitian pendidikan : pendekatan kualitatif. Institutional Repository of IAIN Tulungagung.
- Kamayanti, A. (2016). Fobi(A)Kuntansi: Puisisasi Dan Refleksi Hakikat. Jurnal Akuntansi Multiparadigma. DOI: https://doi.org/10.18202/jamal.2016.04.7001
- Putra, R. R., et al. (2020). Sistem Penjadwalan Bel Sekolah Otomatis Berbasis RTC Menggunakan Mikrokontroler. Jurnal Media Informatika Budidarma. DOI: https://doi.org/10.30865/mib.v4i2.1957
- Gazali Far-Far, et al. (2023). Pelatihan Cara Register dan Submit Artikel Pada OJS Bagi Mahasiswa Pendidikan Sejarah, FKIP-Unpatti. Jurnal Pengabdian Arumbai. DOI: https://doi.org/10.30598/arumbai.vol1.iss1.pp38-41
- Da Costa, R. A., & Somelok, G. (2024). Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan Cara Submit ke OJS Bagi Mahasiswa. Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian. DOI: https://doi.org/10.30598/gabagabavol4iss1pp18-24
- Portal SINTA (Kemdiktisaintek). https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- GARUDA – Portal Garba Rujukan Digital. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal. https://portal.issn.org/
- Google Scholar. https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















