Pendahuluan
Cara Mengatur Jadwal Penulisan Artikel Ilmiah sering menjadi hambatan bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana yang memiliki tuntutan akademik lain. Tanpa jadwal yang jelas, proses penulisan berlarut, revisi tertunda, dan peluang submit ke jurnal terindeks menipis.
Mengapa Jadwal Penulisan Penting? (Problem)
Banyak penulis akademik meremehkan manajemen waktu. Akibatnya:
- Draft tidak terselesaikan tepat waktu sehingga kehilangan waktu pre-submission review.
- Revisi menumpuk ketika deadline pengajuan beasiswa atau pengajuan kenaikan jabatan mendekat.
- Penggunaan sumber dan sitasi menjadi tidak konsisten (meningkatkan risiko temuan plagiarisme pada pengecekan Turnitin).
Pentingnya penjadwalan juga didukung oleh praktik metode penelitian; misalnya, di penelitian kualitatif waktu untuk pengumpulan data dan triangulasi harus direncanakan secara sistematis agar hasilnya dapat diinterpretasikan dengan baik (Zuchri Abdussamad, 2022).
Solusi Terstruktur: Prinsip Dasar Mengatur Jadwal
Sebelum ke contoh jadwal, pahami prinsip-prinsip berikut:
- Spesifik: Tetapkan sasaran kecil (mikrotugas), mis. selesai bagian “Metode” 2 hari.
- Terukur: Ukur progres per hari atau per minggu (kata, halaman, atau bagian jurnal).
- Terprioritas: Urutkan tugas menurut deadline jurnal atau kebutuhan akademik (mis. persyaratan BKD, Serdos).
- Fleksibel tetapi disiplin: Sisihkan buffer untuk revisi reviewer atau eksperimen yang perlu diulang.
- Gunakan teknik manajemen waktu: teknik Pomodoro, time-blocking, dan weekly review.
Langkah Praktis Mengatur Jadwal Penulisan Artikel Ilmiah (Step-by-step)
Gunakan checklist berikut untuk membuat jadwal operasional yang realistis:
- 1) Tetapkan target publikasi: tentukan jurnal sasaran (SINTA, Scopus, atau Index Copernicus) dan deadline internal.
- 2) Lakukan pre-submission review: evaluasi struktur artikel dengan checklist editorial jurnal target.
- 3) Pecah artikel jadi bagian: abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan, daftar pustaka.
- 4) Alokasikan durasi untuk tiap bagian: contoh—Metode (2–4 hari), Hasil (3–7 hari termasuk analisis statistik), Diskusi (4–6 hari), Revisi & Proofreading (3–5 hari).
- 5) Jadwalkan sesi pengumpulan data/analisis terpisah agar tidak mengganggu hari tulis.
- 6) Sisihkan hari untuk cek plagiarisme (Turnitin) dan pengecekan sitasi (Mendeley/EndNote).
- 7) Penjadwalan komunikasi dengan ko-penulis dan pembimbing: tetapkan window feedback 48–72 jam.
Contoh Alokasi Waktu untuk Artikel 6–8 halaman (4 minggu)
- Minggu 1: Perencanaan & Tinjauan Literatur (2 hari mencari sumber, 3 hari menulis tinjauan, 2 hari menyusun kerangka)
- Minggu 2: Metode & Pengumpulan Data (3 hari menulis metode, 4 hari pengumpulan data atau analisis awal)
- Minggu 3: Hasil & Diskusi (4 hari menulis hasil, 3 hari menulis diskusi dan hubungan ke literatur)
- Minggu 4: Abstract, Kesimpulan, Referensi & Pre-submission Review (3 hari revisi, 2 hari proofread, 2 hari finalisasi untuk submit)
Contoh Jadwal Mingguan: Template Praktis
Template jadwal ini cocok untuk penulis yang bekerja penuh waktu sebagai dosen atau peneliti dan hanya memiliki 10–12 jam/minggu untuk menulis.
- Senin (2 jam): Literature scanning & menambahkan referensi ke Mendeley.
- Selasa (2 jam): Menulis bagian pendahuluan atau tinjauan literatur.
- Rabu (2 jam): Menyusun metode / memeriksa ulang prosedur eksperimen.
- Kamis (2 jam): Analisis data / menulis hasil.
- Jumat (2 jam): Menulis diskusi atau menyelaraskan temuan dengan teori.
- Sabtu (optional, 2–3 jam): Proofreading, pengecekan sitasi, atau meeting dengan co-author.
Masalah Umum dan Solusi (Problem → Solution → Benefit)
1. Prokrastinasi dan Deadline Mendadak
Penyebab: Tidak memecah tugas, target terlalu besar.
Solusi: Terapkan micro-tasking (tugas 25–50 menit), gunakan teknik Pomodoro dan tetapkan mini-deadline mingguan.
Benefit: Progress terlihat, stres menurun, dan proses pre-submission review menjadi lebih efektif.
2. Koordinasi Ko-penulis Lambat
Penyebab: Tidak ada jadwal feedback terstandar.
Solusi: Buat kalender kolaboratif (Google Calendar/Asana) dengan batas waktu 48–72 jam untuk feedback tiap iterasi draft.
Benefit: Mengurangi penumpukan revisi dan mempercepat proses submit.
3. Kesalahan Sitasi & Format Jurnal
Penyebab: Tidak memeriksa template jurnal secara dini.
Solusi: Bacalah panduan author jurnal target pada tahap awal dan gunakan reference manager (Mendeley) serta cek template akhir sebelum submit.
Benefit: Mengurangi desk-reject karena format, memperbesar peluang diterima di jurnal terindeks sinta atau internasional.
Tools & Teknik yang Direkomendasikan
Pemilihan tools yang tepat mempercepat proses penulisan dan manajemen jadwal:
- Mendeley atau Zotero: manajemen referensi dan sitasi otomatis.
- Turnitin: pengecekan orisinalitas sebelum submit.
- Grammarly (untuk bahasa Inggris) & proofreading profesional untuk meningkatkan kualitas teks.
- Asana/Notion/Trello: manajemen tugas dan timeline proyek penelitian.
Gunakan juga pre-submission review oleh rekan sejawat atau jasa proofreading akademik untuk meminimalkan komentar editorial besar saat submit.
Strategi Khusus untuk Target Jurnal (Benefit)
Memilih target jurnal mempengaruhi jadwal: jurnal berproses cepat (Index Copernicus) cocok untuk peneliti pemula; jurnal Sinta 2–4 memerlukan perhatian pada kualitas metodologi dan kontribusi teoretis.
Catatan: SINTA saat ini (2026) dikelola oleh Kemdiktisaintek; pelajari peringkat dan kebijakan jurnal di Sinta untuk menentukan jadwal submit yang realistis.
Untuk menemukan metadata jurnal nasional, gunakan pula portal GARUDA: Garuda.
Cara Menyelaraskan Jadwal dengan Kebutuhan Akademik (BKD, Serdos, Tesis)
Bila target publikasi terkait persyaratan administratif (mis. BKD, Serdos, Tesis), tentukan milestone berbasis output yang diakui. Contoh:
- Bulan 1–2: Draft awal & pre-submission review (untuk syarat tugas akhir atau BKD)
- Bulan 3: Submit ke jurnal Sinta 5–6 atau Index Copernicus (untuk portofolio publikasi awal)
- Bulan 4–6: Revisi & finalisasi untuk jurnal Sinta 2–4 atau Sinta 1 (Scopus) bila target kenaikan jenjang akademik
Contoh Kasus: Menyelesaikan Artikel untuk Pengajuan Beasiswa
Seorang mahasiswa pascasarjana harus menyertakan artikel sebagai lampiran beasiswa dalam 3 bulan. Rencana yang efektif:
- Bulan 1: Fokus literatur dan metode (alokasi 40% waktu).
- Bulan 2: Pengumpulan data, analisis, dan penulisan hasil (50% waktu).
- Bulan 3: Diskusi, kesimpulan, proofread, cek Turnitin, dan submit ke jurnal terindeks Sinta 5–6 atau Index Copernicus sebagai portofolio.
Strategi ini menurunkan risiko penolakan mendadak dan memberi ruang untuk pre-submission review.
Peran Mahri Publisher dalam Mempercepat Proses
Mahri Publisher hadir sebagai partner publikasi bagi dosen, peneliti, dan akademisi. Layanan termasuk publikasi jurnal nasional & internasional, proofreading & paraphrasing academic, pendampingan submit jurnal, serta konsultasi strategi publikasi ilmiah. Bagi yang membutuhkan pendampingan terstruktur untuk menyusun jadwal, tim Mahri Publisher dapat membantu dengan data sukses dan strategi editorial yang berpengalaman.
Pelajari layanan kami lebih lanjut di halaman publikasi: Mahri Publisher – Publikasi. Siap untuk submit? Lengkapi order melalui form: Form Order Mahri Publisher.
Checklist Final Sebelum Submit
- Sesuai template jurnal target (format, jumlah kata, struktur).
- Proofreading final (bahasa & teknik): minimal 2 reviewer independen.
- Cek plagiarisme melalui Turnitin dan pastikan similarity index sesuai kebijakan jurnal.
- Validasi semua referensi pada Mendeley atau Zotero.
- Siapkan cover letter dan data pendukung (etalase data/appendix jika diperlukan).
Tips Tambahan untuk Konsistensi Jangka Panjang
- Bangun habit writing: tetapkan blok waktu tetap tiap hari atau tiap minggu.
- Gunakan jurnal club untuk mendapatkan umpan balik reguler.
- Catat metrik produktivitas: jumlah kata per sesi, waktu efektif menulis, dan jumlah revisi.
- Ikuti perkembangan kebijakan indeksasi jurnal—mis. pelacakan SINTA dan Scopus (impact factor quartile untuk jurnal internasional).
Kesimpulan dan CTA
Mengelola jadwal penulisan artikel ilmiah adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan distandarisasi. Dengan memecah tugas, menggunakan template jadwal, memanfaatkan tools akademik (Mendeley, Turnitin), serta melakukan pre-submission review, penulis dapat meningkatkan efisiensi dan peluang publikasi di jurnal terindeks sinta ataupun jurnal internasional.
Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher tersedia untuk membantu menyusun jadwal penulisan, review manuscript, dan strategi submit berdasarkan target jurnal Anda.






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















