Pendahuluan
Cara Membaca dan Menganalisis Report yang Dihasilkan iThenticate menjadi keterampilan penting bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana saat mempersiapkan naskah publikasi. Report iThenticate tidak sekadar angka (similarity index); memahami komponen, sumber kecocokan, dan strategi revisi akan mengurangi risiko penolakan dan masalah etika publikasi.
Panduan ini ditulis oleh tim berpengalaman di Mahri Publisher untuk membantu Anda membaca report iThenticate dengan metodis: dari interpretasi angka hingga tindakan korektif praktis, sekaligus memetakan langkah-langkah pra-submission review yang ideal.
Kenapa Memahami iThenticate Penting? (Problem)
Banyak penulis salah mengartikan hasil report iThenticate sebagai “plagiarisme otomatis”. Faktanya, iThenticate adalah alat pendeteksi kemiripan (similarity detection) yang menunjukkan potongan teks yang cocok dengan sumber lain. Kesalahan interpretasi dapat menyebabkan:
- Revisi berlebihan pada bagian metodologi yang bersifat standar.
- Kelalaian pada kasus self-plagiarism atau duplikasi manuskrip.
- Penolakan editorial meski masalah dapat diselesaikan dengan sitasi atau parafrase.
Apa yang Ditampilkan di Report iThenticate? (Overview)
Sebelum menganalisis, kenali elemen utama report iThenticate:
- Overall Similarity Index: Persentase keseluruhan teks yang mempunyai kecocokan.
- Match Breakdown: Daftar sumber yang cocok beserta persentase kontribusi mereka.
- Color-coded Highlights: Menandai bagian yang cocok pada dokumen.
- Filter Options: Bisa mengecualikan kutipan, bibliography, dan sumber kecil (small sources).
- Source Types: Menunjukkan apakah kecocokan berasal dari jurnal, web, repository institusi, atau dokumen mahasiswa.
Cara Membaca dan Menganalisis Report yang Dihasilkan iThenticate — Langkah demi Langkah (Solution)
1. Baca Overall Similarity Index secara kontekstual
Jangan langsung panik bila angka di atas 15%—banyak jurnal memiliki kebijakan berbeda. Beberapa jurnal menolak naskah dengan similarity index tinggi, sedangkan yang lain fokus pada jenis kecocokan (misalnya kecocokan di bagian Metode lebih dapat diterima daripada bagian Diskusi). Periksa panduan jurnal tujuan dan lakukan pre-submission review.
2. Aktifkan filter: kutipan, bibliografi, dan small sources
Gunakan filter untuk mendapatkan angka yang lebih realistis. Misalnya, jika laporan awal menunjukkan 28% tetapi setelah mengecualikan kutipan dan bibliografi turun menjadi 12%, fokus utama Anda adalah memeriksa teks yang tidak dikutip atau parafrase dengan buruk.
3. Analisis Match Breakdown per sumber
Perhatikan sumber-sumber terbesar yang menyumbang persentase match. Poin penting:
- Apakah sumbernya jurnal terindeks (contoh: jurnal yang terdaftar di SINTA atau di Google Scholar)?
- Apakah sumber tersebut merupakan karya Anda sendiri (self-plagiarism)?
- Adakah potongan yang berupa metodologi standar atau definisi yang umum digunakan?
4. Periksa konteks kalimat yang cocok
Jangan hanya melihat persentase—baca kalimat atau paragraf yang dicocokkan. Contoh situasi dan tindakan:
- Jika kecocokan berasal dari bagian Metode yang mendeskripsikan langkah prosedural umum: pertimbangkan untuk memparafrase dengan bahasa yang berbeda dan menambahkan referensi primer.
- Jika kecocokan ada pada Diskusi dan Ide Kunci: pastikan Anda memberi atribusi dan mengembangkan analisis original.
- Jika ada klaim yang identik tanpa sitasi: wajib melakukan revisi sitasi atau parafrase.
5. Kategorikan isu: minor vs mayor
Untuk efisiensi revisi, kelompokan temuan iThenticate menjadi:
- Minor — frasa umum, kutipan yang benar, style similarity. Solusi: parafrase ringan atau tanda kutip + sitasi.
- Mayor — teks substantif yang identik tanpa sitasi, duplikasi publikasi, atau bagian yang merepresentasikan ide/analisis orang lain. Solusi: revisi substansial, penambahan sitasi atau menghapus duplikat.
6. Tindakan korektif praktis (editing checklist)
- Parafrase kalimat yang identik—jaga makna ilmiah tetap akurat.
- Tambahkan kutipan primer untuk klaim, data, atau teori yang bukan milik Anda.
- Gunakan tanda kutip jika mengutip secara literal dan sertakan rujukan lengkap di daftar pustaka.
- Periksa self-plagiarism: jika Anda menggunakan teks dari artikel sebelumnya, nyatakan dengan jelas dan minta izin jika perlu.
- Re-run iThenticate setelah revisi untuk memastikan penurunan similarity dan bukti perubahan jika diminta editor.
Contoh Kasus & Solusi Praktis (Benefit)
Contoh A: Similarity Index 18% — mayor pada Metode
Analisis: 12% berasal dari dua artikel metode yang sama struktur eksperimennya. Ini umum di bidang teknik dan ilmu terapan.
Solusi: Parafrase deskripsi prosedur dengan fokus pada parameter unik penelitian Anda. Tambahkan diagram alur (flowchart) yang menggambarkan langkah instrumentasi—ini mengurangi teks yang identik dan memperjelas replikabilitas.
Contoh B: Similarity Index 35% — banyak kecocokan di Diskusi
Analisis: sebagian besar kecocokan berasal dari artikel review yang membahas teori. Risiko: dugaan plagiarisme intelektual.
Solusi: Tinjau setiap paragraf yang cocok; ubah struktur kalimat, tambahkan interpretasi atau data Anda sendiri, dan sertakan sitasi yang tepat pada teori yang Anda gunakan.
Contoh C: Similarity Index 22% — self-plagiarism 15%
Analisis: Anda menggunakan teks dari artikel konferensi sebelumnya.
Solusi: Transparansi adalah kunci. Nyatakan reuse of material pada cover letter atau dalam footnote sesuai kebijakan jurnal. Revisi teks yang berulang dan tambahkan pernyataan kontribusi baru untuk membedakan karya saat ini.
Tools dan Praktik yang Disarankan (Tools & Teknik)
Selain iThenticate, pengayaan proses meliputi:
- Pre-submission review oleh kolega atau layanan profesional (contoh: proofreading & paraphrasing academic).
- Manajemen referensi menggunakan Mendeley untuk memastikan sitasi konsisten.
- Pemeriksaan tata bahasa menggunakan Grammarly sebelum pengiriman akhir.
- Gunakan Turnitin untuk pengecekan internal jika institusi Anda menyediakan akses.
Standar dan Kebijakan Jurnal — Siapa Menentukan Batas Acceptable?
Setiap jurnal memiliki kebijakan sendiri mengenai batas similarity index dan definisi plagiarism. Sebagai contoh, jurnal yang terindeks nasional oleh SINTA (sekarang dikelola oleh Kemdiktisaintek per 2026) mungkin menilai kasus secara kontekstual; beberapa editor lebih memerhatikan originalitas kontribusi daripada angka keseluruhan. Pastikan Anda memeriksa pedoman jurnal tujuan — Anda dapat menemukan daftar jurnal terindeks di SINTA dan metadata jurnal di ISSN Portal. Untuk pencarian literatur dan verifikasi sumber, manfaatkan Google Scholar dan Garuda.
Checklist Pra-Submit: Pastikan Lolos Pemeriksaan Dasar
- Jalankan iThenticate dan simpan report versi sebelum dan sesudah revisi.
- Pastikan semua kutipan lengkap dan format sesuai gaya sitasi jurnal.
- Dokumentasikan perubahan signifikan sebagai lampiran jika diminta editor.
- Periksa kebijakan jurnal terkait self-plagiarism dan reuse.
- Lakukan pre-submission review (peer/mentor) untuk mengecek klaim orisinalitas.
Catatan Praktis untuk Peneliti Indonesia
Dalam konteks riset di Indonesia, contoh penelitian terapan—misalnya riset nanomaterial berbasis sumber daya lokal—memerlukan pengungkapan metode dan karakterisasi yang rinci (SEM, TEM, XRD) sebagaimana dilaporkan dalam literatur terbaru (lihat referensi penelitian nanomaterial, 2025). Menyalin deskripsi prosedur standar tanpa parafrase atau rujukan dapat menaikkan similarity index meski tujuan ilmiahnya valid. Selain itu, topik-topik interdisipliner sering memanfaatkan kerangka teoretis yang sama; menegaskan kontribusi orisinal Anda (misalnya perbaikan metodologi, data baru, atau interpretasi berbeda) membantu editor menilai nilai tambah manuskrip.
Mengapa Mahri Publisher?
Mahri Publisher hadir sebagai mitra pendamping publikasi—dengan layanan seperti proofreading & paraphrasing academic, pre-submission review, dan pendampingan submit jurnal. Tim kami membantu menafsirkan report iThenticate dan menyusun strategi revisi yang sesuai kebijakan jurnal (mis. jurnal terindeks SINTA atau target internasional dengan impact factor quartile tertentu). Tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman kami, namun hasil tetap bergantung pada kualitas naskah dan kebijakan editorial.
Jika Anda ingin mempercepat proses publikasi, pelajari paket layanan kami atau mulai proses dengan mengunjungi halaman publikasi Mahri Publisher: https://mahripublisher.com/publikasi/. Untuk langsung memesan layanan pendampingan, gunakan form order: https://mahripublisher.com/order.
Kesimpulan (Benefit & CTA)
Membaca dan menganalisis report iThenticate membutuhkan pendekatan kritis: pahami konteks similarity index, telusuri sumber match, bedakan antara teks standar dan kesamaan substantif, lalu lakukan revisi strategis. Langkah-langkah sistematis ini mengurangi risiko penolakan dan memperkuat integritas akademik manuskrip Anda.
Butuh percepatan publikasi atau panduan revisi personal? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher tersedia untuk membantu Anda menginterpretasi report iThenticate dan menyiapkan naskah yang siap submit.
References
- Aisyah Humairah ZM (2025). Pengembangan dan Aplikasi Nanomaterial yang Dihasilkan di Indonesia untuk Teknologi Berkelanjutan. JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan. https://doi.org/10.30631/jssit.v3i2.109
- Rini Kurnia Tambunan & Alya Meysa Dianti (2025). Menganalisis Kesulitan dalam Menghafal, Operasi Hitung, dan Minat Membaca. Karimah Tauhid. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.18805
- SINTA (Kemdiktisaintek). https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda (Kemdiktisaintek). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal. https://portal.issn.org/
- Google Scholar. https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















