Pendahuluan
Sebagai penulis akademik, memahami Cara Melakukan Withdraw/Retract Submission di Jurnal Internasional penting untuk menghindari implikasi etis dan administratif yang merugikan karier penelitian Anda. Banyak peneliti menghadapi situasi di mana penarikan naskah diperlukan—mulai dari duplikasi pengiriman, kesalahan data, hingga kebutuhan untuk mempublikasikan di jurnal dengan cakupan yang lebih sesuai. Artikel ini memberi panduan langkah demi langkah, contoh surat resmi, dan checklist agar proses penarikan berjalan profesional dan sesuai standar internasional.
Mengapa Withdraw atau Retract Bisa Diperlukan? (Problem)
Sebelum membahas prosedur, pahami konteks umum yang menyebabkan penarikan naskah:
- Duplikasi submission ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan (double submission).
- Kesalahan metodologis atau data yang signifikan ditemukan setelah submit.
- Isu etika seperti plagiarisme, konflik kepentingan, atau persoalan persetujuan etis.
- Penarikan karena penulis ingin mengirim ke jurnal yang lebih tepat atau dengan cakupan khusus.
- Naskah diterima tapi ada kesalahan substantif yang memerlukan penarikan sebelum publikasi.
Perbedaan Withdraw, Retract, dan Reject (Definisi Singkat)
- Withdraw/Withdrawal: Penulis menarik naskah dari proses review sebelum publikasi atau saat masih dalam proses editorial.
- Retraction: Biasanya terjadi setelah publikasi karena kesalahan serius atau pelanggaran etika; jurnal menerbitkan notice retraction.
- Reject: Keputusan editorial untuk menolak naskah; bukan tindakan aktif dari penulis.
Langkah Praktis: Cara Melakukan Withdraw/Retract Submission di Jurnal Internasional (Solution)
Berikut tahapan praktis yang dapat diikuti penulis saat memutuskan menarik submission mereka.
1. Baca Kebijakan Jurnal Terlebih Dahulu
- Cari halaman author guidelines atau editorial policies di situs jurnal dan sistem manajemen (mis. ScholarOne, Editorial Manager).
- Catat apakah jurnal memiliki proses formal untuk withdraw dan format yang diinginkan—beberapa jurnal meminta form khusus atau persetujuan semua co-author.
2. Konsultasikan dengan Semua Co-Author
Semua co-author harus disetujui untuk penarikan. Dokumentasikan persetujuan (email, file) untuk menghindari sengketa kemudian.
3. Hubungi Editor Segera dan Profesional
Kirim email resmi kepada editor yang menangani naskah. Gunakan subjek yang jelas, sertakan nomor manuskrip (jika ada), judul lengkap, dan alasan singkat. Lampirkan bukti persetujuan co-author bila diminta.
4. Gunakan Sistem Submission Jika Diperlukan
Beberapa jurnal mengharuskan permintaan withdraw diajukan lewat platform submission. Login, pilih manuskrip, dan gunakan fitur withdraw atau kontak editorial.
5. Simpan Semua Komunikasi
Simpan salinan email, screenshot sistem, dan konfirmasi editor. Bukti ini penting jika muncul pertanyaan administratif di kemudian hari.
6. Tindak Lanjut hingga Ada Konfirmasi Resmi
Tunggu konfirmasi tertulis dari editor atau editorial office. Jika tidak mendapat balasan dalam 7-14 hari, tindak lanjuti dengan sopan.
Contoh Template Email Withdraw (Bilingual)
Contoh Bahasa Indonesia
Subjek: Permohonan Withdraw Manuskrip [Judul Manuskrip] — [Nomor Manuskrip jika ada]
Yth. Editor [Nama Jurnal],
Saya, atas nama semua penulis, bermaksud mengajukan permohonan withdraw untuk manuskrip kami berjudul “[Judul Manuskrip]” yang saat ini terdaftar dengan nomor [xxxxxx]. Alasan penarikan: [sebutkan alasan singkat, mis. duplikasi submit / kesalahan data yang ditemukan]. Semua co-author telah menyetujui permintaan ini dan dapat mengonfirmasi bila diperlukan.
Kami mohon konfirmasi tertulis apabila proses withdraw telah selesai. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
Hormat kami,
[Nama Corresponding Author]
[Afiliasi]
[Email]
Contoh Bahasa Inggris
Subject: Request to Withdraw Manuscript [Manuscript Title] — [Manuscript ID]
Dear Editor,
On behalf of all authors, I would like to request withdrawal of our manuscript titled “[Manuscript Title]” (Manuscript ID: [xxxxxx]). The reason for withdrawal is [brief reason]. All co-authors have given their consent for this request.
Please confirm once the withdrawal has been processed. Thank you for your assistance.
Sincerely,
[Corresponding Author Name]
[Affiliation]
[Email]
Risiko dan Dampak (Problem → Impact)
- Jika tidak dilakukan sesuai prosedur, ada risiko larangan submit ulang atau pemberitahuan ke institusi afiliasi.
- Withdraw setelah naskah diterima (close to publication) dapat merusak reputasi jika tidak disertai alasan sah dan transparan.
- Penarikan yang terkait pelanggaran etika dapat memicu investigasi institusi dan notice retraction jika sudah terbit.
Strategi Mengurangi Risiko Saat Akan Menarik Naskah (Solution)
- Lakukan pre-submission review internal (peer review informal) sebelum submit untuk menekan kemungkinan withdraw karena kesalahan teknis.
- Pakai alat pemeriksa seperti Turnitin untuk cek kemiripan dan Mendeley untuk manajemen sitasi sebelum submit.
- Dokumentasikan versi naskah dan tanggal submit untuk bukti kronologi.
- Jika tergoda mengirim ke jurnal lain, segera withdraw secara resmi sebelum submit ulang untuk menghindari double submission.
Contoh Kasus Nyata dan Rekomendasi
Kasus 1: Duplikasi Submission — Penulis A mengirim ke dua jurnal akibat deadline. Saat salah satu jurnal siap untuk review, penulis memutuskan menarik naskah dari jurnal kedua. Rekomendasi: minta maaf singkat, jelaskan alasan, sertakan bukti persetujuan co-author, dan pastikan tidak terjadi lagi.
Kasus 2: Kesalahan Data Terungkap — Setelah review, penulis menemukan kesalahan pada dataset. Rekomendasi: withdraw, perbaiki data, lakukan re-analisis, dan submit kembali dengan transparansi proses perbaikan.
Etika & Pedoman Internasional
Ketika melakukan penarikan atau retraction, patuhi pedoman etika internasional (mis. COPE guidelines). Jurnal bereputasi biasanya mengikuti standar ini; oleh karena itu, komunikasi yang jujur dan bukti persetujuan co-author akan memperkecil konsekuensi negatif.
Checklist Praktis Sebelum Mengajukan Withdraw (Quick Checklist)
- [ ] Baca kebijakan jurnal tentang withdraw/retraction
- [ ] Diskusi dan persetujuan semua co-author (dokumentasikan)
- [ ] Siapkan alasan ringkas dan bukti pendukung
- [ ] Gunakan sistem submission atau kirim email resmi ke editor
- [ ] Simpan bukti komunikasi dan konfirmasi editor
- [ ] Hindari submit ulang ke jurnal lain sampai withdraw dikonfirmasi
Rekomendasi Tools dan Sumber Terpercaya
Untuk proses yang rapi dan profesional, gunakan tools akademik: Turnitin untuk cek plagiarisme, Mendeley untuk manajemen sitasi, dan Grammarly untuk kualitas bahasa. Untuk mengecek status jurnal dan indeks, periksa database resmi seperti SINTA (Kemdiktisaintek), Garuda, ISSN, dan Google Scholar.
Catatan Khusus: Withdraw Setelah Diterima vs Retraction Setelah Terbit
Withdraw sebelum publikasi biasanya dapat diselesaikan secara administratif. Namun, apabila naskah sudah dipublikasikan, proses retraction melibatkan editorial notice dan kemungkinan investigasi. Selalu komunikasikan dengan editor dan, bila perlu, dengan kantor riset di institusi Anda.
Bagaimana Mahri Publisher Dapat Membantu (Benefit)
Mahri Publisher memahami kompleksitas proses publikasi internasional dan dapat memberikan pendampingan mulai dari pre-submission review, proofreading, hingga strategi komunikasi saat ingin melakukan withdraw. Jika Anda memerlukan bantuan untuk mempercepat proses publikasi atau membutuhkan penilaian manuskrip sebelum submit, kunjungi halaman layanan kami di Mahri Publisher – Publikasi atau langsung ajukan permintaan lewat formulir order kami di Form Order. Tim kami menawarkan evaluasi risiko dan template komunikasi yang sesuai standar jurnal bereputasi.
FAQ Singkat
Apakah withdraw akan merusak reputasi saya?
Jika dilakukan transparan dan mengikuti kebijakan jurnal, withdraw yang sah biasanya tidak merusak reputasi. Namun, penarikan yang disertai pelanggaran etika tentu berdampak serius.
Berapa lama proses withdraw biasanya diproses?
Waktu konfirmasi bervariasi: 1–14 hari kerja tergantung editorial office. Simpan bukti komunikasi dan tindak lanjuti bila perlu.
Bolehkah saya submit ulang ke jurnal lain segera setelah withdraw?
Hindari submit ulang sampai Anda menerima konfirmasi withdraw. Pastikan alasan penarikan dijelaskan bila diminta oleh jurnal baru.
Kesimpulan
Melakukan penarikan naskah adalah keputusan penting yang harus dilandasi alasan sah, persetujuan co-author, dan komunikasi profesional kepada editor. Dengan mengikuti Cara Melakukan Withdraw/Retract Submission di Jurnal Internasional yang tepat—membaca kebijakan jurnal, mencatat semua komunikasi, dan memanfaatkan checklist—Anda dapat meminimalkan dampak negatif dan menjaga integritas akademik. Jika butuh panduan personal untuk evaluasi manuskrip, strategi submit, atau komunikasi withdraw yang tepat, konsultasikan gratis dengan tim Mahri Publisher melalui layanan publikasi atau mulai proses melalui form order. Tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman pendampingan kami, tanpa klaim berlebihan.






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















