Pendahuluan
Menulis Artikel Ilmiah Kesehatan Masyarakat tentang Faktor Risiko Penyakit sering kali menjadi tantangan bagi dosen dan mahasiswa pascasarjana: dari merumuskan hipotesis hingga memastikan metode valid dan dapat dipublikasikan. Artikel ini memberikan panduan praktis—dengan contoh kasus dan langkah nyata—untuk meningkatkan kualitas naskah dan peluang publikasi di jurnal terindeks.
Mengapa Menulis Artikel Ilmiah Kesehatan Masyarakat tentang Faktor Risiko Penyakit Penting?
Identifikasi faktor risiko penyakit adalah fondasi kebijakan pencegahan dan intervensi kesehatan masyarakat. Penyakit kardiovaskular, misalnya, masih menjadi penyebab utama angka kematian dan menimbulkan beban sistem kesehatan nasional; tinjauan literatur menunjukkan faktor risiko yang konsisten seperti merokok, pola makan tidak sehat, hipertensi, diabetes, dan dislipidemia (Handayani, 2025). Studi lingkungan dan perilaku seperti penelitian skabies di komunitas juga menegaskan pentingnya variabel sosial dan sanitasi sebagai determinan kesehatan (Purwanto & Hastuti, 2020).
Problem → Solusi → Benefit: Kerangka Pikir Penelitian Faktor Risiko
Problem (Masalah yang Umum Dihadapi)
- Ketidakjelasan definisi variabel eksposur dan outcome.
- Desain studi yang tidak sesuai untuk inferensi kausal (mis. cross-sectional tapi klaim kausalitas).
- Analisis tidak mengontrol confounder atau effect modifier.
- Pelaporan metode yang gagal mereplikasi (reproducibility issues).
Solusi (Pendekatan Praktis)
- Rancang pertanyaan penelitian yang spesifik (PICO/PEO), pilih desain yang tepat: case-control untuk penyakit relatif jarang, cohort untuk hubungan waktu, RCT bila memungkinkan.
- Jelaskan operasional definisi variabel (alat ukur, cut-off, validitas/reliabilitas).
- Lakukan analisis bivariat dan multivariat, laporkan ukuran asosiasi (OR, RR, HR) dan interval kepercayaan.
- Sertakan diagram alur alur penelitian dan flowchart prosedur pengambilan sampel (rekomendasi metodologi: Eravianti, 2021).
Benefit (Manfaat Akademik dan Program)
Hasil yang robust dapat digunakan untuk rekomendasi program kesehatan masyarakat, alokasi sumber daya, dan menjadi dasar publikasi di jurnal bereputasi—mendukung kenaikan jenjang akademik atau persyaratan lulusan.
Komponen Utama dalam Artikel Faktor Risiko
Sebuah artikel ilmiah yang baik harus memuat: latar belakang yang merelevansi masalah kesehatan, tujuan yang terukur, metode yang replikabel, hasil yang transparan, dan diskusi yang kontekstual. Beberapa aspek teknis yang wajib diperhatikan:
- Desain penelitian: cross-sectional, case-control, cohort, atau trial; pilih sesuai tujuan inferensi.
- Pengukuran eksposur dan outcome: gunakan instrumen terstandar, jelaskan validasi.
- Sampel dan power: hitung ukuran sampel sesuai efek yang diharapkan untuk menghindari kesalahan tipe II.
- Analisis: teknik multivariat (logistic regression, Cox regression), uji asumsi, analisis sensitivitas.
- Etika penelitian: izin komite etik, informed consent, perlindungan data subjek.
Panduan metodologi yang sistematis dapat ditemukan pada literatur metodologi penelitian kesehatan (Eravianti, 2021).
Langkah-langkah Praktis: Checklist Menyusun Artikel Ilmiah Faktor Risiko
Gunakan checklist ini sebagai panduan kerja lapangan hingga manuskrip siap submit:
- 1) Rumuskan pertanyaan penelitian dan hipotesis secara spesifik.
- 2) Pilih desain studi yang tepat (case-control untuk scabies sering dipilih; contoh: Purwanto & Hastuti, 2020).
- 3) Lakukan kajian pustaka sistematis singkat untuk memetakan variabel potensial.
- 4) Hitung ukuran sampel dan rencanakan sampling frame.
- 5) Siapkan instrumen (kuesioner/alat klinis) dan lakukan pre-test.
- 6) Ajukan etika penelitian dan dokumentasikan persetujuan.
- 7) Kumpulkan data dengan protokol standar dan SOP tertulis.
- 8) Analisis: lakukan cleaning data → analisis deskriptif → bivariat → multivariat → sensitivity checks.
- 9) Tulis manuskrip mengikuti template jurnal target (struktur IMRAD) dan lakukan pre-submission review internal.
- 10) Periksa plagiarisme (Turnitin), referensi (Mendeley), dan bahasa (Grammarly atau proofreading profesional).
Analisis Statistik yang Relevan untuk Studi Faktor Risiko
Pemilihan teknik statistik bergantung pada desain dan jenis data:
- Odds Ratio (OR): umum pada studi case-control.
- Relative Risk (RR): sering digunakan pada cohort prospektif.
- Hazard Ratio (HR): untuk analisis waktu-ke-peristiwa (survival analysis).
- Multivariable Logistic Regression: untuk mengontrol confounder dan memeriksa interaksi.
- Analisis Strata / Effect Modification: identifikasi sub-populasi dengan risiko berbeda.
Laporkan p-value bersama interval kepercayaan 95% dan lakukan uji asumsi model. Sertakan tabel ringkasan koefisien, ukuran efek, dan model fit (mis. Hosmer-Lemeshow untuk logistic regression).
Etika, Validitas, dan Reproducibility
Kualitas ilmiah tidak hanya soal hasil signifikan—tetapi juga reproducibility dan etika penelitian. Terapkan prinsip COPE (Committee on Publication Ethics) dan simpan data anonymized untuk verifikasi. Gunakan ISSN dan pengecekan referensi melalui portal resmi bila perlu: ISSN Portal. Untuk daftar jurnal nasional dan peringkatnya, kunjungi SINTA yang saat ini dikelola Kemdiktisaintek: sinta.kemdiktisaintek.go.id. Hasil publikasi yang terdokumentasi juga dapat diindeks di layanan seperti Garuda: garuda.kemdiktisaintek.go.id, dan didukung visibilitas via Google Scholar: Google Scholar.
Kesalahan Umum Saat Menulis dan Cara Mengatasinya
Berikut masalah sering ditemui dan solusinya:
- Metode tidak replikabel: sertakan alat ukur, rentang waktu, dan SOP. Solusi: lampirkan supplementary material.
- Kurangnya kontrol confounding: gunakan multivariable modelling; laporkan covariate selection strategy (backward/forward/stepwise atau berbasis teori).
- Overclaim hasil: hindari klaim kausal tanpa desain longitudinal; gunakan bahasa yang sesuai (associations vs causation).
- Referensi tidak mutakhir: update literatur hingga 2–3 tahun terakhir (termasuk data 2024–2026 bila relevan).
Strategi Memilih Jurnal: Kelayakan & Biaya
Pilih jurnal berdasarkan scope, audience, dan indeksasi. Pertimbangkan:
- Impact factor / quartile (untuk jurnal internasional) atau peringkat SINTA (untuk jurnal nasional).
- Waktu review dan kebijakan open access.
- Biaya publikasi jurnal (article processing charges/APC) dan apakah institusi atau hibah menanggungnya.
Jika target Anda jurnal terindeks SINTA atau internasional, lakukan pre-submission review untuk menyesuaikan template dan gaya referensi (pre-submission review membantu mengurangi revisi besar). Untuk peneliti yang membutuhkan pendampingan strategi publikasi, Mahri Publisher menyediakan layanan pendampingan publikasi dan proofreading; informasi layanan dapat dilihat di halaman publikasi Mahri Publisher dan formulir pemesanan tersedia di form order. Mahri Publisher berfokus pada meningkatkan tingkat keberhasilan publikasi berdasarkan data pengalaman tim.
Contoh Kasus Singkat: Dari Data ke Manuskrip
Contoh 1 — Skabies (study design: case-control): Purwanto & Hastuti (2020) menemukan beberapa faktor risiko signifikan seperti tingkat pendidikan, kondisi lingkungan fisik, dan sanitasi. Peneliti yang menulis studi serupa harus menjelaskan definisi kasus, kriteria inklusi/eksklusi, dan teknik matching jika digunakan. (DOI tersedia pada referensi).
Contoh 2 — Penyakit Kardiovaskular (review): Handayani (2025) merangkum faktor risiko penting sehingga penelitian primer dapat memilih variabel eksposur prioritas (rokok, obesitas, hipertensi, diabetes, konsumsi alkohol, status sosioekonomi). Hasil review ini berguna untuk merancang model multivariat dan justifikasi variabel kontrol.
Checklist Final sebelum Submit
- Sudah ada pre-submission review internal (bahasa & metodologi).
- Semua tabel/figures mengikuti template jurnal target.
- Turnitin check: skor dijelaskan dan bila perlu perbaikan sitasi.
- Semua data dasar (table baseline) dan analisis utama tersedia dalam manuskrip atau supplementary.
- Dokumen pendukung: LoA institusi, izin etik, informed consent form (jika relevan).
Penutup dan Call to Action
Menyusun Artikel Ilmiah Kesehatan Masyarakat tentang Faktor Risiko Penyakit memerlukan kombinasi rancangan yang tepat, analisis yang matang, dan kepatuhan etika. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, peneliti dapat meningkatkan kualitas manuskrip dan peluang diterima di jurnal terindeks SINTA atau internasional. Butuh percepatan publikasi atau pre-submission review yang sistematis? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher untuk strategi publikasi, proofreading, dan pendampingan submit tersedia—kunjungi halaman publikasi kami atau isi form order untuk memulai.
Referensi
- Eravianti, E. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. https://doi.org/10.31219/osf.io/cmv89.
- Purwanto, H., & Hastuti, R. P. (2020). Faktor Risiko Penyakit Skabies di Masyarakat. https://doi.org/10.26630/jk.v11i1.1628.
- Handayani, W. (2025). Faktor-faktor Risiko Penyakit Kardiovaskular: Artikel Review. https://doi.org/10.56586/pipk.v4i3.465.
- Yunus, N. R., & Rezki, A. (2020). Kebijakan Pemberlakuan Lock Down Sebagai Antisipasi Penyebaran Corona Virus Covid-19. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i3.15083.
- SINTA (Kemdiktisaintek). https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda Ristek. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal. https://portal.issn.org/
- Google Scholar. https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















