Pendahuluan
Memilih jurnal yang tepat adalah langkah krusial bagi peneliti lintas disiplin. Tips memilih jurnal untuk penelitian interdisipliner membantu dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana memastikan karya mereka ditemukan, dipahami, dan diakui oleh audiens yang relevan. Artikel ini menyajikan panduan praktis, checklist, dan contoh nyata agar artikel interdisipliner Anda memiliki peluang lebih besar untuk terindeks dan bereputasi.
Mengapa Pemilihan Jurnal Penting untuk Riset Interdisipliner?
Penelitian interdisipliner sering menggabungkan teori, metode, dan terminologi dari dua atau lebih bidang. Jika jurnal yang dipilih tidak memahami konteks tersebut, artikel berisiko ditolak karena dianggap tidak sesuai scope atau sulit dinilai oleh reviewer. Kesalahan pemilihan jurnal berdampak pada waktu publikasi dan reputasi akademik Anda.
Problem: Kesalahan Umum yang Sering Terjadi
- Memilih jurnal berdasarkan nama besar saja tanpa mempertimbangkan scope spesifik.
- Mengabaikan editorial board yang tidak mencakup reviewer multi-disiplin.
- Tidak memeriksa kebijakan etika, data sharing, atau format khusus untuk studi kualitatif/kuantitatif campuran.
- Overlook indexing dan target pembaca—mis. memilih jurnal Sinta tanpa menilai apakah audiensnya lintas disiplin.
Solusi & Benefit
Dengan menerapkan langkah-langkah selektif (pre-submission review, analisis scope, dan audit editorial), Anda meningkatkan kemungkinan penerimaan dan dampak sitasi. Selain itu, memilih jurnal yang tepat membantu pengakuan interdisipliner di forum nasional maupun internasional.
Checklist Praktis: Langkah Sistematis Memilih Jurnal
Gunakan checklist ini sebagai panduan cepat sebelum submit:
- 1. Tentukan Tujuan Publikasi: Untuk syarat akademik (S1/S2/S3), kepangkatan, atau visibilitas internasional? Tujuan memengaruhi pilihan antara jurnal Sinta, index internasional, atau jurnal bereputasi seperti Scopus.
- 2. Analisis Scope Jurnal: Baca aim & scope jurnal, artikel terbitan terakhir, dan pastikan ada publikasi yang menggabungkan disiplin serupa.
- 3. Periksa Editorial Board: Apakah anggota editorial berasal dari berbagai bidang yang relevan? Ini penting untuk studi interdisipliner.
- 4. Cek Indexing & Peringkat: Gunakan SINTA (sinta.kemdiktisaintek.go.id), Garuda (garuda.kemdiktisaintek.go.id), ISSN (portal.issn.org), dan Google Scholar (scholar.google.com) untuk verifikasi.
- 5. Nilai Kebijakan Open Access & Biaya: Periksa biaya publikasi (APC) dan apakah sumber daya institusi Anda mendukung biaya tersebut. Pertimbangkan juga model akses terbuka bila Anda menargetkan dampak lebih luas.
- 6. Metode & Format: Pastikan metodologi interdisipliner Anda (mis. campuran kualitatif-kuantitatif, studi sosio-legal) diterima dan format manuskrip sesuai dengan pedoman jurnal.
- 7. Pre-Submission Review: Lakukan pre-submission review internal atau dengan layanan profesional yang memahami konteks interdisipliner, seperti proofreading, cek plagiarisme (Turnitin) dan referensi (Mendeley).
Memilih Jurnal Berdasarkan Tipe Penelitian Interdisipliner
Setiap kombinasi disiplin memiliki karakter unik. Berikut contoh pendekatan untuk beberapa jenis penelitian interdisipliner:
1. Sosio-Legal dan Hukum Interdisipliner
Riset sosio-legal menuntut jurnal yang menghargai integrasi perspektif hukum dan sosial. Reza Banakar menekankan pentingnya desain penelitian sosio-legal yang menggabungkan kerangka teori dan metode empiris—pilih jurnal yang memiliki track record publikasi sosio-legal atau editorial board yang memahami metode kualitatif dan kuantitatif (https://doi.org/10.22437/ujh.5.1.231-255).
2. STEM + Pendidikan (Contoh: KIT STEM untuk Pembelajaran)
Studi tentang desain prototipe KIT untuk pembelajaran sains (misalnya proyek STEM pada listrik dinamis) idealnya dimuat di jurnal pendidikan sains dan teknologi yang menerima laporan pengembangan dan validasi instrumen. Lihat contoh penelitian yang memvalidasi prototype dan uji kelayakan sebagai patokan format hasil dan lampiran data (https://doi.org/10.24014/jnsi.v4i1.11446).
3. Teknologi Pendidikan pada Layanan Anak (Contoh PAUD)
Penelitian mengenai peran teknologi pada pembelajaran PAUD memerlukan jurnal yang menerima kajian implementasi teknologi, evaluasi pembelajaran, serta tantangan infrastruktur—pilih jurnal dengan fokus pendidikan anak, teknologi, atau studi interdisipliner pendidikan (https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.810).
Filter Teknis: Hal yang Harus Diperiksa Sebelum Submit
Sebagai peneliti, Anda harus memeriksa aspek teknis berikut dalam urutan prioritas:
- Scope & Aim — Cocokkan topik, kata kunci, dan audience.
- Jenis Artikel — Original research, review, case study; pastikan jenis artikel sesuai.
- Format & Template — Panjang naskah, gaya sitasi, requirement tabel dan gambar.
- Peer-review Model — Single-blind, double-blind, atau open peer review; pilih model yang memberi keadilan pada penelitian interdisipliner.
- Editorial Turnaround Time — Jika Anda butuh publikasi cepat untuk kepentingan akademik, cek rata-rata waktu review dan LoA.
- Indexing & Quartile — Untuk jurnal internasional, periksa impact factor quartile dan indeksasi di Scopus/Web of Science bila relevan.
Strategi Mengatasi Tantangan Reviewer dan Editor
Di tahap review, penjelasan yang jelas tentang kontribusi interdisipliner sangat penting. Terapkan strategi ini:
- Bingkai Kontribusi: Jelaskan bagaimana gabungan disiplin menyelesaikan masalah yang tidak dapat dipecahkan oleh satu disiplin saja.
- Bahasa Universal: Hindari jargon berlebihan dari masing-masing disiplin; gunakan istilah yang dapat dipahami reviewer lintas bidang.
- Pre-submission Review: Kirim abstrak atau preprint kepada calon editor untuk meminta komentar awal (pre-submission inquiry).
- Tambahkan Lampiran Metodologi: Sertakan diagram alur, instrumen, dan data tambahan untuk meningkatkan replikabilitas.
Memahami Aspek Etika dan Pelaporan Data
Penelitian interdisipliner sering menggunakan data sensitif atau metode campuran; karena itu:
- Patuh pada pedoman etika internasional (misalnya COPE) dan kebijakan jurnal tentang duplicate publication. Cek juga kebijakan data sharing dan informed consent.
- Gunakan alat pemeriksaan plagiarisme seperti Turnitin sebelum submit.
- Sertakan pernyataan kontribusi penulis (CRediT) bila diminta, dan jelaskan peran dari setiap kolaborator lintas disiplin.
Mempertimbangkan Biaya dan Model Akses
Biaya publikasi (APC) sering menjadi pertimbangan penting. Beberapa langkah praktis:
- Bandingkan biaya antar jurnal yang relevan dan cek apakah institusi Anda menyediakan dana publikasi.
- Pertimbangkan jurnal Sinta atau index internasional tergantung kebutuhan: jurnal terindeks Sinta sering lebih cocok untuk kebutuhan nasional; jurnal bereputasi internasional (Scopus) ideal untuk visibilitas global.
- Gunakan layanan pendampingan untuk optimasi naskah termasuk proofreading dan penyesuaian template — contohnya paket publikasi Mahri Publisher yang menawarkan proofreading, cek plagiarisme, dan pendampingan submit (lihat Layanan Publikasi Mahri Publisher).
Contoh Alur Keputusan: Pilih Jurnal untuk Studi Sosio-Technical
Misalkan penelitian Anda menggabungkan kajian kebijakan dan teknologi (sosio-technical). Alur keputusan singkat:
- Identifikasi tiga jurnal yang mempublikasikan artikel dengan kombinasi serupa.
- Periksa editorial board untuk keberagaman disiplin.
- Bandingkan waktu rata-rata review, biaya, dan indexing.
- Lakukan pre-submission inquiry kepada editor terpilih.
- Jika mendapatkan respons positif, lakukan pre-submission review internal.
Tools & Sumber yang Direkomendasikan
Manfaatkan alat akademik untuk meningkatkan kualitas manuskrip dan manajemen referensi:
- Mendeley untuk manajemen referensi dan sitasi.
- Turnitin untuk cek orisinalitas manuskrip.
- Grammarly untuk kualitas bahasa (terutama manuskrip yang ditargetkan jurnal internasional).
- SINTA & Garuda untuk verifikasi jurnal nasional: SINTA (Kemdiktisaintek), Garuda.
Checklist Pra-Submit (Ringkasan)
- Scope cocok dengan jurnal? ✔
- Editorial board dan reviewer lintas disiplin? ✔
- Format & template sesuai? ✔
- Ethics statement & data availability lengkap? ✔
- Pre-submission review dilakukan? ✔
- Biaya publikasi & model akses jelas? ✔
Studi Kasus Singkat: Dari Draft ke LoA
Sebuah tim peneliti pendidikan dan teknik mengembangkan prototype KIT STEM untuk pembelajaran listrik dinamis (contoh serupa Zulirfan et al., 2021). Mereka memilih jurnal pendidikan teknologi dengan editorial board yang memiliki ahli teknik dan pedagogi. Langkah yang membantu mereka diterima termasuk: lampiran prototipe, validasi ahli, dan data uji kelayakan—hasilnya mempercepat proses review karena editor menemukan kecocokan metodologis dan tujuan yang jelas (https://doi.org/10.24014/jnsi.v4i1.11446).
Kesimpulan
Memilih jurnal untuk penelitian interdisipliner membutuhkan pendekatan sistematis: analisis scope, pemeriksaan editorial board, verifikasi indexing (SINTA/Garuda/ISSN), pengelolaan etika, dan pre-submission review. Langkah-langkah ini tidak hanya mengurangi risiko penolakan, tetapi juga meningkatkan visibilitas dan dampak ilmiah riset Anda. Untuk percepatan dan pendampingan publikasi—dari proofreading hingga submit—tim Mahri Publisher menyediakan layanan yang mendukung proses tersebut dengan tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman kami. Pelajari layanan kami di mahripublisher.com/publikasi/ atau langsung ajukan permintaan pendampingan melalui form order. Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher.
References
- Nur Qomariah Zulfa et al., “Konten Kreatif Youtube Sebagai Sumber Penghasilan Ditinjau dari Etika Bisnis Islam” (2021). https://doi.org/10.24269/mjse.v1i2.4593
- Zulirfan Zulirfan et al., “Desain dan Konstruksi Prototype KIT Proyek STEM…” (2021). https://doi.org/10.24014/jnsi.v4i1.11446
- Dian Wahyu Putri Bintang et al., “Analisis Penggunaan Teknologi pada Proses Pembelajaran di PAUD” (2024). https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.810
- Fachrizal Afandi, “Penelitian Hukum Interdisipliner Reza Banakar: Urgensi dan Desain Penelitian Sosio-legal” (2022). https://doi.org/10.22437/ujh.5.1.231-255
- SINTA (Kemdiktisaintek). https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda (Kemdiktisaintek). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal. https://portal.issn.org/
- Google Scholar. https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















