Pendahuluan
Konversi bagian kajian pustaka tesis menjadi artikel review membutuhkan pendekatan yang berbeda: ringkas, kritis, dan berorientasi pada kontribusi ilmiah. Tips Menulis Literature Review dari Tesis menjadi Artikel Review akan membantu dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana mengatasi pain point umum seperti panjang naskah, redundansi, dan kesulitan memilih jurnal yang tepat.
Mengapa Mengonversi Literature Review Penting?
Literature review bukan sekadar ringkasan sumber—ia adalah karya kritis yang menunjukkan gap penelitian, metodologi yang relevan, serta arah masa depan riset. Studi menunjukkan bahwa kajian pustaka yang disusun rapi berkontribusi pada kualitas penelitian dan mencegah duplikasi studi (Ridwan et al., 2021; https://doi.org/10.36339/jmas.v2i1.427).
Selain itu, artikulasi literature review sebagai artikel review memperluas visibilitas akademik dan dapat menjadi portofolio publikasi untuk persyaratan akademik atau karir. Menurut Hadi & Afandi (2021), literature review yang kuat mengikuti enam tahapan penting: menentukan topik, mencari literatur, mengembangkan argumen, survei literatur, mengkritisi, dan menulis tinjauan (https://doi.org/10.54297/seduj.v1i3.203).
Problem → Solusi → Benefit: Kerangka Kerja Konversi
Problem: Tesis terlalu panjang, narasi repetitif
Dalam tesis, literature review seringkali ditulis secara detail untuk mendukung setiap hipotesis. Saat diubah menjadi artikel review, detail yang berlebihan menjadi redundansi.
Solusi: Fokus pada pertanyaan penelitian utama
- Gunakan struktur tematis (bukan kronologis) untuk menyorot tema kunci.
- Ringkas deskripsi studi individu menjadi sintesis yang membangun argumen kritis.
Benefit: Artikel lebih tajam, jumlah kata sesuai batas jurnal
Dengan fokus tematik, pembaca segera memahami kontribusi intelijensi artikel dan editor lebih mudah menilai relevansi untuk jurnal target.
Langkah Praktis: Konversi Literature Review Tesis menjadi Artikel Review
Di bawah ini adalah langkah sistematis yang dapat diikuti, lengkap dengan contoh dan tips teknis.
1. Audit dan Seleksi Literatur (Scope Narrowing)
- Mulai dengan membuat spreadsheet berisi semua referensi di tesis (gunakan Mendeley atau Zotero).
- Tandai literatur yang relevan langsung dengan tema artikel review. Hapus studi yang bersifat latar historis panjang tapi tidak menambah argumen utama.
- Gunakan kriteria seleksi: tahun publikasi, kualitas jurnal (quartile, impact factor), relevansi metodologis, dan sitasi.
Contoh: Dari 150 referensi tesis, Anda mungkin memilih 40 studi utama yang saling berhubungan secara tematis.
2. Tentukan Scope & Pertanyaan Review
- Rumuskan pertanyaan review yang jelas (mis. “Bagaimana efektivitas intervensi X pada populasi Y dalam dekade terakhir?”).
- Pilih jenis review: narrative review, systematic review, atau scoping review—sesuaikan dengan tujuan dan sumber daya.
3. Bangun Struktur Artikel Review yang Ringkas
Struktur umum yang efektif:
- Abstrak (150–250 kata): Objektif, metode pencarian literatur, temuan utama, dan implikasi.
- Pendahuluan: Konteks dan pertanyaan review.
- Metode (ringkas): Strategi pencarian, inklusi-eks klusi, database (contoh: Google Scholar, Scopus jika ada).
- Tinjauan Tematik (core): Sub-bab berdasar tema atau variabel.
- Diskusi: Sintesis temuan, gaps, dan rekomendasi riset masa depan.
- Kesimpulan: Ringkasan kontribusi utama.
- Daftar Referensi: Format sesuai jurnal target.
4. Gaya Penulisan: Dari Deskriptif menjadi Analitis
Transformasi gaya menuntut pengurangan kutipan deskriptif dan peningkatan analisis kritis. Alih-alih menulis “Studi A menemukan…”, tulis “Berdasarkan komparasi metode A dan B, terdapat kecenderungan … yang mengindikasikan …”.
5. Gunakan Visualisasi untuk Menghemat Kata
- Diagram alur penelitian, peta konsep, dan tabel ringkasan studi (metode, sampel, temuan) sangat efektif.
- Contoh: Tabel 1 merangkum 15 studi kuantitatif—ini menggantikan paragraf panjang tentang tiap studi.
6. Perbarui Literatur: Tambahkan Referensi Terbaru
Satu kesalahan umum adalah tidak memperbarui literatur sejak menyusun tesis. Lakukan pencarian terbaru hingga tahun 2024–2026 (ingat, SINTA dikelola oleh Kemdiktisaintek sejak 2026; cek SINTA untuk status jurnal).
7. Cek Etika dan Plagiarisme
Pastikan semua kutipan dicantumkan dengan benar. Gunakan Turnitin untuk pre-submission check dan Grammarly untuk kualitas bahasa. Kepatuhan etika mengurangi risiko desk rejection.
Checklist Pra-Submit (Pre-submission Review)
- Apakah pertanyaan review jelas dan terfokus?
- Apakah literatur yang dipilih representatif dan terbaru (2020–2026)?
- Apakah struktur mengikuti format jurnal target?
- Apakah tabel dan figur membantu sintesis dan tidak sekadar dekoratif?
- Apakah turnitin menunjukkan tingkat kemiripan yang wajar? (Lakukan revisi bila perlu)
- Apakah referensi dikelola via Mendeley/Zotero untuk kemudahan format?
- Apakah abstract mencerminkan kontribusi dan implikasi penelitian?
Memilih Jurnal Target: Strategi dan Contoh Praktis
Pemilihan jurnal mempengaruhi gaya, panjang, dan fokus artikel. Pertimbangkan:
- Scope jurnal (apakah menerima review articles?)
- Indexing (Sinta, Scopus, atau jurnal internasional bereputasi)
- Waktu proses review (cukup untuk rencana publikasi Anda)
- Persyaratan khusus: word limit, referensi maksimum, template
Gunakan database resmi seperti Garuda dan ISSN untuk mengecek jurnal. Untuk literatur sitasi, Google Scholar membantu identifikasi artikel dengan sitasi tinggi (impact factor quartile dapat menjadi referensi kualitas).
Contoh Transformasi: Potongan Tesis → Artikel Review
Contoh ringkas untuk ilustrasi:
- Versi Tesis (Deskriptif panjang): “Banyak studi di bidang A menggunakan metode X; studi 1 menunjukkan…, studi 2 menunjukkan…”
- Versi Artikel Review (Sintesis tematik): “Metode X mendominasi studi A karena kemampuan deteksi Y; meski demikian, heterogenitas sampel menyebabkan inkonsistensi temuan—menunjukkan kebutuhan studi komparatif menggunakan metode Z.”
Perubahan ini mengurangi kata dan meningkatkan nilai argumentatif.
Tools dan Sumber Daya Penting
- Mendeley/Zotero: Manajemen referensi dan sitasi.
- Turnitin: Cek kemiripan & integritas akademik.
- Grammarly: Kualitas bahasa (khusus naskah berbahasa Inggris).
- SINTA & Garuda: Verifikasi jurnal terindeks (SINTA 2026, Garuda).
Tips Reviewer-Friendly dan Strategi Revisi
- Jelaskan kontribusi unik Anda di akhir diskusi (apa gap yang Anda tutup?).
- Balas reviewer dengan matrix: komentar reviewer → tindakan → lokasi perubahan di naskah.
- Gunakan “pre-submission review” internal (kolega atau layanan proofreading profesional).
Contoh Timeline Konversi (Praktis)
- Minggu 1–2: Audit referensi & tentukan scope.
- Minggu 3–4: Tulis draf awal (struktur tematik).
- Minggu 5: Visualisasi (tabel/figur) & update literatur.
- Minggu 6: Proofreading, cek Turnitin & format sesuai jurnal.
- Minggu 7: Pre-submission review & submit.
Studi Kasus Singkat
Pelatihan konversi skripsi menjadi artikel di Makassar (Syachbrani et al., 2022) menunjukkan bahwa bimbingan struktural dan praktik menulis meningkatkan kemampuan dan minat mahasiswa menghasilkan artikel terstruktur (https://doi.org/10.56587/pemantik.v1i2.49).
Temuan ini mendukung pendekatan praktis yang kami sarankan: pelatihan menulis + toolkit (Mendeley, Turnitin, template jurnal) akan mempercepat proses konversi.
Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya
- Kesalahan: Memindahkan seluruh teks tesis tanpa editing. Solusi: Lakukan seleksi tematik dan ringkasan kritis.
- Kesalahan: Referensi usang. Solusi: Update literatur hingga 2 tahun terakhir sebelum submit.
- Kesalahan: Tidak mengikuti author guidelines jurnal. Solusi: Baca “guide for authors” dan gunakan template jurnal.
Soft-Sell: Bantuan Profesional
Jika Anda memerlukan pendampingan teknis (pre-submission review, proofreading, penyesuaian template, atau cek plagiarisme), tim Mahri Publisher menyediakan layanan pendampingan publikasi dengan tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman kami. Pelajari layanan kami di Mahri Publisher – Publikasi atau mulai proses dengan mengisi formulir di Form Order.
Kesimpulan
Mengelola Tips Menulis Literature Review dari Tesis menjadi Artikel Review memerlukan proses sistematis: audit literatur, fokus pada pertanyaan review, penyusunan struktur tematik, serta penggunaan alat bantu akademik. Transformasi yang baik meningkatkan peluang diterima oleh jurnal terindeks dan mempercepat penyebaran kontribusi ilmiah Anda. Bila memerlukan pendampingan personal, konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu Anda mempercepat publikasi dengan strategi yang terarah.
References
- Ridwan, M., dkk. (2021). Pentingnya Penerapan Literature Review pada Penelitian Ilmiah. Jurnal Masohi. https://doi.org/10.36339/jmas.v2i1.427
- Hadi, N. F., & Afandi, N. K. (2021). Literature Review is A Part of Research. Sultra Educational Journal. https://doi.org/10.54297/seduj.v1i3.203
- Mahanum, M. (2021). Tinjauan Kepustakaan. ALACRITY Journal of Education. https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i2.20
- Farid, M., & Wekke, I. S. (2019). Proses Menulis Artikel Ilmiah: Dari Ide Hingga Publikasi. https://doi.org/10.31227/osf.io/yhpvm
- Syachbrani, W., dkk. (2022). Pelatihan Konversi Skripsi Menjadi Artikel Ilmiah. Jurnal Pemantik. https://doi.org/10.56587/pemantik.v1i2.49
- SINTA (Kemdiktisaintek) – cek status jurnal: https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda (Kemdiktisaintek) – indeks publikasi nasional: https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal – validasi identitas jurnal: https://portal.issn.org/
- Google Scholar – pencarian sitasi: https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















