Pengecekan plagiarisme menjadi langkah krusial sebelum mengirim artikel ke jurnal. Cara Mengecek Plagiarisme Artikel Ilmiah di Turnitin membantu dosen, peneliti, dan mahasiswa memastikan orisinalitas, mengurangi risiko penolakan, dan menjaga etika akademik. Artikel ini memberikan panduan praktis, interpretasi similarity report, serta strategi revisi yang dapat langsung Anda terapkan.
Mengapa Mengecek Plagiarisme Penting untuk Artikel Ilmiah?
Pemeriksaan plagiarisme bukan hanya soal angka persentase; ini soal kredibilitas penelitian dan kepatuhan terhadap standar etika publikasi. Penelitian akademik menunjukkan bahwa penggunaan alat seperti Turnitin efektif dalam mendeteksi kesamaan teks dan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap plagiarisme (Andayani, 2017; Risparyanto, 2020). Selain itu, perkembangan kecerdasan buatan di dunia pendidikan membawa risiko dependensi yang perlu dikelola dengan bijak — termasuk penggunaan AI untuk menulis ulang teks tanpa memahami konteks ilmiah (Rochim, 2024).
Regulator dan pengelola indeks jurnal nasional seperti SINTA kini berada di bawah Kemdiktisaintek (2026); standar orisinalitas dan tata etik tetap menjadi perhatian utama reviewer jurnal nasional maupun internasional. Untuk referensi jurnal terindeks dan evaluasi, kunjungi situs resmi SINTA: https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/.
Persiapan Sebelum Mengecek: Hal yang Harus Disiapkan
Sebelum mengunggah artikel ke Turnitin, persiapan yang baik akan mempermudah interpretasi laporan dan mengurangi “false positives”. Berikut checklist pra-upload:
- Gunakan file final (biasanya .docx atau .pdf) dengan metadata yang benar.
- Pastikan daftar pustaka lengkap dan dirapikan sesuai gaya kutipan jurnal tujuan (APA, Vancouver, IEEE, dll.).
- Pisahkan lampiran besar (data mentah, kuesioner) dari naskah utama jika tidak diperlukan untuk pengecekan similarity.
- Catat jurnal tujuan dan pedoman editorialnya: beberapa jurnal memiliki ambang similarity yang lebih ketat.
- Siapkan versi draft untuk “pre-submission review” internal: lakukan proofreading dan perbaikan sitasi sebelum pengecekan resmi.
Langkah-langkah Cara Mengecek Plagiarisme Artikel Ilmiah di Turnitin
Berikut panduan praktis langkah demi langkah untuk mengecek plagiarisme artikel ilmiah menggunakan Turnitin. Cara Mengecek Plagiarisme Artikel Ilmiah di Turnitin ini disusun agar dapat dipraktikkan oleh dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana.
1. Akses dan Login
- Masuk ke akun Turnitin institusi Anda atau akun pribadi (jika memiliki lisensi). Jika institusi Anda berlangganan, biasanya akses diberikan melalui portal LMS (mis. Moodle).
- Jika belum terdaftar, koordinasikan dengan perpustakaan atau unit penelitian untuk akses institutional.
2. Buat Assignment / Kirim Naskah
- Pilih class atau assignment yang sesuai, atau gunakan fitur “Submit Paper” jika tersedia.
- Unggah file naskah. Pilih opsi repository: jika Anda tidak ingin naskah disimpan ke repository Turnitin (mis. untuk draft internal), nonaktifkan penyimpanan ke repository publik bila opsi tersedia.
3. Atur Filter dan Exclusion
- Sebelum menghasilkan similarity report, aktifkan filter yang relevan: exclude bibliography, exclude quoted materials, dan exclude small matches (mis. < 10 words) jika sesuai.
- Perhatikan catatan jurnal: beberapa jurnal meminta agar metode tidak dieksklusi karena deskripsi prosedur sering mirip across studies.
4. Baca dan Interpretasi Similarity Report
- Setelah laporan muncul, buka “Match Overview” dan periksa persentase keseluruhan. Persentase bukan satu-satunya indikator; analisis jenis kecocokan lebih penting.
- Klik warna di sidebar untuk melihat sumber yang cocok, dan evaluasi apakah kecocokan adalah kutipan yang benar, frasa standar metode, atau plagiarisme yang perlu direvisi.
5. Ambil Tindakan Perbaikan
- Untuk kutipan yang tidak diberi tanda kutip, tambahkan kutipan atau ubah menjadi parafrase dengan referensi yang tepat.
- Jika terdapat self-plagiarism (mengulang karya sendiri), nilai ulang bagian yang berulang dan pertimbangkan untuk merujuk publikasi sebelumnya dengan cara yang jelas.
- Ulangi proses pengecekan setelah revisi sampai similarity report menunjukkan tingkat kesamaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menafsirkan Similarity Report: Contoh Kasus dan Solusi
Tidak semua kecocokan sama. Berikut beberapa contoh temuan umum pada Turnitin dan cara menangani masing-masing:
- Kutipan yang benar namun tidak diberi tanda kutip: Tambahkan tanda kutip dan referensi atau ubah menjadi parafrase. Editor menghargai kejelasan sumber.
- Deskripsi metode yang hampir identik: Penjelasan prosedural sering menggunakan istilah teknis yang sama; ubah struktur kalimat dan tambahkan referensi metodologis untuk menghindari klaim plagiarisme.
- Self-plagiarism: Jika Anda menggunakan teks dari publikasi Anda sebelumnya, sebutkan sumbernya dan jelaskan kontribusi baru naskah saat ini.
- Duplikasi besar dari sumber lain: Jika ditemukan teks yang disalin tanpa kutipan, lakukan rework substansial dan beri kredit pada sumber asli.
Strategi Efektif Mengurangi Persentase Similarity
Setelah menerima similarity report, gunakan strategi berikut untuk menurunkan angka kecocokan tanpa kehilangan substansi ilmiah:
- Parafrase secara akademik: ubah struktur kalimat dan gunakan sinonim yang sesuai, tetap mempertahankan makna teknis.
- Tingkatkan sitasi: jika gagasan bukan orisinal, sebutkan sumber primer, bukan sekunder.
- Gunakan alat manajemen referensi seperti Mendeley untuk memastikan konsistensi sitasi dan format bibliografi.
- Proofreading dan editing bahasa (mis. Grammarly atau layanan proofreading akademik) untuk memperbaiki kalimat yang mirip dengan sumber lain karena struktur bahasa yang generik.
- Lakukan pre-submission review: minta rekan sejawat atau layanan pendamping publikasi (mis. Mahri Publisher) untuk pemeriksaan terakhir sebelum submit.
Etika dan Kasus Khusus: Self-Plagiarism, Terjemahan, dan Publikasi Berulang
Self-plagiarism sering disalahpahami. Mengulang bagian metodologi dari laporan sebelumnya bisa dapat diterima jika disebutkan secara jelas dan proporsional. Namun, mempublikasikan ulang hasil yang sama di jurnal berbeda tanpa disclosure merupakan pelanggaran etika. Ikuti pedoman editorial dan prinsip transparansi; bila ragu, sertakan catatan editorial atau disclosure di surat pengantar.
Terjemahan karya sendiri juga dapat dianggap plagiarisme lintas bahasa bila tidak disebutkan. Selalu referensikan publikasi asli meskipun sedang menyusun versi bahasa lain.
Tips Praktis untuk Menjaga Orisinalitas Sejak Awal
- Mulai penulisan dengan outline dan catat sumber setiap kali Anda menggunakan gagasan orang lain.
- Ketahui perbedaan antara fakta umum, temuan penelitian, dan gagasan yang perlu disitasi.
- Gunakan software manajemen referensi (Mendeley) sejak awal untuk menghindari lupa sitasi.
- Jangan tergantung sepenuhnya pada tools AI untuk menulis ulang; AI bisa efektif untuk drafting, tapi memiliki risiko inkonsistensi dan kesalahan konteks (Rochim, 2024).
Rekomendasi Proses Pre-submission & Layanan yang Membantu
Sebagai partner pendamping publikasi, Mahri Publisher menyediakan pre-submission review yang mencakup proofreading, paraphrasing akademik, dan cek plagiarisme menggunakan Turnitin sesuai paket publikasi kami. Paket-paket kami (Index Copernicus, Sinta 5–6, Sinta 2–4, Sinta 1) menyertakan revisi minor, pengecekan Turnitin, serta penyesuaian template jurnal untuk meningkatkan peluang publikasi (Tingkat keberhasilan tinggi berdasar data internal kami).
Pelajari layanan publikasi kami di halaman utama publikasi: https://mahripublisher.com/publikasi/. Jika Anda siap mempercepat proses submit, gunakan form order kami: https://mahripublisher.com/order.
Checklist Cepat: Cara Mengecek Plagiarisme Artikel Ilmiah di Turnitin
- Siapkan naskah final (.docx/.pdf) dan daftar pustaka rapi.
- Unggah ke Turnitin dan aktifkan filter: exclude bibliography, quotes, small matches sesuai kebutuhan.
- Analisis similarity report: fokus pada sumber utama, bukan hanya angka total.
- Tandai: kutipan yang hilang, self-plagiarism, dan duplikasi substansial.
- Lakukan perbaikan: parafrase, tambahkan sitasi, atau hapus bagian yang tidak relevan.
- Ulangi pengecekan sampai similarity berada di tingkat yang dapat dipertanggungjawabkan untuk jurnal tujuan.
Kesimpulan
Mengecek plagiarisme dengan benar adalah bagian tak terpisahkan dari proses publikasi ilmiah. Cara Mengecek Plagiarisme Artikel Ilmiah di Turnitin yang sistematis—mulai dari persiapan, pengaturan filter, interpretasi laporan, hingga strategi revisi—membantu Anda menjaga integritas penelitian dan meningkatkan peluang diterima di jurnal terindeks Sinta maupun internasional. Untuk dukungan teknis dan konsultasi lanjutan, tim Mahri Publisher siap membantu Anda dengan layanan pre-submission review, proofreading, dan cek Turnitin. Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher dan pelajari paket layanan kami di mahripublisher.com/publikasi/ atau ajukan layanan melalui form order.
Referensi
- Andayani, U. (2017). Penggunaan software Turn It In untuk mendeteksi tindakan plagiarisme. E-Journal Syarif Hidayatullah State Islamic University (UIN) Jakarta. DOI: https://doi.org/10.15408/almaktabah.v16i1.8086
- Risparyanto, A. (2020). Turnitin Sebagai Alat Deteksi Plagiarisme. UNILIB Jurnal Perpustakaan. DOI: https://doi.org/10.20885/unilib.vol11.iss2.art5
- Rochim, A. A. (2024). Kecerdasan Buatan: Resiko, Tantangan Dan Penggunaan Bijak Pada Dunia Pendidikan. Antroposen Journal of Social Studies and Humaniora. DOI: https://doi.org/10.33830/antroposen.v3i1.6780
Sumber & Rujukan Tambahan
- SINTA Kemdiktisaintek: https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda: https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal: https://portal.issn.org/
- Google Scholar: https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















