Pembuka: Mengapa masalah format dan numbering sitasi di Word jadi masalah besar?
Mengatasi Masalah Format dan Numbering pada Sitasi di Word sering menjadi kebutuhan mendesak bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana. Kesalahan format sitasi, nomor referensi yang acak, atau daftar pustaka yang tidak rapi dapat menunda proses submit jurnal, memicu revisi berkepanjangan, atau bahkan penolakan awal oleh editor. Artikel ini memberi panduan praktis, langkah demi langkah, dan checklist untuk memperbaiki masalah umum di Microsoft Word—dengan fokus pada workflow akademik yang sesuai standar jurnal nasional dan internasional.
Ringkasan problem-solution-benefit
- Problem: Nomor sitasi yang tidak berurutan, restart numbering, atau style sitasi tidak sesuai template jurnal.
- Solution: Perbaikan setting Word, penggunaan citation manager (contoh: Mendeley), dan teknik perbaikan field/cross-reference.
- Benefit: Dokumen konsisten, meminimalkan revisi editor, serta meningkatkan peluang diterima (tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman pendampingan publikasi).
Masalah Umum dan Penyebab
1. Nomor sitasi restart tiap bab atau bagian
Penyebab: Biasanya terjadi karena section break yang memengaruhi numbering paragraf atau footnote. Word memperlakukan setiap section sebagai area tersendiri untuk beberapa jenis penomoran.
2. Daftar pustaka tidak bernomor meskipun menggunakan gaya bernomor (mis. IEEE)
Penyebab: Word’s built-in Bibliography object tidak otomatis mengaplikasikan numbering; atau Anda menggunakan gaya sitasi yang menghasilkan entri tanpa angka. Alternatifnya, plugin manajer referensi (Mendeley, EndNote, Zotero) yang dipakai memiliki pengaturan CSL/Output Style yang berbeda.
3. Nomor sitasi duplikat atau berhenti setelah merge dokumen
Penyebab: Ketika dokumen digabung, field code untuk citation list bisa berubah atau tidak diperbarui sehingga menyebabkan duplikat. Juga bisa karena versi plugin Word yang tidak kompatibel.
Solusi Detil: Langkah-Langkah Praktis
A. Persiapan awal — check sebelum edit
- Backup file: simpan salinan (DOCX) sebelum melakukan perubahan besar.
- Pilih gaya sitasi yang sama dengan template jurnal sebelum mulai penulisan (mis. APA, IEEE, Vancouver).
- Gunakan citation manager yang konsisten: Mendeley, Zotero, atau EndNote — dan pastikan plugin Word terpasang.
B. Mengatasi numbering footnote yang restart
- Menu References → klik tanda panah kecil di pojok kanan pada grup Footnotes → pada dialog “Footnote and Endnote”, ubah “Numbering” menjadi “Continuous”.
- Periksa setiap section break: bila numbering paragraf ikut bermasalah, pilih paragraf bermasalah → klik kanan → Bullets and Numbering → Format Numbering → pilih “Continue from previous list”.
C. Memperbaiki numbering sitasi (gaya bernomor seperti IEEE/Vancouver)
Rekomendasi workflow:
- Gunakan Mendeley atau Zotero untuk menyisipkan citation: Insert Citation (Add-in) → pilih style numerik (IEEE/Vancouver).
- Jika daftar pustaka tidak bernomor, seleksi seluruh daftar bibliografi → convert ke numbered list (Home → Numbering) atau perbarui output style di manager referensi agar menghasilkan numbering otomatis.
- Setelah perubahan besar, tekan Ctrl+A lalu tekan F9 (Update Field) untuk memaksa Word memperbarui semua field citations dan bibliography.
D. Mengatasi duplikat atau broken citations setelah copy-paste/merge
- Langkah aman: buka dokumen sumber dan dokumen tujuan, gunakan citation manager untuk mengekspor bibliografi sebagai file RIS/EndNote XML → impor ke perpustakaan proyek.
- Di Word, pilih citation yang bermasalah lalu gunakan plugin (Mendeley: Refresh) atau gunakan Edit Citation untuk memperbarui entri.
- Jika field terlalu rusak, gunakan opsi “Convert to Plain Text” hanya setelah finalisasi (catatan: ini akan memutus koneksi ke citation manager).
E. Mengatasi masalah format (hanging indent, spasi, font)
- Hanging indent: pilih semua entri bibliografi → klik kanan → Paragraph → Special → Hanging → atur 0.5 cm (atau sesuai template jurnal).
- Spasi baris: atur Line Spacing menjadi 1.0 atau 1.15 sesuai pedoman jurnal.
- Gunakan Style untuk Bibliography: buat style baru (Home → Styles → Create a Style) sehingga format konsisten bila dimodifikasi global.
Tips Khusus Integrasi dengan Mendeley dan Tools Lain
Mendeley tetap banyak dipakai (efektivitas pelatihan daring terbukti meningkatkan kemampuan mahasiswa menggunakan Mendeley — Qurotianti, 2022). Berikut tips integrasi:
- Install Mendeley Cite (Add-in untuk Word). Bila menggunakan Mendeley Desktop plugin lama dan terjadi error, uninstall lalu pasang ulang Mendeley Cite.
- Pilih Output Style yang tepat (mis. IEEE). Jika output style tidak meng-collapse range (contoh: [1,2,3] vs [1–3]), ganti CSL style yang mendukung collapse ranges atau edit CSL bila perlu.
- Gunakan fitur “Refresh” pada plugin setelah memperbarui metadata di perpustakaan Mendeley agar citation di dokumen ter-update.
Checklist Pra-Submit untuk Menghindari Issues
- Semua sitasi in-text sesuai style jurnal (cek sampel di template jurnal).
- Nomor sitasi berurutan dan tidak duplikat (Ctrl+A → F9 untuk update).
- Hanging indent dan spasi sudah sesuai pedoman jurnal.
- Footnote numbering diset ke Continuous bila jurnal mensyaratkan satu daftar catatan akhir.
- Konversi ke plain text hanya setelah final acceptance untuk mencegah kehilangan link otomatis (pre-submission review: hindari meng-unlink citations sebelum submit final).
- Jalankan pemeriksaan plagiarisme (Turnitin) dan proofreading (Grammarly atau proofreading akademik) untuk kesesuaian tata bahasa dan etika sitasi.
Contoh Kasus dan Solusi Langsung
Kasus A: Nomor sitasi restart pada Bab II setelah menggunakan section break
Solusi singkat: hapus section break jika tidak diperlukan; jika diperlukan, klik nomor pertama di bagian tersebut → Numbering → Continue from previous list. Untuk footnote, pastikan Numbering = Continuous pada dialog Footnote and Endnote.
Kasus B: Jurnal mensyaratkan numbering di daftar pustaka tetapi Word menampilkan daftar tanpa angka
Solusi singkat: gunakan output style numerik dari Mendeley/EndNote; atau seleksi daftar pustaka dan terapkan Numbering (Home → Numbering). Jika menggunakan plugin, perbarui Output Style di plugin.
Praktik Terbaik dan Kebijakan Publikasi
Sebelum submit, pastikan mengikuti pedoman jurnal. Banyak jurnal nasional (termasuk yang terindeks Sinta) menyediakan template yang harus diikuti—periksa halaman jurnal di SINTA (2026: dikelola oleh Kemdiktisaintek) untuk template dan panduan editorial. [Sumber resmi: SINTA Kemdiktisaintek]. Untuk mengonfirmasi identitas jurnal, cek indeks di Garuda: Garuda, dan validasi ISSN di ISSN Portal. Referensi pencarian literatur gunakan Google Scholar: Google Scholar.
Manfaat Pendampingan Profesional
Bagi dosen, peneliti, atau mahasiswa yang mengalami kebuntuan teknis atau ingin percepatan proses submit, pendampingan profesional dapat membantu meminimalkan revisi teknis dan meningkatkan kualitas manuskrip. Mahri Publisher menyediakan layanan proofread, penyesuaian template, sitasi internasional, dan pendampingan submit jurnal yang sudah terbukti meningkatkan peluang publikasi (tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman tim). Untuk layanan dan paket publikasi yang sesuai kebutuhan Anda kunjungi halaman publikasi kami: https://mahripublisher.com/publikasi/. Jika siap memulai proses, gunakan form order kami: https://mahripublisher.com/order.
Tips Lanjutan: Saat Menghadapi Editor Requests
- Jika editor meminta perubahan style sitasi: minta checklist style yang diminta, lalu minta pendampingan pre-submission review agar perubahan dilakukan satu kali rapi.
- Simpan riwayat versi (version control) sehingga bila reviewer meminta revisi Anda tahu perubahan mana yang memicu daftar masalah.
- Gunakan plugin referensi yang mendukung export bibliografi sesuai format jurnal (CSL/Output Style).
Kesimpulan dan Rekomendasi Akhir
Mengatasi masalah format dan numbering pada sitasi di Word memerlukan kombinasi: pemahaman setting Word, penggunaan citation manager yang tepat (mis. Mendeley), dan proses kerja yang terstruktur (backup, update field, finalisasi hanya setelah diterima). Terapkan checklist pra-submit, perbarui gaya sitasi sesuai template jurnal, dan gunakan teknik troubleshooting yang dijelaskan di atas untuk mempercepat proses review. Jika Anda membutuhkan bimbingan lebih lanjut atau percepatan publikasi, tim Mahri Publisher siap membantu dengan layanan publikasi, proofreading, dan pendampingan submit yang terarah. Konsultasi gratis tersedia untuk analisis masalah teknis sitasi dan rekomendasi perbaikan.
Butuh percepatan publikasi atau bantuan perbaikan sitasi di dokumen Anda? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher — mulai dari penyesuaian template hingga pendampingan submit: Kunjungi Layanan Publikasi atau langsung isi form order: Order Sekarang.
References
- https://doi.org/10.55981/brin.888 — Trimansyah, Pelik-Pelik Monografi Pemandu Penulisan dan Penerbitan. (2025). Referensi ini menegaskan pentingnya konsistensi format dalam publikasi akademik.
- https://doi.org/10.36526/gandrung.v4i1.2441 — Blegur et al., Thesis Preparation Training (2023). Menekankan perlunya template dan pelatihan format bagi mahasiswa.
- https://doi.org/10.18326/pustabiblia.v6i1.1-19 — Qurotianti, Efektivitas Pelatihan Mendeley (2022). Menggambarkan efektivitas pelatihan Mendeley untuk meningkatkan keterampilan sitasi.
- SINTA Kemdiktisaintek (2026): https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda Indonesia Research Repository: https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal: https://portal.issn.org/
- Google Scholar: https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















