Pembukaan: Mengapa Editing Penting sebelum Submit
Cara Mengedit Artikel Ilmiah agar Siap Submit sering menjadi pembeda antara artikel yang ditolak administrasi dan artikel yang lolos ke proses peer review. Banyak penulis, terutama mahasiswa pascasarjana dan dosen pemula, menganggap penulisan selesai setelah data dianalisis; padahal proses editing menyeluruh (pre-submission review) meningkatkan peluang diterima dan mempercepat waktu publikasi.
Pada artikel ini Anda akan mendapatkan panduan langkah demi langkah yang praktis, dilengkapi contoh, checklist, dan sumber terpercaya agar artikel Anda memenuhi kaidah jurnal nasional maupun internasional. Panduan ini disusun berdasarkan pengalaman pendampingan Mahri Publisher dalam membantu pengajuan ke jurnal Sinta hingga Sinta 1 (Scopus) dan praktik umum editor jurnal.
Ringkasan Problem → Solusi → Benefit
- Problem: Artikel ditolak karena format, bahasa, atau masalah etika.
- Solusi: Sistematiskan proses editing: tata format, perbaiki bahasa, cek plagiarisme, lengkapi referensi, dan lakukan pre-submission review.
- Benefit: Mengurangi revisi berulang, mempercepat LoA, dan meningkatkan tingkat keberhasilan publikasi berdasar data pengalaman tim.
1. Persiapan Awal sebelum Mengedit (Problem)
Sebelum masuk ke detail pengeditan, lakukan persiapan yang terstruktur. Banyak penulis memulai editing tanpa kerangka yang jelas sehingga melewatkan aspek penting.
- Siapkan versi final data dan analisis (dataset, skrip statistik).
- Pastikan target jurnal sudah ditentukan: cek scope, author guidelines, dan template reviewer.
- Siapkan tools: Turnitin untuk cek kemiripan, Mendeley/EndNote untuk sitasi, Grammarly atau pemeriksa bahasa ahli untuk proofreading.
- Catat batasan waktu submit dan kebijakan jurnal tentang tambahan data atau appendiks.
2. Langkah-langkah Editing Detail (Solution)
Berikut alur editing yang saya rekomendasikan sebagai mentor berpengalaman:
2.1 Format dan Struktur (Compatibility with Journal)
- Gunakan template jurnal: judul, abstrak (maks 250 kata), kata kunci, pendahuluan, metode, hasil, diskusi, kesimpulan, referensi, lampiran.
- Periksa font, margin, dan gaya sitasi sesuai pedoman jurnal. Kesalahan format sering menyebabkan desk rejection.
- Jika jurnal menggunakan OJS, siapkan file terpisah (cover letter, file manuskrip tanpa identitas untuk blind review, dan file dengan identitas jika diminta).
2.2 Abstrak & Judul (First Impression)
Abstrak harus mencerminkan tujuan penelitian, metode singkat, hasil utama (angka/efek), dan implikasi. Judul hendaknya ringkas dan mengandung kata kunci. Contoh perbaikan abstrak: ubah klaim umum menjadi hasil numerik (mis. “meningkat signifikan” → “meningkat 23%, p < 0.05”).
2.3 Metodologi yang Replikabel
Salah satu penyebab reviewer menolak adalah deskripsi metode yang tidak replikabel. Sertakan:
- Desain penelitian, populasi, sampel dan teknik sampling
- Instrumen dengan validitas dan reliabilitas (sertakan alpha Cronbach atau uji validitas jika relevan)
- Analisis statistik: sebutkan software (mis. SPSS, R), versi, dan parameter uji
- Diagram alur penelitian untuk mempermudah pembaca mereplikasi metodologi
Referensi praktis: jurnal tentang pengembangan sistem POS (User Centered Design) menunjukkan pentingnya dokumentasi langkah kerja untuk implementasi aplikasi (Raihan & Hidayahtullah, 2022).
2.4 Hasil & Visualisasi
- Gunakan tabel dan grafik yang jelas; beri judul dan keterangan yang informatif.
- Tampilkan ukuran efek (effect size) bila relevan, bukan hanya p-value.
- Sertakan deskripsi naratif untuk menghubungkan angka dengan interpretasi ilmiah.
2.5 Diskusi dan Kesimpulan (Connection to Literature)
Hubungkan hasil Anda dengan studi sebelumnya—sebutkan batasan penelitian dan saran riset lanjutan. Hindari klaim berlebihan; gunakan istilah seperti “meningkatkan pemahaman” atau “berpotensi” bukan “membuktikan”.
2.6 Bahasa Akademik & Proofreading
Perbaiki tata bahasa dan kelancaran narasi. Langkah praktis:
- Gunakan Grammarly atau pemeriksa bahasa profesional; baca ulang secara terbalik paragraf demi paragraf untuk mendeteksi inkonsistensi.
- Konsultasikan native speaker atau proofreader akademik bila menargetkan jurnal internasional.
- Hindari kalimat panjang berbelit—gunakan variasi kalimat panjang-pendek untuk naturalitas.
2.7 Referensi & Sitasi
- Pastikan semua kutipan di dalam teks muncul di daftar referensi sesuai format jurnal.
- Perbarui pustaka dengan sumber terbaru (ideal: 3–5 tahun terakhir ketika relevan).
- Manfaatkan Mendeley untuk manajemen referensi dan gaya sitasi otomatis.
2.8 Etika dan Plagiarisme (Integrity)
Periksa duplikasi teks internal atau publikasi sebelumnya dengan Turnitin. Jika ada overlap yang wajar (mis. metode), jelaskan dan kutip sumbernya. Patuhi pedoman COPE untuk kasus etika. Pelanggaran etika dapat menyebabkan penolakan permanen.
3. Checklist Pre-Submission (Praktis)
Gunakan checklist ini sebelum menekan tombol submit pada OJS atau portal jurnal.
- [ ] Format sesuai template jurnal
- [ ] Abstrak dan kata kunci sudah optimal
- [ ] Metode terperinci dan replikabel
- [ ] Hasil lengkap disertai ukuran efek
- [ ] Diskusi relevan & kesimpulan realistis
- [ ] Semua gambar/tabel diberi keterangan dan sumber
- [ ] Referensi terformat dan up-to-date
- [ ] Cek plagiarisme (Turnitin) — skor wajar dan adanya penjelasan overlap
- [ ] Proofreading bahasa (Grammarly/manual) selesai
- [ ] Cover letter siap & menjelaskan novelty
- [ ] Data pendukung/lampiran siap jika jurnal minta
- [ ] Sudah lakukan pre-submission review oleh rekan sejawat atau layanan pendamping
4. Tools & Teknik yang Direkomendasikan
- Manajemen sitasi: Mendeley atau EndNote
- Plagiarism check: Turnitin
- Proofreading: Grammarly + pemeriksa manual dari rekan atau layanan proofreading akademik
- Template & submission: cek OJS jurnal target (praktik pelatihan mahasiswa untuk submit OJS telah terbukti efektif, Da Costa & Somelok, 2024)
5. Contoh Kasus & Solusi
Kasus umum: Mahasiswa mengirim artikel ke jurnal Sinta 5 tetapi ditolak karena abstrak tidak mencantumkan hasil numerik dan referensi ketinggalan zaman. Solusi praktis:
- Perbaiki abstrak menjadi ringkas dan numerik
- Update literatur 3–5 tahun terakhir
- Lakukan pre-submission review oleh pembimbing atau layanan profesional
Mahri Publisher sering mendampingi perbaikan seperti ini pada pengajuan ke jurnal Sinta 2–6, termasuk penyesuaian template dan proofreading. Untuk paket dan proses dapat dilihat di halaman publikasi kami: https://mahripublisher.com/publikasi/. Jika ingin langsung mengajukan layanan pendampingan, gunakan form order kami: https://mahripublisher.com/order.
6. Mengurangi Risiko Penolakan Administratif
Penolakan administratif sering karena:
- File tidak sesuai (format file, halaman cover, anonymization)
- Kesalahan sitasi dan referensi
- Tidak mencantumkan pernyataan etika atau izin penelitian (IRB) ketika diperlukan
Solusi: Buat checklist administratif khusus dan lakukan verifikasi silang sebelum submit.
7. Strategi Setelah Mendapat Review
Jika menerima keputusan “minor revision” atau “major revision”, ikuti langkah berikut:
- Baca komentar reviewer secara teliti—kategorikan menjadi isu metodologi, bahasa, dan tambahan analisis.
- Buat tabel jawaban revisi: setiap komentar reviewer dijawab secara terstruktur (point-by-point) dan sertakan lokasi perubahan pada manuskrip.
- Jangan mengabaikan komentar kecil—reviewer memperhatikan detail.
- Jika menemui komentar yang Anda rasa salah, jawab dengan argumen ilmiah dan dukung referensi.
8. Indikator Kesiapan Submit (Benefit)
Setelah menyelesaikan editing menyeluruh, indikator kesiapan meliputi:
- Skor similarity Turnitin dalam rentang yang dapat diterima jurnal
- Proofread lengkap (bahasa & format)
- Semua data pendukung siap (dataset, kode analisis jika diminta)
- Cover letter yang menjelaskan novelty dan kontribusi
Dengan mitigasi kesalahan ini, pengalaman tim pendamping publikasi menunjukkan peningkatan peluang diterima pada tahap review awal.
9. Sumber & Referensi Institusional
Untuk memastikan jurnal yang Anda tuju terindeks dan kebijakan terkini, cek sumber resmi berikut:
- SINTA (dikelola Kemdiktisaintek per 2026): https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda (portal publikasi nasional): https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- Portal ISSN untuk verifikasi jurnal: https://portal.issn.org/
- Google Scholar untuk jejak sitasi: https://scholar.google.com/
Kesimpulan dan CTA
Mengedit artikel ilmiah agar siap submit bukan sekadar memperbaiki bahasa—ini proses strategis yang mencakup format, metodologi, etika, dan komunikasi ilmiah. Ikuti checklist pre-submission di atas dan lakukan pre-submission review untuk meminimalkan risiko penolakan administratif dan substantif.
Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher untuk pendampingan submit jurnal, proofreading, serta penyesuaian template — kami mendampingi mulai dari pengajuan ke jurnal Sinta 5–6 sampai Sinta 1 (Scopus) dengan tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman.
References
- Raihan, M. R., & Hidayahtullah, D. (2022). Pengembangan Sistem Point Of Sale Berbasis User Centered Design. Jurnal Media Informatika Budidarma. DOI: https://doi.org/10.30865/mib.v6i1.3412
- Rosmania, R., et al. (2023). Dampak Kompetensi Tenaga Kerja terhadap Pencapaian Target. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia. DOI: https://doi.org/10.57171/jesi.v2i2.31
- Da Costa, R. A., & Somelok, G. (2024). Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan Cara Submit ke OJS bagi Mahasiswa. Gaba-Gaba. DOI: https://doi.org/10.30598/gabagabavol4iss1pp18-24






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















