Pendahuluan
Panduan Lengkap Format APA Style untuk Artikel Ilmiah ini disusun untuk membantu dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana yang ingin menyiapkan naskah sesuai standar internasional. Banyak penolakan naskah pada tahap formatting disebabkan oleh kesalahan sitasi, daftar pustaka, dan struktur artikel — masalah yang dapat diminimalkan dengan pemahaman mendalam tentang APA Style dan praktik terbaik seperti pre-submission review.
Apa itu APA Style dan Mengapa Penting?
APA Style (American Psychological Association) adalah salah satu gaya sitasi yang umum digunakan di ilmu sosial, kesehatan, dan humaniora. Penggunaan format yang konsisten memudahkan editor dan reviewer dalam menilai metodologi, kredibilitas sumber, dan orisinalitas penelitian. Bagi peneliti yang menargetkan jurnal nasional terindeks Sinta atau jurnal internasional (impact factor quartile-aware), kepatuhan pada format adalah langkah awal yang meningkatkan peluang desk-review positif.
Peran Format dalam Publikasi
- Mempercepat proses review editorial (pre-submission review lebih efektif bila format benar).
- Meningkatkan persepsi profesionalisme dan akurasi sitasi.
- Mengurangi risiko penolakan teknis akibat format, sehingga fokus reviewer ke substansi.
Perbedaan APA 6th vs APA 7th (Singkat)
Sebelum masuk ke detail format, perlu diketahui bahwa banyak jurnal kini menerima gaya APA 7th edition. Perbedaan utama meliputi format sitasi beberapa penulis, penggunaan DOI sebagai URL lengkap tanpa “doi:”, dan aturan penulisan bias gender yang lebih ketat. Jika jurnal menyebutkan APA tanpa edisi, tanyakan editor atau cek pedoman jurnal tersebut.
Struktur Umum Artikel Ilmiah ala APA
Secara umum, artikel ilmiah berformat APA memuat bagian-bagian berikut:
- Halaman Judul (Title page)
- Abstrak & Keywords
- Pendahuluan
- Metode (Methods)
- Hasil (Results)
- Pembahasan (Discussion)
- Kesimpulan
- Ucapan Terima Kasih / Konflik Kepentingan (jika perlu)
- Daftar Pustaka (References)
- Lampiran (Appendices) bila relevan
Panduan Detail Per Bagian (Problem → Solution → Benefit)
1. Halaman Judul
Problem: Banyak penulis salah menempatkan informasi afiliasi atau tidak mencantumkan running head (untuk edisi lama) sesuai template jurnal.
Solusi: Buat halaman judul yang jelas: judul singkat & padat (maksimal 12 kata direkomendasikan), nama penulis, afiliasi institusi, email korespondensi, dan catatan funding bila ada. Gunakan font standar (Times New Roman 12 pt atau sesuai pedoman jurnal).
Benefit: Mempermudah editor mengidentifikasi korespondensi dan memeriksa kesesuaian scope jurnal.
2. Abstrak dan Kata Kunci
Problem: Abstrak terlalu panjang, tidak informatif, atau tidak menyertakan kata kunci yang relevan.
Solusi: Tulis abstrak 150–250 kata yang berisi tujuan, metode singkat, hasil utama, dan implikasi. Sertakan 3–6 kata kunci di bawah abstrak.
Benefit: Meningkatkan discoverability di basis data seperti Google Scholar dan Garuda (Garuda).
3. Pendahuluan
Problem: Latar belakang tidak fokus atau tidak menunjukkan gap penelitian.
Solusi: Jelaskan konteks, tinjauan pustaka singkat, gap penelitian, dan tujuan dengan kalimat akhir yang jelas merangkum hipotesis atau pertanyaan penelitian.
4. Metode (Rincian yang Diharapkan)
Problem: Metode sulit direplikasi; deskripsi tidak lengkap.
Solusi: Cantumkan desain penelitian, populasi & sampel, lokasi & waktu penelitian, instrumen, prosedur pengumpulan data, teknik analisis statistik, dan pertimbangan etika. Rujuk literatur metodologi bila perlu; metodologi penelitian harus dapat direplikasi (lihat konsep metodologi penelitian sebagai analisis aturan dan prosedur) — sumber referensi relevan menunjukkan pentingnya detail ini (https://doi.org/10.31219/osf.io/cmv89).
Benefit: Reviewer dan pembaca dapat menilai validitas dan reliabilitas hasil penelitian.
5. Hasil dan Pembahasan
Problem: Penulis mencampur hasil dan interpretasi atau menyajikan tabel/figur tanpa keterangan yang cukup.
Solusi: Sajikan hasil secara objektif pada bagian hasil; interpretasi, implikasi, keterbatasan pada bagian pembahasan. Gunakan tabel dan grafik yang diberi nomor dan keterangan lengkap (caption).
Benefit: Review lebih cepat dan pembaca lebih mudah memahami kontribusi penelitian.
6. Referensi (Daftar Pustaka) — Format APA
Problem: Format referensi tidak seragam; DOI/URL hilang atau salah format.
Solusi: Gunakan format APA untuk tipe sumber umum berikut (contoh APA 7th):
- Artikel jurnal: Penulis, A. A., & Penulis, B. B. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, volume(issue), halaman–halaman. https://doi.org/xx.xxx/xxxxx
- Buku: Penulis, A. A. (Tahun). Judul buku (Edisi). Penerbit.
- Bab buku: Penulis, A. A. (Tahun). Judul bab. Dalam Editor (Ed.), Judul buku (hlm. xx–xx). Penerbit.
Gunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley untuk membuat daftar pustaka otomatis dan konsisten — pelatihan dan studi menunjukkan Mendeley membantu pengelolaan referensi saat menyiapkan tugas akhir (https://doi.org/10.24235/dimasejati.v2i1.6652).
Contoh Sitasi In-Text & Referensi (Praktis)
Contoh in-text singkat:
- Parafrase: (Smith, 2020)
- Direct quote: (Smith, 2020, hal. 15)
- Lebih dari dua penulis: (Johnson et al., 2018)
Contoh referensi jurnal:
Smith, J. A., & Doe, R. (2021). Contoh judul artikel. Journal of Example Studies, 12(3), 45–60. https://doi.org/10.1234/example
Checklist Pra-submit (Step-by-step)
Gunakan checklist berikut sebelum mengirim naskah (pre-submission review):
- Judul sesuai panjang dan mencerminkan isi.
- Halaman judul lengkap dengan afiliasi dan email korespondensi.
- Abstrak ringkas (150–250 kata) + 3–6 kata kunci.
- Struktur artikel: pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan.
- Metode dijelaskan cukup untuk direplikasi.
- Format heading sesuai APA (Level 1–5) konsisten.
- Semua kutipan memiliki rujukan di References dan sebaliknya.
- DOI/URL dicantumkan untuk publikasi online; pastikan link aktif.
- Periksa plagiarisme (contoh: Turnitin) dan perbaiki parafrase bila perlu.
- Gunakan manajer referensi (Mendeley/EndNote) untuk konsistensi sitasi.
- Ikuti template jurnal target (font, margin, spacing).
Kesalahan Umum Submit Jurnal → Solusi → Dampak ke Karir
Kesalahan: Referensi Tidak Konsisten
Solusi: Terapkan APA Style 7th secara menyeluruh, gunakan Mendeley untuk sinkronisasi otomatis.
Dampak: Penolakan teknis memperlambat proses publikasi, berdampak pada target BKD atau persyaratan kelulusan.
Kesalahan: Kurang Penjelasan Metode
Solusi: Tambahkan sub-bab seperti instrument, prosedur, analisis statistik; rujuk pedoman metodologi bila perlu (Eravianti, 2021).
Dampak: Reviewer menilai penelitian tidak valid, potensi revisi substansial atau penolakan.
Kesalahan: Penggunaan Gaya Sitasi Lama
Solusi: Konfirmasi edisi APA yang diminta jurnal. Jika tidak disebut, gunakan APA 7th yang saat ini lebih umum.
Tips Teknis dan Tools (Tanpa Link Eksternal Berlebih)
- Gunakan fitur “Styles” di Word untuk heading agar daftar isi dan heading konsisten.
- Gunakan Mendeley atau manajer referensi lain untuk ekspor format APA secara otomatis.
- Jalankan pemeriksaan plagiarisme pra-submit (mis. Turnitin di lingkungan kampus).
- Gunakan grammar checker seperti Grammarly untuk memperbaiki bahasa, namun selalu lakukan proofread manual.
Checklist Khusus untuk Target Jurnal Sinta
Jika Anda menargetkan jurnal nasional terindeks SINTA (2026 dikelola oleh Kemdiktisaintek), cek pedoman jurnal pada laman resmi Sinta dan database Garuda:
- Sinta — verifikasi indeks dan syarat jurnal.
- Garuda — cek metadata dan kompatibilitas referensi.
- ISSN Portal — cek identitas jurnal.
- Gunakan Google Scholar (Google Scholar) untuk memeriksa sitasi dan distribusi topik terkait.
Penerapan Praktis: Contoh Format Referensi APA untuk Artikel Jurnal
Contoh 1 — Artikel dengan DOI:
Putri, A. B., & Santoso, C. D. (2023). Pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi belajar. Jurnal Pendidikan Modern, 8(2), 112–125. https://doi.org/10.5678/jpm.2023.082
Contoh 2 — Buku:
Rahman, E. (2020). Metode penelitian kuantitatif untuk pemula (2nd ed.). Penerbit Ilmiah.
Layanan Pendampingan dan Cara Mahri Publisher Membantu
Mahri Publisher hadir sebagai partner pendamping publikasi untuk dosen, peneliti, dan akademisi. Layanan kami meliputi proofreading akademik, penyesuaian template jurnal, cek plagiarisme Turnitin, dan pendampingan submit jurnal (pre-submission review dan strategis). Untuk paket publikasi dan info layanan, kunjungi halaman publikasi Mahri Publisher. Jika Anda siap mempercepat proses publikasi, ajukan permintaan via formulir order di https://mahripublisher.com/order.
Kesimpulan & CTA
Panduan Lengkap Format APA Style untuk Artikel Ilmiah ini memberikan kerangka praktis agar naskah Anda memenuhi standar editorial dan meminimalkan alasan teknis penolakan. Ikuti checklist pra-submit, gunakan manajer referensi seperti Mendeley, dan lakukan pre-submission review untuk memaksimalkan peluang publikasi di jurnal terindeks Sinta maupun jurnal internasional. Butuh percepatan publikasi atau pendampingan personal? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu — kunjungi halaman publikasi kami atau ajukan layanan melalui form order.
References
- Eravianti, E. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. OpenAlex. https://doi.org/10.31219/osf.io/cmv89
- Perdana, F. J. (2020). Pelatihan membuat daftar pustaka otomatis dengan aplikasi Mendeley Desktop. Dimasejati Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.24235/dimasejati.v2i1.6652
- Ranny. (2019). Cara membuat artikel ilmiah populer dengan menggunakan EndNote Style APA 6th. Crossref. https://doi.org/10.31227/osf.io/fdvbp






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















