Pengenalan singkat
Format Penulisan Gambar dan Tabel dalam Artikel Ilmiah sering menjadi sumber penolakan atau permintaan revisi dari reviewer karena tidak memenuhi standar teknis atau kebijakan jurnal. Dalam panduan ini Anda akan mendapatkan aturan praktis, contoh, checklist pre-submission, serta rekomendasi yang membantu naskah siap submit ke jurnal nasional maupun internasional.
Mengapa format gambar dan tabel penting?
Gambar dan tabel bukan sekadar pelengkap visual; mereka menyampaikan data secara ringkas, meningkatkan keterbacaan, dan memfasilitasi replikasi hasil penelitian. Triyono (2017) menegaskan pentingnya penyajian tabel dan gambar yang sesuai kaidah agar pesan metodologis dan hasil penelitian dapat diterima secara jelas oleh pembaca dan reviewer. Selain itu, format yang rapi memengaruhi penilaian kebaruan dan kredibilitas manuskrip dalam proses editorial dan peer review.
Problem → Solution → Benefit: Ringkasan
- Problem: Gambar resolusi rendah, caption tidak informatif, atau tabel tanpa daftar singkatan.
- Solution: Terapkan standar resolusi, format file, nomor & keterangan, serta catatan tabel yang lengkap.
- Benefit: Reviewer memahami data lebih cepat → proses review lebih efisien → peluang diterima meningkat.
Standar umum penulisan gambar
Standar berikut berlaku umum untuk sebagian besar jurnal (nasional dan internasional):
- Resolusi: Minimal 300 dpi untuk gambar raster (foto, peta); 600 dpi direkomendasikan untuk cetak kualitas tinggi.
- Format file: TIFF atau JPEG untuk foto; PNG untuk grafik sederhana; EPS atau PDF untuk gambar vektor (grafik yang perlu skala tanpa kehilangan kualitas).
- Ukuran & proporsi: Sesuaikan lebar maksimum agar tidak melebihi kolom jurnal (biasanya 1 kolom ≈ 85–90 mm, 2 kolom ≈ 170–180 mm). Cantumkan ukuran yang diinginkan pada file terpisah jika diminta editor.
- Warna: Gunakan palet yang kontras; bila jurnal mencetak hitam-putih, pastikan grafik tetap terbaca (gunakan pola garis / simbol berbeda).
- Alt text & aksesibilitas: Tulis deskripsi alternatif (alt text) singkat yang menjelaskan fungsi gambar.
Penomoran dan keterangan (caption)
Penomoran harus konsisten: Gambar diberi label Gambar 1, Gambar 2, dst. Caption harus informatif dan ringkas—termasuk elemen apa yang ditunjukkan, konteks, dan, bila perlu, sumber data.
- Contoh caption: Gambar 1. Alur Prosedur Sampling pada Studi Cross-Sectional (sumber: data primer, 2024).
- Jika gambar adaptasi dari publikasi lain, sertakan izin dan referensi sesuai format jurnal.
Standar umum penulisan tabel
Tabel menyajikan data numerik atau kategorikal dengan ringkas. Format tabel yang baik memudahkan pembaca memahami hasil serta memungkinkan perbandingan antar-kelompok.
Aturan teknis untuk tabel
- Header jelas: Judul kolom harus ringkas tetapi deskriptif; sertakan satuan pada header (mis. Berat (kg)).
- Penomoran: Tabel diberi label Tabel 1, Tabel 2, dst., diikuti judul tabel (title) yang menjelaskan isi utama tabel.
- Catatan tabel (table notes): Gunakan catatan bawah tabel untuk menjelaskan singkatan, simbol signifikan (mis. * p < 0.05), dan sumber data.
- Format angka: Konsisten menggunakan pemisah desimal yang sesuai (titik atau koma) sesuai pedoman jurnal; tampilkan jumlah desimal yang relevan untuk signifikansi statistik.
- Lebar tabel: Jika tabel terlalu lebar untuk kolom, pertimbangkan format landscape atau pindahkan ke lampiran/suplementari.
- Font & ukuran: Gunakan font yang mudah dibaca (Times New Roman atau Arial), ukuran minimal 8–10 pt untuk tabel dalam naskah.
Contoh struktur tabel
Judul: Tabel 1. Karakteristik Responden menurut Kelompok Usia
- Kolom: Variabel | n | % | Mean (SD) | p-value
- Catatan: * p < 0.05; SD: standard deviation; n: jumlah.
Penempatan gambar dan tabel di manuskrip
Banyak jurnal mengizinkan dua pendekatan: menyisipkan gambar dan tabel tepat setelah paragraf yang merujuk, atau menempatkannya pada akhir manuskrip (separate figures/tables section). Periksa panduan jurnal target dan lakukan “pre-submission review” untuk memastikan kepatuhan.
- Jika menempatkan di akhir, beri tanda di teks: (lihat Gambar 2) atau (Tabel 3).
- Pastikan setiap gambar dan tabel disebut (cited) di teks minimal sekali.
Labeling dalam teks dan referensi silang
Gunakan rujukan langsung: “Hasil pada Tabel 2 menunjukkan…” Hindari menulis ulang seluruh isi tabel dalam narasi; cukup soroti temuan penting. Jika menggunakan perangkat lunak referensi (Mendeley, EndNote), pastikan nomor Tabel/Gambar tidak berubah setelah proses revisi.
Prinsip etika dan hak cipta
Jika menggunakan gambar atau tabel dari sumber lain, Anda wajib mendapatkan izin tertulis dan mencantumkan atribusi. Jurnal berwenang meminta bukti izin saat proses review. Untuk panduan etika penulisan, pelajari pedoman COPE dan aturan sitasi yang berlaku di jurnal tujuan.
Checklist pre-submission: Format Penulisan Gambar dan Tabel dalam Artikel Ilmiah
Gunakan checklist ini sebelum submit untuk mengurangi revisi teknis:
- Semua gambar beresolusi ≥ 300 dpi; file original tersimpan terpisah.
- Gambar vektor (grafik garis, diagram) disimpan sebagai EPS/PDF jika memungkinkan.
- Caption lengkap untuk setiap gambar; sumber atau izin dicantumkan bila perlu.
- Setiap tabel memiliki judul (title) dan catatan yang menjelaskan singkatan/simbol.
- Angka konsisten (pemakaian desimal, tanda minus, dan format p-value).
- Gambar/tabel diacu dalam teks minimal sekali.
- Alt text tersedia untuk aksesibilitas.
- Jika tabel besar, pertimbangkan bahan suplemen (appendix/supplementary material).
Kesalahan umum, solusi, dan dampak pada karir akademik
Kesalahan 1: Resolusi rendah dan grafik kabur
Penyebab: Menyisipkan tangkapan layar atau export gambar dari slide. Solusi: Ekspor dari perangkat lunak plotting asli ke format vektor atau set resolusi tinggi. Dampak: Reviewer memberi komentar teknis → proses revisi memakan waktu → potensi keterlambatan publikasi.
Kesalahan 2: Tabel tanpa catatan atau satuan
Penyebab: Penulis berasumsi pembaca tahu satuan. Solusi: Tambahkan satuan di header kolom atau di catatan tabel. Dampak: Interpretasi data keliru → revisi substansial diminta.
Kesalahan 3: Tidak menyertakan izin / atribusi
Penyebab: Mengambil gambar dari publikasi lain tanpa izin. Solusi: Minta izin tertulis atau buat ulang gambar dengan data Anda sendiri. Dampak: Pelanggaran hak cipta berisiko menunda atau menolak publikasi.
Contoh praktis: Format Gambar dan Tabel untuk manuskrip
Berikut contoh praktis yang bisa langsung diterapkan:
- Gambar 1: file Gambar1.tiff, 300 dpi, ukuran 1200 x 800 px, caption: “Gambar 1. Peta lokasi studi, sumber: penulis (2024).” Sertakan alt text singkat: “Peta lokasi studi X di Provinsi Y.”
- Tabel 1: file disisipkan sebagai tabel native (bukan gambar), judul “Tabel 1. Karakteristik dasar responden”, catatan: “Catatan: Data disajikan sebagai n (%) atau mean (SD). *p < 0.05.” Pastikan alignment angka kanan untuk kemudahan scanning visual.
Alat bantu teknis dan kebijakan sitasi
Gunakan alat akademik untuk memastikan kualitas: Turnitin untuk cek kesamaan, Mendeley untuk manajemen referensi, dan software grafik (GraphPad Prism, R, Adobe Illustrator) untuk menghasilkan gambar berkualitas. Untuk identifikasi jurnal terindeks dan kebijakan, rujuk SINTA dan Garuda. Untuk standar identifikasi seri jurnal gunakan ISSN dan cek sitasi serta visibilitas di Google Scholar.
Integrasi dengan struktur manuskrip (berdasarkan pedoman metodologi)
Metodologi penelitian menekankan keterulangan prosedur dan kejelasan penyajian data (Eravianti, 2021). Oleh karena itu, gambar yang menyajikan alur penelitian, diagram sampling, atau pengukuran instrumen harus cukup detail agar replikasi memungkinkan. Tabel yang merinci teknik sampling, ukuran sampel, dan analisis statistik membantu reviewer menilai validitas metodologi.
Langkah praktis terakhir sebelum submit
- Baca kembali author guidelines jurnal target untuk persyaratan khusus (format file, ukuran, warna). Lakukan penyesuaian terakhir.
- Lakukan one-page check: apakah semua gambar & tabel dicantumkan di daftar isi/figure list sesuai permintaan jurnal?
- Jalankan pre-submission review internal (bisa oleh kolega atau layanan profesional) untuk mengecek kepatuhan teknis dan editorial.
- Simpan versi high-resolution gambar dan file tabel sumber (Excel/CSV) untuk lampiran bila editor meminta data mentah.
Butuh bantuan teknis atau pendampingan publikasi?
Jika Anda ingin mempercepat proses publikasi atau meminimalkan risiko penolakan teknis, tim Mahri Publisher menyediakan layanan proofreading, penyesuaian template jurnal, dan pre-submission review berdasar pengalaman publikasi jurnal nasional & internasional. Pelayanan kami membantu mempersiapkan gambar, tabel, dan keseluruhan naskah agar sesuai standar jurnal (tingkat keberhasilan tinggi berdasar data internal). Pelajari layanan kami di Mahri Publisher – Publikasi atau mulai proses order di Form Order.
Kesimpulan
Format Penulisan Gambar dan Tabel dalam Artikel Ilmiah adalah aspek teknis krusial yang memengaruhi proses review dan peluang publikasi. Dengan mengikuti standar resolusi, format file, caption informatif, penomoran konsisten, dan catatan tabel lengkap, Anda meningkatkan keterbacaan dan kredibilitas manuskrip. Terapkan checklist pre-submission, lakukan pre-submission review, dan simpan file sumber berkualitas tinggi.
Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu Anda menyesuaikan gambar, tabel, dan naskah agar sesuai pedoman jurnal target—kunjungi halaman publikasi atau ajukan permintaan melalui form order.
References
- Eravianti, E. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. https://doi.org/10.31219/osf.io/cmv89
- Triyono, T. (2017). Menulis Artikel untuk Jurnal Ilmiah. https://doi.org/10.31227/osf.io/7k25z
- SINTA (Kemdiktisaintek). https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda (Kemdiktisaintek). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal. https://portal.issn.org/
- Google Scholar. https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















