Pendahuluan
Strategi Menulis Nama dan Afiliasi Penulis (Author) sesuai Aturan Jurnal adalah aspek kecil namun krusial yang sering menjadi penyebab penolakan atau revisi berulang saat submit jurnal. Banyak dosen, peneliti, dan mahasiswa belum memahami format, etika, dan implikasi teknis dari penulisan nama dan afiliasi—padahal kesalahan sederhana dapat memengaruhi akurasi indeksasi, sitasi, dan kredit akademik.
Mengapa Penulisan Nama dan Afiliasi Penting? (Problem)
Kesalahan pada nama dan afiliasi tidak hanya menyebabkan kebingungan administratif. Dampaknya meliputi:
- Data author tidak terhubung ke profil akademik seperti Google Scholar atau ORCID, sehingga mengurangi sitasi dan visibility (lihat profil Google Scholar sebagai indikator profil penulis) — Google Scholar.
- Indexing error di basis data nasional/internasional (misalnya SINTA atau Scopus) jika alamat lembaga tidak sesuai standar — cek SINTA.
- Potensi pelanggaran etika jika terjadi “guest authorship” atau duplikasi afiliasi tanpa klarifikasi (lihat kasus plagiarisme dan etika publikasi) — sumber menyebut banyak kasus historis terkait pelanggaran akademik.
Aturan Umum Penulisan Nama dan Afiliasi (Solution)
Sebelum submit, pastikan Anda mengikuti prinsip-prinsip berikut:
- Gunakan nama yang konsisten: Pilih format nama yang akan dipakai di semua publikasi (mis. “Nina S. Putri” vs “Nina Septiani Putri”) untuk menghindari fragmentasi profil sitasi.
- Cantumkan ORCID: ORCID (persistent identifier) membantu menyatukan output akademik penulis di berbagai platform.
- Format afiliasi secara hirarkis: dari unit terkecil ke institusi induk (Contoh: Departemen X, Fakultas Y, Universitas Z, Kota, Negara).
- Untuk multi-afiliasi: gunakan superskrip numerik (1,2) dan cantumkan afiliasi lengkap di bawah daftar penulis.
- Penulis korespondensi: cantumkan alamat email institusional yang aktif dan jelas, serta tandai dengan “*” atau label yang diminta jurnal.
- Ikuti tata bahasa jurnal: periksa author guidelines jurnal (pre-submission review) terkait pengaturan nama (inisial vs nama lengkap), penggunaan middle name, atau diakritik.
Contoh Format Penulisan
Contoh tampilan di naskah:
- Joko A. Santoso1,2*, Siti Nurhayati2
- 1Departemen Biologi, Fakultas Sains, Universitas Negeri X, Kota, Indonesia
- 2Institut Riset Y, Kota, Indonesia
- *Corresponding author: joko.santoso@universitasx.ac.id
Praktik Terbaik Berdasarkan Tipe Nama (Problem → Solution)
Nama penulis di Indonesia sangat beragam (satu nama, nama bergelar, nama dengan patronimik). Berikut strategi praktis:
- Nama tunggal: Jika hanya satu kata, gunakan kata tersebut sebagai Nama Belakang untuk konsistensi metadata jurnal. Contoh: “Sukarno” bisa dicatat sebagai “Sukarno” (family name field di sistem submit) dan konsisten di semua publikasi.
- Nama panjang dengan spasi: Tentukan apakah akan menggunakan inisial tengah atau seluruh nama. Contoh: “Rina Melati Hidayat” → pilih “Rina M. Hidayat” atau “Rina Melati Hidayat” dan gunakan seragam.
- Gelar akademik: Jangan sertakan gelar (Dr., Prof.) pada daftar penulis; biasanya ditampilkan terpisah jika diperlukan jurnal.
Persoalan Korespondensi & Kontribusi Penulis
Peran penulis harus jelas. Gunakan CRediT taxonomy (Conceptualization, Data curation, Formal analysis, Funding acquisition, Writing—original draft, Writing—review & editing, dll.) untuk transparansi kontribusi. Tandai corresponding author yang bertanggung jawab untuk komunikasi dengan editor dan revisi.
Etika dan Risiko yang Sering Terjadi (Problem)
Krisis integritas publikasi muncul dari praktik seperti gift authorship, ghost authorship, dan afiliasi palsu. Data historis menunjukkan banyak kasus plagiarisme yang merugikan reputasi akademik—sebuah peringatan bahwa etika penulisan harus dijaga secara ketat. Sumber literatur juga menunjukkan pentingnya pelatihan OJS 3 dan keterampilan author/reviewer untuk mengurangi hambatan publikasi (Hibarkah Kurnia et al., 2023).
Langkah-Langkah Praktis: Checklist Sebelum Submit (Solution → Benefit)
Gunakan checklist ini untuk meminimalkan penolakan terkait nama dan afiliasi:
- 1) Konsistensi Nama: Pastikan nama yang Anda gunakan identik di semua dokumen dan profil (ORCID, Google Scholar).
- 2) ORCID: Lampirkan ORCID ID setiap penulis.
- 3) Afiliasi Lengkap: Departemen → Fakultas → Universitas → Kota → Negara.
- 4) Email Institusional: Gunakan email resmi universitas atau lembaga riset.
- 5) Superskrip & Footnote: Jika multi-afiliasi, susun superskrip dengan jelas.
- 6) CRediT Statement: Sertakan peran penulis jika jurnal meminta.
- 7) Periksa Metadata OJS: Saat submit di OJS 3, pastikan field “Given name” & “Family name” terisi sesuai aturan (lihat hasil pelatihan OJS untuk author dan reviewer) — referensi.
- 8) Review Pre-submission: Lakukan pre-submission review internal (peer/mentor) dan cek integritas lewat Turnitin/Grammarly.
Contoh Kesalahan Umum dan Solusinya (Problem → Solution → Benefit)
Kesalahan 1: Inkonistensi Nama di Database
Penyebab: Penulis memakai “A. Budi” di satu paper dan “Budi Adi” di lain. Solusi: Pilih satu format dan update profil ORCID & Google Scholar. Benefit: Semua sitasi terkumpul, meningkatkan h-index dan visibilitas (lihat studi profil Google Scholar pada dosen sebagai bukti manfaat konsistensi) — Rahendra Maya & Sarbini, 2023.
Kesalahan 2: Afiliasi Tidak Standar
Penyebab: Menulis “Lab X” tanpa menyertakan institusi induk atau kota. Solusi: Tuliskan “Laboratorium X, Fakultas Y, Universitas Z, Kota, Indonesia”. Benefit: Mempermudah proses verifikasi editorial dan indexing di SINTA/Garuda.
Kesalahan 3: Tidak Mencantumkan ORCID
Solusi: Daftarkan ORCID gratis dan cantumkan pada metadata submit. Benefit: Konsolidasi publikasi dan identitas digital penulis.
Integrasi Dengan Alat dan Sistem (Tools & Teknik)
Rekomendasi tools yang membantu:
- Mendeley/EndNote: untuk menyimpan metadata penulis & afiliasi konsisten.
- ORCID: identitas penulis yang persistent.
- Turnitin: cek duplikasi sebelum submit (kurangi risiko plagiarisme).
- Grammarly: meningkatkan kualitas bahasa sebelum proofreading.
- OJS 3: pahami field metadata saat submit—pelatihan implementasi OJS 3 terbukti meningkatkan keterampilan author dan reviewer (Hibarkah Kurnia et al., 2023).
Cara Menyusun Afiliasi untuk Jurnal Terindeks SINTA / Scopus
Untuk meningkatkan kemungkinan indexing di jurnal terindeks Sinta atau Scopus, gunakan format resmi institusi, nama institusi dalam bahasa Inggris (jika diminta), dan sertakan kode pos/kota bila diperlukan. Cek data jurnal target di portal SINTA dan Garuda untuk kesesuaian format metadata:
Contoh format (bahasa Inggris untuk jurnal internasional):
- Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri X, City, Indonesia
Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas (Benefit)
Pekerjaan menulis dan submit dapat dipelajari dan ditingkatkan. Studi pelatihan menulis jurnal untuk mahasiswa dan pelatihan OJS menunjukkan peningkatan keterampilan yang signifikan (Ngainun Naim, 2021; Hibarkah Kurnia et al., 2023). Mahri Publisher, sebagai partner publikasi akademik, menyediakan pendampingan yang menekankan praktik-praktik ini untuk meningkatkan peluang diterima dan terindeks dengan baik. Tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman pendampingan kami.
Checklist Final Sebelum Klik Submit
- Nama penulis konsisten di ORCID & Google Scholar
- Afiliasi lengkap dan sesuai standar institusi
- Corresponding author & email institusi jelas
- CRediT roles atau pernyataan kontribusi tersedia (jika diminta)
- Metadata di OJS terisi dengan benar (Given name / Family name)
- File cover letter menyebutkan penulisan afiliasi dan peran penulis
- Cek plagiarisme (Turnitin) dan proofreading (Grammarly / proofreader profesional)
Contoh Kalimat di Cover Letter Terkait Afiliasi
“Semua penulis telah menyetujui versi naskah ini dan kontribusi masing-masing telah dicantumkan sesuai CRediT taxonomy. Afiliasi yang tercantum adalah afiliasi formal pada saat penelitian dilakukan. ORCID penulis terlampir.”
Kesimpulan & CTA
Penulisan nama dan afiliasi penulis adalah fondasi metadata yang mempengaruhi visibilitas, akurasi indeksasi, dan pengakuan akademik. Dengan menerapkan Strategi Menulis Nama dan Afiliasi Penulis (Author) sesuai Aturan Jurnal—mulai dari konsistensi nama, penggunaan ORCID, format afiliasi yang baku, hingga transparansi kontribusi—Anda dapat mengurangi risiko penolakan dan mempercepat proses publikasi. Untuk dukungan teknis, termasuk pre-submission review, penyesuaian template, dan cek plagiarisme, tim Mahri Publisher siap membantu dengan layanan publikasi jurnal nasional dan internasional. Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher melalui halaman layanan kami di https://mahripublisher.com/publikasi/ atau langsung mulai proses di Form Order.
Referensi
- Rahendra Maya & Muhammad Sarbini (2023). Analisis Publikasi Ilmiah Dosen STAI Al-Hidayah.
- Ngainun Naim (2021). Pelatihan Menulis Artikel Jurnal Secara Online.
- Hibarkah Kurnia et al. (2023). Peningkatan Keterampilan Author dan Reviewer melalui OJS 3.
- Nabila Salwa (2023). Mengembangkan Bakat Menulis Siswa SMK.
- Ramlan et al. (2018). MALU MENJADI PLAGIATOR; Aturan dan Sanksi bagi Penulis.
- SINTA (Kemdiktisaintek)
- Garuda (Kemdiktisaintek)
- ISSN Portal
- Google Scholar






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















