Publikasi Jurnal Penulisan Artikel Ilmiah Manajemen Referensi & Tools Tips Mahasiswa & Dosen Berita & Tren Akademik FAQ, Listicle & Konten Ringan Publikasi Ilmiah vs Beasiswa Publikasi Ilmiah vs Karir

Want to Partnership with me? Book A Call

Popular Posts

  • All Post
  • Berita & Tren Akademik
  • Listicle & Konten Ringan
  • Mahri Publisher
  • Manajemen Referensi & Tools
  • Penulisan Artikel Ilmiah
  • Publikasi Ilmiah vs Beasiswa
  • Publikasi Ilmiah vs Karir
  • Publikasi Jurnal
  • Tips Mahasiswa & Dosen

Dream Life in Paris

Questions explained agreeable preferred strangers too him her son. Set put shyness offices his females him distant.

Categories

Edit Template

Contoh Artikel Review Literatur Ilmu Hukum: Panduan Praktis

Pendahuluan

Contoh Artikel Review Literatur dalam Bidang Ilmu Hukum sering dibutuhkan oleh dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana yang ingin memetakan perkembangan teori, memverifikasi celah penelitian, dan mempersiapkan naskah untuk jurnal terindeks. Ketika penyusunan review tidak sistematis, hasilnya bisa lemah secara argumentatif dan berisiko ditolak saat submit.

Mengapa Review Literatur Penting dalam Ilmu Hukum? (Problem → Solution → Benefit)

Problem: Banyak penelitian hukum yang mengulang topik tanpa menjelaskan kontribusi baru karena kajian pustaka kurang mendalam. Sebagai solusi, review literatur yang sistematis membantu mengidentifikasi gap dan menguatkan landasan teoritis.

  • Solusi: Terapkan teknik sistematis untuk pengumpulan dan sintesis literatur.
  • Benefit: Memperbesar peluang naskah diterima, memperjelas novelty, dan meminimalkan duplikasi penelitian (reduksi risiko plagiarism).

Dalam konteks akademik, studi menunjukkan bahwa kajian pustaka adalah landasan penting dalam laporan penelitian karena mencegah duplikasi dan memperjelas alur argumentasi penelitian (Ridwan et al., 2021). Untuk penelitian hukum yang umumnya bersifat kualitatif, pemahaman terhadap pendekatan konstruktivis dan prinsip metodologi kualitatif menjadi relevan guna menafsirkan fenomena hukum dari sudut pandang partisipan dan dokumen (Tengku Erwinsyahbana & Ramlan, 2018).

Struktur Ideal: Contoh Artikel Review Literatur dalam Bidang Ilmu Hukum

Berikut struktur yang umum digunakan dan direkomendasikan untuk review literatur di ilmu hukum. Struktur ini membantu reviewer jurnal mengenali logika kajian Anda secara cepat.

  • Judul yang spesifik dan informatif
  • Abstrak singkat (tujuan, metode pencarian, temuan utama, rekomendasi penelitian)
  • Pendahuluan (konteks masalah dan tujuan review)
  • Metode review (kriteria inklusi/eksklusi, basis data, kata kunci, rentang tahun)
  • Sintesis literatur (disajikan tematik, kronologis, atau metodologis)
  • Diskusi (menghubungkan temuan dengan teori, kebijakan, atau praktik hukum)
  • Kesenimpulan dan rekomendasi penelitian lanjut
  • Daftar pustaka yang lengkap dan konsisten

Contoh Singkat Karakterisasi Bagian Metode

Contoh: “Penelitian ini menggunakan pendekatan review naratif dengan basis data Google Scholar, Garuda, dan portal jurnal hukum nasional antara 2000–2025. Kata kunci: ‘syarikah’, ‘fikih muamalah’, ‘perlindungan nelayan’. Kriteria inklusi: artikel peer-reviewed, buku akademik, dan dokumen hukum berbahasa Indonesia/Inggris.”

Langkah-langkah Praktis Menyusun Review (Checklist Step-by-Step)

Berikut checklist yang dapat langsung diaplikasikan ketika menulis Contoh Artikel Review Literatur dalam Bidang Ilmu Hukum:

  • 1) Definisikan pertanyaan penelitian atau scope review (mis. “Bagaimana perlindungan hukum bagi nelayan kecil di Indonesia?”).
  • 2) Susun strategi pencarian: list database (Garuda, Google Scholar, library, portal ISSN), kata kunci, boolean operator.
  • 3) Tentukan kriteria inklusi/eksklusi (tahun, jenis publikasi, bahasa).
  • 4) Lakukan screening judul dan abstrak; catat alasan eksklusi untuk transparansi.
  • 5) Appraise kualitas sumber: gunakan matriks penilaian—relevansi, metodologi, sampel, kontribusi teoritis.
  • 6) Sintesis: pilih pendekatan (tematik, kronologis, atau metodologis) dan rangkum temuan inti per tema.
  • 7) Identifikasi gap penelitian dan rumuskan rekomendasi penelitian berikutnya.
  • 8) Pastikan sitasi konsisten (gunakan Mendeley atau Zotero) dan cek plagiarisme (mis. Turnitin).
  • 9) Lakukan pre-submission review internal atau eksternal sebelum submit ke jurnal target.

Metode Sintesis yang Tepat untuk Ilmu Hukum (Problem → Solution → Benefit)

Problem: Banyak peneliti hukum hanya merangkum artikel satu per satu tanpa melakukan sintesis yang menghasilkan wawasan baru.

  • Solusi: Gunakan sintesis tematik (mengelompokkan temuan berdasarkan isu hukum), kronologis (menunjukkan evolusi hukum), atau metodologis (membandingkan pendekatan penelitian).
  • Benefit: Pembaca dan reviewer lebih mudah melihat kontribusi Anda terhadap perkembangan ilmu hukum.

Contoh penerapan: Sintesis tematik pada topik “hak atas tanah nelayan” dapat mengelompokkan literatur ke dalam tema: (1) dasar hukum, (2) putusan pengadilan terkait, (3) praktik administratif, dan (4) rekomendasi kebijakan.

Contoh Paragraf Review Literatur (Model untuk Ilmu Hukum)

Berikut contoh paragraf untuk dimasukkan dalam artikel review literatur yang dapat Anda adaptasi:

“Sejumlah studi menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap nelayan kecil masih terfragmentasi antara peraturan sektoral dan putusan pengadilan. Misalnya, penelitian X menyoroti lemahnya koordinasi institusi administratif, sementara penelitian Y menekankan aspek hak ulayat yang belum tereksplorasi dalam putusan pengadilan. Sintesis tematik mengindikasikan adanya gap empiris terkait efektivitas implementasi peraturan di tingkat lokal, sehingga penelitian kualitatif yang menelusuri pengalaman partisipan dinilai sangat diperlukan.”

Paragraf di atas adalah contoh bagaimana menautkan temuan studi sebelumnya dengan gap penelitian—sikap yang sangat dihargai oleh reviewer jurnal.

Kesalahan Umum Saat Menyusun Review Literatur & Solusinya

Problem: Kesalahan berikut sering menyebabkan penolakan naskah oleh editor atau reviewer.

  • Kesalahan 1 — Ruang Lingkup Terlalu Luas atau Terlalu Sempit. Solusi: Tentukan scope yang jelas menggunakan kerangka PICO (untuk isu hukum bisa dimodifikasi) dan batasi rentang tahun bila perlu.
  • Kesalahan 2 — Metode Pencarian Tidak Transparan. Solusi: Tuliskan database, kata kunci, dan kriteria inklusi/eksklusi (mis. “dilakukan screening 3.000 judul, 120 artikel dianalisis”).
  • Kesalahan 3 — Plagiarisme atau Duplikasi Konten. Solusi: Gunakan Turnitin untuk pemeriksaan (ikuti pedoman etika dan COPE). Jangan menyalin paragraf dari literatur tanpa parafrase kritis.
  • Kesalahan 4 — Kurang Menghubungkan Teori dengan Temuan. Solusi: Tautkan temuan literatur ke landasan teori yang relevan dan jelaskan implikasi hukum atau kebijakan.

Tools Akademik yang Direkomendasikan

Memanfaatkan alat yang tepat mempercepat proses dan meningkatkan kualitas naskah:

  • Mendeley atau Zotero — Manajemen referensi dan format sitasi.
  • Turnitin — Pemeriksaan orisinalitas.
  • Grammarly — Proofreading bahasa Inggris (jika submit ke jurnal internasional).
  • Software analisis kualitatif (mis. NVivo) — Untuk coding tematik pada studi kualitatif.
  • Pre-submission review internal — Simulasikan review cepat untuk mengidentifikasi kelemahan sebelum submit.

Contoh Kasus: Review Literatur tentang Syarikah Abdan

Sebagai contoh praktis, topik “Syarikah Abdan” (sistem kerja sama dalam fikih Islam) dapat dijadikan kajian literatur ilmiah. Rahmat & Ningsih (2021) mendeskripsikan skema syarikah abdan dan penerapannya kontemporer, termasuk rekomendasi untuk praktik profesional seperti penyesuaian kontrak pada nelayan dan penjahit. Dalam review, peneliti dapat:

  • Mengumpulkan artikel yang mengulas konsep syarikah dari jurnal fikih dan jurnal ekonomi syariah.
  • Menganalisis perbedaan interpretasi antar madhhab dan kajian MUI terhadap syarikah abdan.
  • Mengkaitkan temuan dengan studi empiris yang melaporkan praktik nyata di lapangan.

Dengan pendekatan demikian, review tidak hanya merangkum, tetapi juga memberikan rekomendasi kebijakan yang konkret dan relevan.

Menyiapkan Review untuk Submit Jurnal: Checklist Pra-Submit

Sebelum submit ke jurnal (Sinta 2–6 atau internasional), pastikan hal-hal berikut:

  • Format naskah sesuai template jurnal target.
  • Abstrak ringkas, kata kunci relevan, dan ringkasan temuan utama.
  • Daftar pustaka lengkap dan terformat (gunakan Mendeley untuk konsistensi).
  • Proofreading & paraphrasing akademik untuk memperbaiki gaya penulisan.
  • Pemeriksaan plagiarisme minimal 15–20% similarity (sesuai kebijakan jurnal).
  • Pre-submission review untuk masukan struktural dan substansial.

Jika Anda membutuhkan pendampingan dalam fase ini, Mahri Publisher menyediakan layanan proofreading, pre-submission review, dan pendampingan submit jurnal untuk berbagai indeks (Sinta 1–6 dan Index Copernicus). Pelajari layanan kami di halaman publikasi Mahri Publisher atau langsung ajukan permintaan pendampingan melalui form order.

Referensi Data dan Sumber Otoritatif

Gunakan sumber terpercaya saat menyusun review literatur. Beberapa sumber utama yang sering digunakan dalam penelitian hukum di Indonesia antara lain:

  • Sinta (Kemdiktisaintek) — untuk memverifikasi indeksasi jurnal nasional (per 2026 dikelola oleh Kemdiktisaintek).
  • Garuda — portal publikasi nasional untuk mencari artikel akademik.
  • ISSN Portal — untuk validasi identitas jurnal.
  • Google Scholar — untuk menemukan sitasi dan metrik awal.

Kesimpulan

Menyusun Contoh Artikel Review Literatur dalam Bidang Ilmu Hukum memerlukan perencanaan, metodologi pencarian yang transparan, dan kemampuan sintesis tematik yang kuat. Dengan mengikuti langkah-langkah sistematis—dari definisi scope, seleksi literatur, appraisal kualitas, hingga sintesis—peneliti hukum dapat menghasilkan review yang bernilai akademis dan relevan bagi praktik hukum maupun kebijakan.

Butuh percepatan publikasi atau pendampingan revisi sebelum submit? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu dengan layanan proofreading, pre-submission review, dan pendampingan submit ke jurnal terindeks. Kunjungi halaman publikasi kami atau langsung kirim permintaan melalui form order.

References

Bagikan Artikel

Mahri Publisher

Writer & Blogger

Considered an invitation do introduced sufficient understood instrument it. Of decisively friendship in as collecting at. No affixed be husband ye females brother garrets proceed. Least child who seven happy yet balls young. Discovery sweetness principle discourse shameless bed one excellent. Sentiments of surrounded friendship dispatched connection is he. Me or produce besides hastily up as pleased. 

Follow On Instagram

Dream Life in Paris

Questions explained agreeable preferred strangers too him her son. Set put shyness offices his females him distant.

Join the family!

Sign up for a Newsletter.

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Tags

    Edit Template

    About

    Appetite no humoured returned informed. Possession so comparison inquietude he he conviction no decisively.

    Tags

      Recent Post

      • All Post
      • Berita & Tren Akademik
      • Listicle & Konten Ringan
      • Mahri Publisher
      • Manajemen Referensi & Tools
      • Penulisan Artikel Ilmiah
      • Publikasi Ilmiah vs Beasiswa
      • Publikasi Ilmiah vs Karir
      • Publikasi Jurnal
      • Tips Mahasiswa & Dosen

      © 2025 Created by Mahri Publisher