Pendahuluan
FAQ: Bagaimana Cara Submit Artikel Multidisiplin? Pertanyaan ini sering muncul di kalangan dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana yang berhadapan dengan tantangan lintas disiplin: sinkronisasi metode, istilah berbeda, dan persyaratan jurnal yang variatif. Artikel ini merangkum langkah praktis, contoh, dan checklist yang dapat langsung Anda terapkan untuk meningkatkan peluang diterima.
Masalah Umum Saat Submit Artikel Multidisiplin → Dampak → Solusi Ringkas
Artikel multidisiplin sering ditolak bukan karena kualitas ilmiah rendah, melainkan karena ketidaksesuaian bahasa, ruang lingkup, atau cara penyajian. Di bawah ini adalah masalah yang sering muncul, dampaknya terhadap proses review, dan solusi cepat.
1. Scope mismatch (ruang lingkup tidak cocok)
- Penyebab: Jurnal fokus pada disiplin tunggal sementara artikel mencoba menjembatani beberapa bidang.
- Dampak: Editor mengembalikan manuskrip tanpa review atau menolak setelah review awal.
- Solusi: Lakukan mapping jurnal—pilih jurnal multidisiplin atau yang secara eksplisit menerima studi interdisipliner. Periksa aims & scope jurnal di laman resmi (mis. SINTA atau website jurnal).
2. Terminologi dan bahasa yang tidak ramah reviewer lintas bidang
- Penyebab: Istilah teknis bidang A tidak dijelaskan sehingga reviewer bidang B kesulitan menilai kontribusi.
- Dampak: Reviewer memberikan komentar “unclear” atau meminta penjelasan ekstensif.
- Solusi: Sertakan glosarium singkat atau footnote, gunakan bahasa umum saat menjelaskan konsep inti, dan lakukan proofreading ilmiah (gunakan tools seperti Grammarly + proofreading ahli).
3. Metode yang tampak tidak replikabel bagi salah satu bidang
- Penyebab: Level detail metode berbeda antar disiplin.
- Dampak: Reviewer meminta data tambahan atau penskalaan ulang metodologi.
- Solusi: Gunakan diagram alir metodologi, lampirkan protokol lengkap di supplementary file, dan cantumkan pernyataan ketersediaan data (data availability statement).
Langkah-langkah Terstruktur: Cara Submit Artikel Multidisiplin
Berikut alur kerja (workflow) yang dapat Anda ikuti dari persiapan hingga submit, termasuk aspek teknis dan etika.
Pra-Submission (Pre-submission review)
- 1. Tentukan kontribusi utama: Nyatakan novelty yang jelas untuk setiap disiplin yang terlibat.
- 2. Pilih target jurnal berdasarkan scope, indexing, dan impact metric (periksa quartile jika relevan).
- 3. Lakukan pre-submission review internal: minta kolega dari masing-masing disiplin membaca dan mengomentari manuskrip.
- 4. Cek etika & plagiarisme: jalankan pemeriksaan Turnitin; pastikan kepatuhan COPE.
- 5. Siapkan data & kode: upload ke repositori terbuka jika diminta (mis. Garuda untuk repositori Indonesia).
Menentukan Jurnal Target
Pilih jenis jurnal yang sesuai: multidisiplin (mis. Nature Communications model) atau jurnal disiplin utama yang menerima studi interdisipliner. Perhatikan:
- Aims & scope (baca di website jurnal).
- Indexing (SINTA untuk jurnal nasional: SINTA).
- Reputasi dan timeline peer review (cek pengalaman kolega atau data jurnal).
- Pilih journal yang memperbolehkan supplementary materials, data sharing, dan format multiformat (figures, code).
Menyusun Manuskrip yang Ramah Multidisiplin
- Tuliskan abstrak yang menekankan konteks lintas disiplin dan manfaat praktisnya.
- Buat struktur yang jelas: Introduction → Cross-disciplinary Rationale → Methods (sub-bab per disiplin jika perlu) → Results → Discussion (kaitkan tiap disiplin) → Conclusions.
- Sertakan visualisasi integratif (flowchart, conceptual framework, multidisciplinary figure) untuk membantu reviewer memahami alur pemikiran.
Komponen Teknis & Administratif
- Daftarkan ORCID untuk semua penulis dan nomor afiliasi yang jelas.
- Buat cover letter yang menonjolkan aspek multidisiplin (contoh template ada di bawah).
- Siapkan file sesuai template jurnal: Word/LaTeX, gambar (TIFF/PNG), tabel dalam format yang dapat diubah.
- Gunakan reference manager (Mendeley, EndNote) untuk konsistensi sitasi.
Contoh Cover Letter Singkat untuk Artikel Multidisiplin
Contoh struktur cover letter yang efektif untuk artikel lintas bidang:
- Sapaan ke Editor dan perkenalan singkat manuskrip.
- Ringkasan kontribusi lintas disiplin (3-4 kalimat): mengapa ini relevan bagi pembaca jurnal.
- Alasan memilih jurnal tersebut (mengaitkan aims & scope).
- Daftar penyerahan (manuscript, supplementary data, protokol), deklarasi konflik kepentingan, dan pernyataan bahwa manuskrip belum dipublikasikan.
- Kontak corresponding author dan ORCID.
Checklist Pre-Submit: Pastikan 20 Item Ini Terpenuhi
Gunakan checklist ini sebelum menekan tombol submit:
- 1. Apakah novelty & kontribusi lintas disiplin jelas di abstrak?
- 2. Cocok tidak jurnal dengan scope penelitian?
- 3. Format dokumen sesuai template jurnal?
- 4. Semua penulis memiliki ORCID & afiliasi lengkap?
- 5. Cover letter ditulis dan menyoroti aspek multidisiplin?
- 6. Metode disajikan replikabel (termasuk flowchart)?
- 7. Data availability statement & repository (jika ada)?
- 8. Supplementary files siap (data mentah, kode) dan diberi nama jelas?
- 9. Semua referensi tercantum dan terformat konsisten (pakai Mendeley/EndNote)?
- 10. Pemeriksaan plagiarisme via Turnitin selesai?
- 11. Bahasa telah di-proofread (Grammarly + proofreading manusia)?
- 12. Gambar berkualitas & diberi caption jelas (format jurnal: TIFF/PNG)?
- 13. Penulisan keyword yang mencakup semua bidang terlibat?
- 14. Pernyataan etika dan izin penelitian (jika perlu) sudah dilampirkan?
- 15. Conflict of interest disclosure lengkap?
- 16. Semua koresponden setuju dengan submission & urutan penulis?
- 17. Hak cipta dan lisensi (CC-BY atau lain) dipahami?
- 18. Preprint (opsional) sudah diposting bila diinginkan dan sesuai kebijakan jurnal?
- 19. File metadata (title, abstract, keywords, funding) siap untuk diisi di sistem submission.
- 20. Kontak reviewer potensial (opsional) sudah disiapkan sesuai jurnal.
Teknis Pengiriman: Platform & Metadata
Umumnya jurnal menggunakan platform seperti OJS, ScholarOne, atau Editorial Manager. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Isi metadata dengan ringkas namun lengkap—judul, abstrak, keyword, funding, author contributions.
- Unggah file sesuai urutan yang diminta (manuscript utama, supplementary files, cover letter).
- Periksa opsi embargo, copyright transfer, dan lisensi yang dipilih.
- Jika jurnal meminta suggested reviewers, pilih nama dari disiplin terkait dan hindari konflik kepentingan.
Mengelola Multipenulis & Afiliasi
Koordinasi penulis lintas disiplin memerlukan perencanaan. Tips praktis:
- Tetapkan corresponding author yang bertanggung jawab pada komunikasi editorial.
- Gunakan sistem manajemen versi (Git, Google Drive, atau repository institusi) untuk menghindari konflik versi.
- Buat daftar kontribusi penulis sesuai CRediT taxonomy (Conceptualization, Data curation, Formal analysis, dll.).
- Pastikan semua penulis menyetujui versi final sebelum submit.
Menangani Reviewer dan Revisi
Revisi untuk artikel multidisiplin dapat memerlukan permintaan dari reviewer di berbagai bidang. Strategi efektif:
- Jawab komentar reviewer secara sistematis: buat tabel “Reviewer comment → Author response → Action taken”.
- Jika reviewer meminta penjelasan teknis dari bidang lain, beri penjelasan singkat dan referensi yang memadai.
- Tambahkan supplementary file untuk data atau analisis tambahan agar main text tidak terlalu teknis untuk pembaca umum jurnal.
- Gunakan bahasa sopan dan deskriptif dalam respon; sertakan highlight perubahan pada manuskrip.
Contoh Kasus: Artikel Gabungan Teknik dan Kesehatan Masyarakat
Misalnya Anda meneliti pengembangan sensor kualitas udara (engineering) dan dampaknya terhadap kejadian asma (public health). Berikut pendekatan praktis:
- Abstrak: Awali dengan latar kesehatan masyarakat, lalu jelaskan inovasi teknis dan bagaimana data epidemiologis diuji.
- Methods: Bagi sub-bab per disiplin: (A) Rancangan sensor & kalibrasi; (B) Desain survei klinis dan analisis statistik.
- Discussion: Kaitkan bagaimana peningkatan akurasi sensor memengaruhi intervensi kesehatan masyarakat dan kebijakan.
- Keywords: sensor kualitas udara; asma; epidemiologi; prototipe; intervensi kebijakan.
FAQ Singkat (Soal yang Sering Ditanyakan)
Apakah boleh submit ke dua jurnal sekaligus?
Tidak. Praktik submit simultan dilarang oleh kebanyakan jurnal dan dianggap tidak etis. Pastikan manuskrip hanya berada dalam satu proses review pada satu waktu.
Perlukah saya mengunggah data mentah?
Jika data dapat meningkatkan replikasi atau kepercayaan hasil, unggah di repository publik. Cantumkan link pada data availability statement. Di Indonesia, Anda dapat memanfaatkan repositori nasional atau platform internasional; Daftarkan metadata di Garuda bila relevan.
Bagaimana memilih jurnal Sinta vs Scopus (SINTA 2026 update)?
Pertimbangkan tujuan Anda: untuk keperluan akademik nasional, jurnal terindeks SINTA (lihat SINTA) penting. Untuk visi internasional, targetkan jurnal yang terindeks Scopus atau bereputasi internasional. Perhatikan juga impact metric dan quartile jurnal saat membuat strategi publikasi.
Alat dan Sumber yang Disarankan
- Reference manager: Mendeley (organisasi sitasi dan pembuatan bibliography).
- Pemeriksaan plagiarisme: Turnitin (cek originalitas sebelum submit).
- Proofreading: Grammarly + proofreader manusia untuk naskah berbahasa Inggris.
- Indeks & metadata: ISSN (portal.issn.org), Google Scholar (scholar.google.com).
Bagaimana Mahri Publisher Dapat Membantu
Mahri Publisher adalah partner publikasi bagi dosen, peneliti, dan akademisi. Layanan kami relevan untuk pertanyaan “FAQ: Bagaimana Cara Submit Artikel Multidisiplin?” karena kami menyediakan:
- Pre-submission review & pendampingan strategi jurnal.
- Proofreading & paraphrasing academic untuk bahasa Inggris dan Indonesia.
- Pendampingan submit jurnal (template, metadata, file upload).
- Paket publikasi untuk berbagai indeks (SINTA 1–6, Index Copernicus) dengan tingkat keberhasilan tinggi berdasar data kami.
Pelajari layanan kami lebih lanjut di halaman publikasi: Mahri Publisher – Publikasi atau ajukan order/pendampingan di form kami: Form Order Mahri Publisher.
Kesimpulan & CTA
Submit artikel multidisiplin menuntut persiapan ekstra: pemilihan jurnal yang tepat, penulisan yang menjembatani istilah, dokumentasi metode yang replikabel, dan manajemen multipenulis yang rapi. Dengan mengikuti alur kerja dan checklist dalam artikel ini, Anda dapat meminimalkan penolakan berbasis teknis dan meningkatkan peluang diterima.
Butuh percepatan publikasi atau pendampingan step-by-step? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu Anda menyusun strategi submit, proofreading, hingga manajemen revisi. Kunjungi kami di halaman publikasi atau langsung mulai di form order.






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















