Pendahuluan
[FAQ] Bagaimana Cara Mencari Jurnal yang Cocok untuk Tesis S2? Pertanyaan ini sering muncul oleh mahasiswa pascasarjana yang ingin mengonversi tesis menjadi artikel ilmiah yang layak terbit. Dalam panduan komprehensif ini, Anda akan mendapatkan langkah praktis, checklist, dan contoh konkret untuk memilih jurnal yang tepat tanpa membuang waktu.
Mengapa Memilih Jurnal yang Tepat Penting?
Memilih jurnal yang tidak sesuai adalah penyebab utama penolakan artikel. Dampaknya bukan hanya waktu terbuang, tetapi juga potensi reputasi akademik dan persyaratan kelulusan. Dengan memilih jurnal yang cocok, Anda meningkatkan peluang peer-review positif, mempercepat publikasi, serta memastikan artikel memenuhi tujuan akademik (mis. syarat kelulusan S2 atau portofolio penelitian).
Problem → Solution → Benefit
- Problem: Artikel terlalu luas atau tidak sesuai scope jurnal → Solution: Sesuaikan topik dengan aims & scope jurnal → Benefit: Reviewer relevan, peluang diterima lebih tinggi.
- Problem: Jurnal tidak terindeks → Solution: Pilih jurnal terindeks (SINTA/Scopus/Google Scholar) → Benefit: Pengakuan akademik dan visibilitas meningkat.
- Problem: Tidak memperhitungkan biaya publikasi jurnal → Solution: Cek APC dan opsi Sinta vs internasional → Benefit: Rencana anggaran jelas.
Checklist Langkah-demi-Langkah: Bagaimana Cara Mencari Jurnal yang Cocok untuk Tesis S2
Gunakan checklist ini sebagai alur kerja sistematis. Langkah-langkah ini mempermudah keputusan dan mengurangi revisi tak perlu.
- 1. Definisikan fokus dan kata kunci artikel: Rangkum kontribusi utama tesis Anda dalam 2-3 kalimat dan pilih 4–6 kata kunci yang menggambarkan novelty dan metodologi.
- 2. Tentukan target audiens: Apakah pembaca akademik internasional, praktisi, atau pengambil kebijakan? Pilih jurnal yang audience-nya sesuai.
- 3. Filter berdasarkan indexing & reputasi: Cek SINTA (sinta.kemdiktisaintek.go.id), Garuda (garuda.kemdiktisaintek.go.id), ISSN (portal.issn.org), dan Google Scholar (scholar.google.com).
- 4. Periksa aims & scope: Baca editorial scope dan artikel terbaru untuk memastikan topik Anda relevan.
- 5. Cek waktu review & acceptance rate: Pertimbangkan jurnal dengan waktu review realistis untuk target kelulusan Anda.
- 6. Evaluasi biaya publikasi jurnal: Kaji APC (Article Processing Charge) dan opsi waiver; sesuaikan dengan anggaran riset.
- 7. Lakukan pre-submission review internal: Gunakan checklist internal atau pendamping (contoh: pre-submission review oleh pembimbing atau service profesional).
- 8. Persiapkan editing & plagiarism check: Perbaiki bahasa dengan Grammarly, cek kesamaan dengan Turnitin, dan format referensi via Mendeley.
- 9. Submit sesuai template: Ikuti template jurnal, buat surat pengantar (cover letter) yang jelas, dan lampirkan item checklist editorial.
Langkah Detail: Memfilter Jurnal Berdasarkan Kriteria
1. Scope & Aims — Apakah Jurnal Menampung Topik Anda?
Mulailah dari jurnal yang memuat artikel serupa. Buka laman “Aims & Scope” jurnal dan periksa artikel 10 terbitan terakhir. Jika sebagian besar penelitian serupa dengan tesis Anda, jurnal tersebut layak masuk shortlist.
Contoh praktis: jika tesis S2 Anda tentang “efektivitas pembelajaran daring pada pendidikan tinggi,” cari jurnal bertopik pendidikan, e-learning, atau educational technology. Jika jurnal memfokuskan pada pedagogi sekolah dasar, kemungkinan besar kurang cocok.
2. Indeksasi & Reputasi: SINTA, Scopus, dan Lainnya
Cek indexation status. Untuk jurnal nasional gunakan SINTA 2026 yang kini dikelola oleh Kemdiktisaintek — lihat database di sinta.kemdiktisaintek.go.id. Untuk cakupan lebih luas, periksa juga apakah jurnal terdaftar di Scopus atau Google Scholar. Informasi ini memberi gambaran tentang visibilitas dan pengakuan akademik.
3. Impact Factor Quartile / Jurnal Terindeks SINTA
Jika target Anda termasuk meningkatkan portofolio akademik, pertimbangkan faktor dampak (impact factor) atau quartile untuk jurnal internasional. Untuk jurnal nasional, perhatikan peringkat SINTA (Sinta 1–6). Pastikan jurnal pilihan memenuhi kebutuhan administratif (mis. syarat lulus S2 atau pengajuan beasiswa).
4. Review Time, Rejection Rate, dan Proses Editorial
Pertimbangkan ekspektasi waktu. Beberapa jurnal memiliki “desk-reject” tinggi; mempelajari editorial board dan instruksi reviewer membantu mengurangi penolakan awal.
5. Biaya Publikasi Jurnal (APC) dan Opsi Open Access
Sebelum submit, konfirmasi apakah jurnal mengenakan biaya (APC). Sesuaikan dengan anggaran penelitian atau cari jurnal SINTA 2–6 yang lebih terjangkau. Istilah “biaya publikasi jurnal” perlu diperhitungkan dalam perencanaan pendanaan tesis.
Cara Mencari Jurnal Secara Teknis (Search Queries & Tools)
Gunakan kombinasi database dan kata kunci untuk shortlist jurnal. Berikut langkah teknis yang bisa Anda ikuti:
- Di Google Scholar, gunakan query: “journal” + “education technology” + “peer-reviewed” + “journal name” untuk menemukan jurnal yang relevan.
- Di SINTA/GARUDA, gunakan filter subjek, tingkat SINTA, dan tahun publikasi.
- Periksa ISSN di portal ISSN untuk memastikan jurnal memiliki identitas resmi.
- Gunakan search string contoh: “site:scopus.com \”journal\” \”education\” \”impact\” OR \”scope\”” untuk jurnal berindeks internasional.
Contoh Pencarian (Ilustrasi)
- Pertimbangkan 3 filter utama: topik, audience, indeksasi.
- Contoh: Topik = “blended learning”; Target audience = “higher education”; Index = “SINTA 2–4” → hasil: shortlist 6 jurnal yang cocok.
Hindari Jurnal Predatory: Tanda & Cara Verifikasi
Waspadai jurnal yang menjanjikan keputusan dalam hitungan hari atau meminta pembayaran sebelum review. Ciri-ciri predatory: editorial board tidak jelas, tidak ada ISSN terdaftar, atau situs penuh klaim berlebihan. Verifikasi dengan mencari nama jurnal di portal ISSN, SINTA, atau database universitas.
Persiapan Dokumen: Teknik untuk Meningkatkan Peluang Diterima
Pra-submit checklist untuk mengurangi revisi:
- Format naskah sesuai template jurnal (judul, abstrak, kata kunci, struktur IMRAD bila diperlukan).
- Gunakan referensi terkini; aplikasikan manajemen referensi dengan Mendeley untuk konsistensi sitasi.
- Periksa kesamaan teks menggunakan Turnitin — idealnya similarity score < 20% tergantung kebijakan institusi.
- Proofreading bahasa akademik (Grammarly atau layanan profesional).
- Siapkan data pendukung: set data, lampiran metode, dan diagram alur agar hasil penelitian replikabel.
- Gunakan pre-submission review oleh pembimbing atau editor profesional (pre-submission review membantu mengoreksi kekurangan metodologi atau narasi).
Contoh Kasus: Memilih Jurnal untuk Tesis S2 di Bidang Teknologi Pendidikan
Misalnya tesis Anda menguji model adaptif learning menggunakan analitik pembelajaran. Langkah praktis:
- Ringkas kontribusi: “Model adaptif berbasis analitik meningkatkan retention rate 15% pada mahasiswa S1.”
- Identifikasi kata kunci: “adaptive learning”, “learning analytics”, “higher education”.
- Shortlist jurnal: cari jurnal e-learning yang memuat paper terkait 2019–2025 (cek SINTA/Garuda dan Google Scholar).
- Periksa template dan metode paper terbitan terakhir; sesuaikan struktur hasil tesis agar konsisten.
- Hitung estimasi waktu: 3–6 bulan untuk review awal, 1–2 bulan untuk revisi minor, total 6–9 bulan bergantung jurnal.
Tools & Layanan yang Direkomendasikan
Alat yang membantu Anda efisien saat proses publikasi:
- Mendeley — manajemen referensi dan format sitasi.
- Turnitin — cek kesamaan teks (plagiarism check).
- Grammarly — proofreading untuk bahasa Inggris.
- Spreadsheet untuk tracking submission: tanggal submit, editor, status review, revisi.
Peran Pendamping Profesional: Kapan Anda Perlu Bantuan?
Jika Anda butuh percepatan publikasi, pendampingan editorial, atau panduan memilih jurnal sesuai kebijakan fakultas, dukungan profesional bisa sangat membantu. Tim Mahri Publisher memberikan pendampingan publikasi jurnal nasional & internasional, termasuk proofreading, cek plagiarisme Turnitin, penyesuaian template, dan pendampingan submit. Untuk detail layanan, kunjungi halaman publikasi kami di Mahri Publisher – Publikasi, atau langsung ajukan order/permintaan konsultasi melalui form order.
Mahri Publisher menekankan transparansi biaya dan akurasi editorial. Perlu diingat bahwa kami tidak menawarkan klaim berlebihan; kami bekerja berdasarkan data dan pengalaman untuk meningkatkan tingkat keberhasilan publikasi.
FAQ Singkat
Q: Berapa banyak jurnal harus saya shortlist?
A: Minimal 3 jurnal (prioritas 1–3) — satu jurnal target utama, dua cadangan dengan scope serupa dan waktu review berbeda.
Q: Apakah jurnal SINTA 5–6 cocok untuk tesis S2?
A: Ya, jurnal SINTA 5–6 sering dipakai untuk tugas akhir dan tesis. Namun perhatikan syarat institusi Anda; beberapa program mensyaratkan SINTA 2–4 atau jurnal internasional tertentu.
Q: Haruskah memilih jurnal Open Access?
A: Open Access meningkatkan visibilitas tetapi biasanya berbayar (APC). Pertimbangkan anggaran dan manfaat sitasi jangka panjang.
Kesimpulan & CTA
Menjawab pertanyaan “[FAQ] Bagaimana Cara Mencari Jurnal yang Cocok untuk Tesis S2?” membutuhkan pendekatan sistematis: definisikan kontribusi tesis, filter jurnal berdasarkan scope dan indeksasi (cek SINTA dan Garuda), perhitungkan biaya publikasi jurnal, dan lakukan pre-submission review. Langkah-langkah praktis dan checklist di atas dirancang untuk meminimalkan penolakan dan mempercepat proses publikasi.
Butuh percepatan publikasi atau pendampingan personal? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu proses proofread, cek Turnitin, penyesuaian template, dan strategi submit. Pelajari layanan kami di mahripublisher.com/publikasi atau ajukan permintaan layanan melalui form order. Tingkat keberhasilan tinggi berdasar data dan pengalaman tim kami.



![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















