Publikasi Jurnal Penulisan Artikel Ilmiah Manajemen Referensi & Tools Tips Mahasiswa & Dosen Berita & Tren Akademik FAQ, Listicle & Konten Ringan Publikasi Ilmiah vs Beasiswa Publikasi Ilmiah vs Karir

Want to Partnership with me? Book A Call

Popular Posts

  • All Post
  • Berita & Tren Akademik
  • Listicle & Konten Ringan
  • Mahri Publisher
  • Manajemen Referensi & Tools
  • Penulisan Artikel Ilmiah
  • Publikasi Ilmiah vs Beasiswa
  • Publikasi Ilmiah vs Karir
  • Publikasi Jurnal
  • Tips Mahasiswa & Dosen

Dream Life in Paris

Questions explained agreeable preferred strangers too him her son. Set put shyness offices his females him distant.

Categories

Edit Template

[FAQ] Bolehkah Submit ke Beberapa Jurnal Sekaligus?

Pertanyaan umum di kalangan akademisi: “[FAQ] Apakah Bisa Submit ke Beberapa Jurnal dalam Waktu yang Bersamaan?” — jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak. Banyak dosen dan mahasiswa stres karena tenggat waktu dan kebutuhan publikasi, lalu bertanya apakah mengirimkan naskah ke beberapa jurnal sekaligus mempercepat proses publikasi tanpa melanggar etika.

Inti Masalah: Mengapa Peneliti Tergoda untuk Submit ke Beberapa Jurnal?

Beban publikasi (untuk kepangkatan, tugas akhir, hibah) mendorong peneliti mempertimbangkan multi-submission. Tekanan waktu, ketidakpastian waktu review, dan rasa takut ditolak membuat strategi “kirim ke banyak tempat” tampak rasional. Namun, ada aspek etika, aturan editorial, dan konsekuensi reputasi yang perlu dipahami sebelum mengambil langkah tersebut.

Aturan Umum dan Kebijakan Editorial (Problem)

Sebagian besar jurnal internasional dan nasional melarang simultaneous submission. Prinsip dasar: satu manuskrip hanya boleh dalam satu proses review pada satu waktu. Organisasi penerbit dan pedoman etika seperti COPE (Committee on Publication Ethics) merekomendasikan larangan ini karena:

  • Mencegah duplikasi peer review (membuang waktu reviewer dan editor).
  • Mencegah publikasi ganda (duplicate publication) yang merusak integritas literatur ilmiah.
  • Menghindari konflik hak cipta jika dua jurnal menerima artikel yang sama.

Rujukan dan sumber resmi

Prinsip Etika: Mengapa Simultaneous Submission Dilarang? (Solution)

Beberapa alasan praktis dan etis yang sering disampaikan editor:

  • Efisiensi peer-review: Jika dua jurnal menjalankan peer-review pada naskah yang sama, itu berarti dua tim reviewer melakukan pekerjaan yang sama secara redundan.
  • Risiko publikasi ganda: Jika kedua jurnal menerima, akan terjadi duplikasi dalam literatur ilmiah.
  • Konflik hak cipta: Banyak jurnal meminta pengalihan hak cipta saat diterima — pengalihan ganda menimbulkan masalah legal.
  • Reputasi penulis: Jika editor menemukan simultaneous submission, kemungkinan dikeluarkan dari proses dan reputasi penulis dapat tercoreng.

Kapan Simultaneous Submission Mungkin Dibolehkan atau Diterima? (Nuansa dan Contoh)

Meskipun aturan umum melarangnya, ada beberapa situasi yang lebih kompleks dan dapat diterima jika dikelola dengan transparan:

  • Preprint + Submission: Mengunggah versi preprint (mis. arXiv atau INA-Rxiv) umumnya diperbolehkan dan bukan simultaneous submission. Preprint membantu mempercepat penyebaran hasil tanpa menggangu proses review jurnal.
  • Terjemahan untuk audiens berbeda: Jika manuskrip diterbitkan dalam bahasa A di satu jurnal dan ingin diterbitkan dalam bahasa B, hal ini dapat dilakukan dengan izin tertulis dari jurnal pertama dan dengan penyebutan sumber awal.
  • Manuskrip turunan yang substansial berbeda: Mengirimkan artikel dengan fokus analisis berbeda (bukan salami-slicing yang minor) ke jurnal lain bisa diterima jika menyertakan penjelasan dan referensi silang.
  • Simultaneous submission pada jurnal yang eksplisit memperbolehkan: Terkadang jurnal tertentu menyebutkan kebolehan atau memiliki fast-track collaboration; selalu periksa kebijakan di halaman jurnal.

Contoh nyata

Anda punya studi kuantitatif besar. Satu artikel fokus pada analisis statistik model A (untuk jurnal statistik), artikel lain fokus pada implikasi kebijakan (untuk jurnal kebijakan publik). Jika tiap artikel punya pertanyaan penelitian, metode, dan kesimpulan independen, pengiriman terpisah boleh — selama ada keterbukaan tentang data dan cross-reference.

Risiko dan Konsekuensi Jika Terbukti Melakukan Simultaneous Submission (Problem)

  • Desk rejection tanpa chance revisi.
  • Blacklist atau catatan di jurnal yang terlibat (mempengaruhi pengajuan di masa depan).
  • Retraction atau permintaan menarik publikasi jika kedua jurnal terlanjur menerima dan mempublikasikan.
  • Kerusakan hubungan profesional dengan editor dan reviewer.

Strategi Etis untuk Mempercepat Publikasi Tanpa Melanggar Aturan (Solution + Benefit)

Daripada submit simultan, gunakan strategi yang etis dan efektif. Berikut langkah praktis yang direkomendasikan:

Checklist Pra-Submission (Step-by-step)

  • Identifikasi target jurnal (tiering berdasarkan scope, waktu review, dan indexing seperti SINTA/Scopus).
  • Periksa kebijakan jurnal terkait simultaneous submission dan preprints.
  • Lakukan pre-submission inquiry bila tersedia (email singkat ke editor untuk menanyakan kesesuaian topik).
  • Persiapkan dokumen lengkap: cover letter, respon terhadap reviewer potensial, dan data supplement.
  • Gunakan pre-submission review internal (rekan, supervisor) atau layanan profesional untuk memperkecil risiko desk rejection.

Strategi Tiering (Praktik yang Direkomendasikan)

Terapkan pola tiering: kirim pertama ke jurnal primer (target utama). Jika ditolak, segera kirim ke jurnal sekunder, dan seterusnya. Keuntungan:

  • Menghormati proses editorial.
  • Menjaga jejak pengiriman yang bersih (dapat dilaporkan bila diminta).
  • Kemungkinan mendapatkan umpan balik reviewer yang berguna untuk memperbaiki manuskrip sebelum pengiriman berikutnya.

Manfaat Preprint

Mengunggah preprint memberikan bukti prioritas hasil secara cepat dan dapat mempercepat pengakuan penelitian tanpa melanggar etika jurnal. Pastikan jurnal tujuan menerima pengiriman dari preprint.

Bagaimana Editor Mengetahui Jika Manuskrip Dikirim ke Banyak Jurnal?

  • Pelapor informal: reviewer yang diundang oleh beberapa jurnal bisa saja menemukan manuskrip yang identik.
  • Perbandingan teks: editor sering menggunakan software plagiarism/duplicate checking (mis. Crossref Similarity Check).
  • Pengakuan penulis di cover letter atau metadata yang tidak konsisten.

Praktik Baik Saat Mengelola Beberapa Manuskrip dari Satu Proyek

Jika proyek menghasilkan beberapa artikel, rancang rencana publikasi (publication plan) yang jelas:

  • Tentukan scope tiap artikel: research question, dataset, metode, dan kontribusi unik.
  • Hindari salami-slicing yang berlebihan — setiap artikel harus punya kontribusi intelektual tersendiri.
  • Catat urutan pengiriman dan hasil review untuk rekam jejak etis.

FAQ Singkat (Praktis)

1. Apakah sama antara preprint dan simultaneous submission?

Tidak. Preprint adalah versi non-peer-reviewed yang dipublikasikan secara terbuka. Banyak jurnal memperbolehkan preprint. Sementara simultaneous submission merujuk pada pengajuan manuskrip yang sama ke lebih dari satu jurnal untuk proses peer-review, yang biasanya dilarang.

2. Apa itu salami slicing dan kapan diperbolehkan?

Salami slicing adalah memecah satu studi menjadi beberapa publikasi kecil yang memiliki kontribusi intelektual minimal. Diperbolehkan jika tiap bagian memberikan temuan independen signifikan. Namun, jika hanya demi jumlah publikasi, ini tidak etis.

3. Jika mendapat penolakan, bagaimana langkah cepat untuk submit ulang?

Percepat dengan: (1) menerapkan komentar reviewer; (2) memodifikasi cover letter sesuai target jurnal baru; (3) memastikan jurnal baru tidak memiliki konflik kebijakan; dan (4) gunakan layanan pre-submission review atau proofreading untuk memperkaya kualitas naskah.

Contoh Kasus dan Rekomendasi Mahri Publisher (Benefit + CTA)

Kasus: Seorang mahasiswa S2 perlu publikasi sebelum sidang. Ia ingin submit ke tiga jurnal lokal sekaligus untuk mempercepat. Rekomendasi Mahri Publisher: jangan submit simultan. Susun tier jurnal (SINTA 2–4 → SINTA 5–6 → Index Copernicus), unggah preprint untuk bukti prioritas, dan gunakan layanan kami untuk pre-submission review, penyesuaian format, dan cek plagiarisme Turnitin sehingga waktu tunggu lebih efisien.

Untuk dukungan praktis, kunjungi layanan publikasi kami: Mahri Publisher – Publikasi Jurnal atau mulai proses langsung melalui formulir pemesanan: https://mahripublisher.com/order.

Checklist Final Sebelum Menekan Tombol Submit

  • Pastikan naskah belum pernah dikirim ke jurnal lain untuk proses peer-review.
  • Jika ada preprint, periksa kebijakan journal terhadap preprints.
  • Konfirmasi semua penulis menyetujui urutan dan pengiriman.
  • Sertakan data availability statement bila diperlukan.
  • Gunakan alat akademik: Mendeley untuk sitasi, Turnitin untuk cek kesamaan, Grammarly untuk bahasa (opsional untuk penulisan bahasa Inggris).

Kesimpulan

Jadi, “[FAQ] Apakah Bisa Submit ke Beberapa Jurnal dalam Waktu yang Bersamaan?” — secara umum tidak dianjurkan dan sering dilarang. Ada nuansa dan pengecualian (preprint, terjemahan, manuskrip substansial berbeda), namun prinsip etika menuntut transparansi dan kehati-hatian. Strategi alternatif yang etis meliputi penggunaan preprint, tiering jurnal, dan pre-submission inquiry.

Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu Anda menyusun strategi submission, memperbaiki manuskrip untuk target jurnal (Sinta 1–6, Index Copernicus), dan melakukan pre-submission review agar peluang diterima meningkat berdasar data pengalaman kami. Kunjungi halaman layanan: https://mahripublisher.com/publikasi/ atau mulai proses di https://mahripublisher.com/order.

Bagikan Artikel

Mahri Publisher

Writer & Blogger

Considered an invitation do introduced sufficient understood instrument it. Of decisively friendship in as collecting at. No affixed be husband ye females brother garrets proceed. Least child who seven happy yet balls young. Discovery sweetness principle discourse shameless bed one excellent. Sentiments of surrounded friendship dispatched connection is he. Me or produce besides hastily up as pleased. 

Follow On Instagram

Dream Life in Paris

Questions explained agreeable preferred strangers too him her son. Set put shyness offices his females him distant.

Join the family!

Sign up for a Newsletter.

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Tags

    Edit Template

    About

    Appetite no humoured returned informed. Possession so comparison inquietude he he conviction no decisively.

    Tags

      Recent Post

      • All Post
      • Berita & Tren Akademik
      • Listicle & Konten Ringan
      • Mahri Publisher
      • Manajemen Referensi & Tools
      • Penulisan Artikel Ilmiah
      • Publikasi Ilmiah vs Beasiswa
      • Publikasi Ilmiah vs Karir
      • Publikasi Jurnal
      • Tips Mahasiswa & Dosen

      © 2025 Created by Mahri Publisher