Pendahuluan
Panduan Menulis Unit Pengukuran, Singkatan, dan Simbol dalam Artikel Ilmiah adalah rujukan praktis bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana yang ingin meningkatkan kualitas naskah sebelum submit. Ketidakkonsistenan penggunaan unit, singkatan, atau simbol sering jadi alasan revisi editorial dan menunda proses publikasi — problem yang bisa diminimalkan lewat praktik penulisan yang benar.
Mengapa Konsistensi Unit, Singkatan, dan Simbol Penting?
Dalam metodologi penelitian, deskripsi yang replikabel dan jelas merupakan syarat utama. Buku-buku metodologi penelitan menekankan pentingnya kejelasan metode agar hasil dapat diverifikasi oleh pembaca atau reviewer (lihat Eravianti, 2021). Ketidaktepatan penulisan unit atau penggunaan singkatan yang tidak didefinisikan dapat membingungkan pembaca dan mengurangi kredibilitas naskah — berpotensi berdampak pada penolakan awal oleh reviewer.
Manfaat perbaikan konsistensi meliputi:
- Mempercepat proses review (pre-submission review menjadi lebih efektif).
- Meningkatkan peluang diterima di jurnal bereputasi (impact factor quartile dan jurnal terindeks Sinta).
- Memudahkan replikasi dan penggunaan data oleh peneliti lain.
Aturan Umum dan Standar Internasional
Sebagian besar jurnal ilmiah mengikuti Sistem Unit Internasional (SI) dan pedoman editorial seperti APA, IEEE, atau pedoman jurnal terkait disiplin ilmu. Berikut beberapa pedoman utama yang perlu dipahami:
- Gunakan unit SI untuk besaran fisik (meter, kilogram, sekon, ampere, kelvin, mol, dan kandela).
- Simbol untuk besaran fisik ditulis dalam huruf miring (italic) bila berupa variabel; unit ditulis dalam huruf romawi (roman) tanpa titik. Contoh: temperatur T = 25 °C.
- Jangan tambahkan titik pada singkatan satu huruf untuk unit (mis. “m” untuk meter, bukan “m.”).
- Jangan gunakan tanda plural untuk unit (contoh: 5 kg (benar), bukan 5 kgs).
Untuk referensi resmi standar penerbitan dan identifikasi jurnal, Anda dapat merujuk ke portal ISSN (ISSN) dan daftar jurnal lokal seperti SINTA yang dikelola Kemdiktisaintek (2026) (SINTA).
Aturan Spesifik Penulisan Unit Pengukuran
- Selalu beri spasi antara angka dan unit, kecuali untuk persen dan derajat saat disarankan jurnal (contoh umum: 50 m, 37 °C, tetapi 50% tanpa spasi sering diterima—cek pedoman jurnal).
- Gunakan satuan turunan dengan simbol yang tepat: m/s (meter per sekon), N·m (newton-meter), atau m² (meter kuadrat) — hindari penulisan “m2”.
- Gunakan pemisah desimal sesuai pedoman jurnal; banyak jurnal internasional memilih titik sebagai pemisah desimal (1.25), sementara beberapa jurnal lokal mengizinkan koma. Konsistensi adalah kunci.
- Jika menggunakan awalan SI (kilo-, milli-, micro-), gunakan simbol singkat: km, mg, μL. Jangan tulis “microliter” campur simbol.
Aturan Penulisan Singkatan
Singkatan memudahkan pembacaan jika digunakan tepat. Namun, overuse tanpa definisi akan membingungkan. Pedoman praktis:
- Definisikan singkatan pada kemunculan pertama: uji varians analisis (ANOVA), confidence interval (CI).
- Hindari singkatan yang jarang diketahui kecuali benar-benar diperlukan.
- Daftar singkatan (Abbreviation List) di bagian awal atau akhir manuskrip berguna untuk jurnal dengan banyak istilah teknis.
- Singkatan umum seperti DNA, pH, dan EEG tidak perlu definisi ulang jika audien jelas.
Simbol Matematika dan Notasi
Simbol matematika perlu konsistensi visual dan semantik:
- Gunakan huruf miring untuk variabel matematis (mis. V, n, μ) dan huruf romawi untuk konstanta dan satuan (mis. e untuk bilangan Euler kadang miring dalam matematika tapi periksa pedoman jurnal).
- Tampilkan notasi vektor dan matriks dengan ketebalan atau huruf tebal jika jurnal mensyaratkan; jika tidak, tekankan pernyataan di teks. Misal: vektor v, matriks A.
- Tuliskan indeks dan pangkat dengan benar: R0, p < 0.05 (perhatikan pemformatan spasi).
Kesalahan Umum dan Solusi Praktis
Berikut pola problem-solution-benefit untuk masalah yang sering muncul:
-
Problem: Inkonstistensi unit dalam tabel dan teks (mis. m pada tabel, meter pada teks).
Solusi: Buat “Unit Master” — daftar satuan standar yang digunakan di seluruh manuskrip; verifikasi di tiap tabel/figure.
Benefit: Reviewer lebih cepat memahami data, mengurangi catatan revisi teknis. -
Problem: Singkatan tidak didefinisikan pada kemunculan pertama.
Solusi: Terapkan checklist sebelum submit agar semua singkatan terdefinisi; gunakan daftar singkatan pada manuskrip panjang.
Benefit: Naskah lebih ramah pembaca lintas-disiplin, meningkatkan peluang diterima editorial. -
Problem: Simbol matematika tidak dijelaskan (mis. μ digunakan tanpa definisi apakah itu mean atau koefisien).
Solusi: Sertakan tabel simbol (Notation Table) yang menjelaskan setiap simbol utama.
Benefit: Meminimalkan miskomunikasi ilmiah dan mempermudah replikasi.
Checklist Pra-Submit (Step-by-Step)
Gunakan checklist ini sebagai bagian dari pre-submission review Anda:
- Verifikasi konsistensi unit di seluruh dokumen (teks, tabel, gambar, lampiran).
- Pastikan setiap singkatan didefinisikan pada kemunculan pertama; buat daftar singkatan bila perlu.
- Buat tabel simbol/notation dan satuan yang dipakai.
- Periksa format simbol matematika (italic/roman, subscript/superscript).
- Gunakan tools untuk kualitas naskah: Mendeley (manajemen referensi), Turnitin (cek plagiarisme), Grammarly (bahasa dan tata), dan software referensi jurnal spesifik.
- Pastikan format angka (desimal, pemisah ribuan) konsisten dengan pedoman jurnal.
- Lakukan pre-submission review internal atau konsultasi profesional untuk mengurangi revisi (tim Mahri Publisher menyediakan layanan proofreading dan pendampingan submit).
- Terakhir, simpan versi final dan siapkan file sesuai template jurnal (template Word/LaTeX).
Contoh Praktis Penulisan
Berikut contoh kalimat yang sering muncul di artikel ilmiah dan versi yang direvisi sesuai pedoman:
- Awal: “Suhu diambil 37C selama 1jam.” — Revisi: “Suhu diukur pada 37 °C selama 1 jam.”
- Awal: “Konsentrasi pada tabel tertera mg/dL dan pada teks mmol/L.” — Revisi: “Semua konsentrasi dinyatakan dalam mg/dL (lihat Tabel 1). Jika unit lain digunakan (mmol/L), sertakan faktor konversi.”
- Awal: “ANOVA digunakan, p<0.05 dianggap signifikan." — Revisi: "Analisis varians (ANOVA) dilakukan; nilai p < 0,05 dianggap signifikan." (definisikan ANOVA pada kemunculan pertama)
- Matematika: “R0 = 2.5” — Tambahkan: “R0 (angka reproduksi dasar) = 2,5.”
Tips untuk Jurnal Terindeks Sinta dan Jurnal Internasional
Jika target publikasi Anda adalah jurnal terindeks SINTA (dikelola Kemdiktisaintek per 2026) atau jurnal internasional bereputasi, perhatikan tambahan berikut:
- Periksa template jurnal dan pedoman for authors pada laman jurnal; beberapa jurnal SINTA memiliki tata cara spesifik tentang singkatan dan unit.
- Jurnal internasional sering menuntut penggunaan SI, format referensi standar, dan konsistensi notasi matematika.
- Lakukan pre-submission review untuk menyesuaikan naskah dengan scope jurnal dan meningkatkan efisiensi proses review (pre-submission review seringkali mengurangi waktu revisi).
Untuk memeriksa indeksasi jurnal dan profilnya, gunakan sumber resmi seperti Garuda (Garuda) dan Google Scholar (Google Scholar).
Layanan yang Mendukung Kelancaran Publikasi
Mahri Publisher hadir sebagai partner pendamping yang memahami tantangan teknis publikasi ilmiah. Kami menawarkan layanan seperti proofreading, penyesuaian template, pre-submission review, serta pendampingan submit ke jurnal nasional dan internasional. Paket kami meliputi pula cek plagiarisme (Turnitin) dan bimbingan sitasi menggunakan Mendeley — membantu meningkatkan kualitas naskah sesuai standar editorial.
Pelajari layanan publikasi dan paket yang kami tawarkan di halaman layanan kami: Layanan Publikasi Mahri Publisher. Jika siap memulai, Anda dapat mengisi formulir pemesanan di: Form Order Mahri Publisher.
Tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman tim kami dalam pendampingan naskah untuk berbagai jurnal Sinta dan indeks internasional—namun seperti praktik editorial yang baik, keputusan akhir ada pada dewan editor jurnal terkait.
Kesimpulan
Panduan Menulis Unit Pengukuran, Singkatan, dan Simbol dalam Artikel Ilmiah ini menyajikan panduan praktis untuk mengurangi revisi editorial dan meningkatkan kualitas naskah Anda. Kunci utama adalah konsistensi: gunakan standar SI, definisikan singkatan, buat tabel simbol, dan lakukan pre-submission review. Langkah-langkah ini selaras dengan praktik penulisan ilmiah terstandar yang dijelaskan dalam literatur metodologi penelitian (Eravianti, 2021) dan panduan penulisan akademik modern.
Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher untuk strategi publikasi, proofreading, dan pendampingan submit tersedia untuk membantu naskah Anda siap terbit.
References
- Eravianti, E. (2021). METODOLOGI PENELITIAN KESEHATAN. https://doi.org/10.31219/osf.io/cmv89
- Romi Mesra. (2023). Strategi Pembelajaran Abad 21. https://doi.org/10.31219/osf.io/ec6du
- Dasapta Erwin Irawan. (2017). Seri menulis makalah ilmiah di era digital. https://doi.org/10.31227/osf.io/b6yxn
- Adib Rifqi Setiawan. (2019). Panduan Menulis Artikel Akademik. https://doi.org/10.35542/osf.io/gpjbd
- SINTA (Kemdiktisaintek). Profil dan informasi indeks jurnal. https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
- Garuda. Portal penelitian Indonesia. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/
- ISSN Portal. https://portal.issn.org/
- Google Scholar. https://scholar.google.com/






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)




















