Pembukaan: Mengapa Memahami Perbedaan Ini Penting
Perbedaan Persyaratan Penulisan dan Formatting Nasional vs Internasional menjadi isu krusial bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa yang ingin meningkatkan peluang publikasi. Bagi banyak akademisi Indonesia, kegagalan memenuhi standar penulisan atau formatting merupakan penyebab utama desk rejection. Artikel ini menjelaskan perbedaan praktis, memberikan checklist langkah demi langkah, serta strategi mitigasi untuk mempercepat keberterimaan artikel akademik.
Gambaran Umum: Nasional vs Internasional — Apa yang Berubah?
Sekilas, struktur artikel (judul, abstrak, metode, hasil, diskusi, kesimpulan, daftar pustaka) tampak serupa. Namun, perinciannya berbeda signifikan pada bahasa, gaya sitasi, kelengkapan administratif, dan ekspektasi transparansi data. Jurnal nasional (termasuk Sinta 1–6) cenderung lebih fleksibel soal bahasa dan format template; jurnal internasional menuntut Bahasa Inggris, struktur abstrak terstruktur, dan bukti kepatuhan terhadap standar internasional seperti CONSORT atau PRISMA untuk studi tertentu.
Problem: Kesalahan Umum yang Sering Terjadi
1. Bahasa dan Kualitas Bahasa
Masalah: Banyak manuskrip nasional ditulis dalam Bahasa Indonesia dan diterima oleh jurnal Sinta; namun ketika diarahkan ke jurnal internasional, bahasa menjadi penghalang. Kesalahan tata bahasa, gaya akademik, dan penggunaan idiom dapat menurunkan persepsi kualitas.
Solusi: Lakukan proofreading profesional dan terjemahan akademik. Gunakan alat bantu seperti Turnitin untuk cek orisinalitas dan Mendeley untuk manajemen referensi. Pertimbangkan layanan editing bahasa Inggris khusus jurnal.
2. Template dan Formatting
Masalah: Penulis sering mengirim manuskrip tanpa menyesuaikan template jurnal yang dituju—margin, font, heading, format tabel dan gambar tidak sesuai.
Solusi: Lakukan pre-submission review sesuai template jurnal. Jurnal internasional sering menggunakan format terperinci (mis. LaTeX atau Word style), sementara jurnal nasional mungkin menyediakan template Sinta. Unduh template resmi dan pastikan semua bagian sesuai sebelum submit.
3. Sitasi dan Gaya Referensi
Masalah: Inkonsistensi sitasi (APA, IEEE, Vancouver) dapat menyebabkan desk rejection atau permintaan revisi besar.
Solusi: Identifikasi gaya sitasi jurnal target dan gunakan reference manager (Mendeley, Zotero). Pastikan DOI tersedia dan tautan ke sumber primer (mis. Google Scholar) lengkap.
Solution: Perbedaan Rinci dan Contoh Praktis
Bahasa dan Abstrak
- Nasional: Sering menerima Bahasa Indonesia; abstrak biasanya 150–200 kata tanpa struktur wajib.
- Internasional: Bahasa Inggris wajib; abstrak terstruktur (Background, Methods, Results, Conclusion) dan umumnya 200–300 kata. Contoh: jurnal internasional bereputasi mengharuskan keywords (3–6 kata) yang sesuai dengan indexing terms.
Struktur Manuskrip dan Panjang
- Nasional: Panjang artikel lebih variatif; ada jurnal yang menerima papers pendek (2-4 halaman) atau artikel review lokal.
- Internasional: Batas kata jelas (mis. 3.000–8.000 kata). Manuskrip harus memenuhi standar reproducibility — metode dijelaskan cukup agar dapat direplikasi.
Formatting Teknis (Font, Margin, Referensi Gambar)
- Nasional: Template sering lebih longgar, tapi setiap jurnal tetap memiliki aturan (contoh: ukuran font 12 pt, margin standar 2,5 cm).
- Internasional: Ketat—font tertentu (Times New Roman/Arial), numbering heading otomatis, high-resolution figures (minimum 300 dpi), caption lengkap, dan file gambar terpisah saat submit.
Etika, Data, dan Open Science
- Nasional: Persyaratan etika ada, namun penerapan data availability statement belum selalu ketat.
- Internasional: Seringkali memerlukan data availability statement, pendaftaran uji klinis (trial registration), ORCID untuk penulis, dan disclosure konflik kepentingan yang jelas.
Peer Review dan Proses Setelah Submit
- Nasional: Waktu review bisa cepat, namun standar peer review bervariasi antar jurnal Sinta.
- Internasional: Peer review lebih terstruktur (single/double/blind), sering disertai desk rejection awal jika format atau bahasa buruk. Proses revisi biasanya memerlukan jawaban point-by-point dan revisi manuskrip dengan highlight perubahan.
Benefit: Mengapa Menyesuaikan Format Itu Menguntungkan
Memenuhi persyaratan meningkatkan peluang diterima, mempercepat proses publikasi, dan meminimalkan beban revisi. Untuk tujuan akademik seperti kenaikan pangkat, BKD, atau persyaratan sidang, memilih jurnal nasional Sinta yang sesuai bisa strategis. Untuk visibilitas internasional dan dampak sitasi, menyesuaikan diri dengan standar jurnal internasional (mis. memenuhi impact factor quartile expectation) penting.
Checklist Pra-Submission: Nasional vs Internasional
Gunakan checklist ini sebelum mengunggah manuskrip ke sistem pengiriman (OJS atau submission portal):
- Bahasa utama sesuai target jurnal (Indonesia/Inggris).
- Abstrak sesuai format (struktur/non-struktur) dan terjemahan bila diperlukan.
- Template dan style file (Word/LaTeX) sesuai aturan jurnal.
- Gambar dan tabel dikirim sesuai resolusi dan format file yang diminta.
- Reference style konsisten (APA/IEEE/Vancouver) dan DOI disertakan.
- Etika penelitian: lampirkan persetujuan etik, informed consent, atau trial registration bila relevan.
- Data availability statement dan/atau supplementary materials jika jurnal internasional meminta.
- Cover letter singkat yang menonjolkan kontribusi dan novelty penelitian.
- Cek plagiarisme (Turnitin) dan perbaiki sitasi duplikat.
Problem-Solution: Contoh Kasus & Panduan Praktis
Kasus 1: Manuskrip Sinta Ditolak Saat Dikirim ke Jurnal Internasional
Penyebab: Bahasa Inggris lemah, abstrak tidak terstruktur, dan referensi tidak lengkap.
Solusi Langkah-demi-Langkah:
- Lakukan editing bahasa profesional dan terjemahan akademik.
- Tata ulang abstrak menjadi format IMRaD (Introduction, Methods, Results, and Discussion).
- Perbaiki daftar pustaka, tambahkan DOI, dan periksa kutipan di teks dengan Mendeley.
- Ajukan pre-submission inquiry kepada editor (bila diizinkan) untuk mengecek kecocokan topik.
Kasus 2: Desk Rejection karena Formatting
Penyebab: Manuskrip tidak menggunakan template jurnal, heading inkonsisten, dan table numbering tidak sesuai.
Solusi:
- Unduh template resmi dari situs jurnal.
- Gunakan fitur Styles di Word atau paket LaTeX sesuai pedoman.
- Persiapkan file terpisah untuk figures dan high-resolution images.
Alat dan Sumber Daya yang Direkomendasikan
Untuk mendukung proses publikasi, manfaatkan sumber resmi dan tools berikut:
- SINTA (2026 update dikelola oleh Kemdiktisaintek): https://sinta.kemdiktisaintek.go.id
- Garuda (repository nasional): https://garuda.kemdikbud.go.id
- Google Scholar: https://scholar.google.com
- DOAJ untuk jurnal open access internasional: https://doaj.org
- Tools: Mendeley, Turnitin, editing tools (Grammarly/professional editing).
Langkah Praktis: Panduan 10 Tahap untuk Mengubah Manuskrip Nasional Menjadi Siap Submit Internasional
- Tetapkan target jurnal: cek scope, impact factor quartile, dan instruksi author.
- Terjemahkan abstrak dan kata kunci ke Bahasa Inggris—gunakan native/editor akademik.
- Sesuaikan format dengan template jurnal (heading, caption, table layout).
- Optimalkan kualitas gambar (300 dpi minimal) dan siapkan file terpisah.
- Periksa sitasi dan referensi—gunakan DOI dan konsistensi gaya sitasi.
- Lengkapi persyaratan etika: IRB approval, informed consent, atau trial registration bila diperlukan.
- Tambah data availability statement dan unggah supplementary files bila relevan.
- Lakukan cek plagiarism dan perbaiki; sertakan pihak independen jika perlu.
- Tulis cover letter kuat dan, bila tersedia, lakukan pre-submission inquiry.
- Submit melalui portal resmi dan siapkan respons detail untuk reviewer (point-by-point).
Benefit Nyata: Dampak Pada Karir Akademik
Memahami dan menerapkan perbedaan persyaratan penulisan dan formatting nasional vs internasional tidak hanya meningkatkan peluang diterima, tetapi juga berdampak pada visibilitas penelitian, sitasi, serta peluang kolaborasi internasional. Untuk kebutuhan administratif nasional (kenaikan pangkat, BKD, Serdos), jurnal terindeks Sinta tetap relevan. Sementara untuk meningkatkan H-index dan keterlihatan di panggung global, jurnal internasional bereputasi (terindeks DOAJ/Scopus) lebih strategis.
Bagaimana Mahri Publisher Dapat Membantu
Mahri Publisher hadir sebagai partner pendamping publikasi: dari pre-submission review, proofreading & paraphrasing academic, hingga pendampingan submit jurnal baik nasional maupun internasional. Layanan kami mencakup penyesuaian template, pengecekan plagiarisme, pengaturan sitasi internasional, dan strategi publikasi. Untuk informasi layanan publikasi, kunjungi halaman publikasi kami di https://mahripublisher.com/publikasi/. Jika ingin langsung memulai, formulir pemesanan tersedia di https://mahripublisher.com/order.
Kesimpulan: Ringkasan & Rekomendasi
Perbedaan Persyaratan Penulisan dan Formatting Nasional vs Internasional berkisar pada bahasa, standar teknis, etika penelitian, dan ekspektasi peer review. Kunci sukses adalah persiapan sistematis: pilih jurnal yang sesuai, adaptasi format, gunakan editing profesional, dan penuhi persyaratan etika serta data. Pendekatan ini meningkatkan kemungkinan diterima dan mengurangi waktu revisi.
Butuh percepatan publikasi? Konsultasi gratis tim Mahri Publisher siap membantu menyusun strategi publikasi yang sesuai target (nasional atau internasional) dengan tingkat keberhasilan tinggi berdasar data pengalaman kami.






![[FAQ] Berapa Kredit Publikasi di Jurnal Scopus untuk BKD?](https://mahripublisher.com/wp-content/uploads/2023/01/featured-image-5.png)

















